alexametrics

Suami KDRT, Pernikahan Berakhir di Pengadilan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan John Dori masih membekas di hati keluarga Lady Sandi. Beruntung niat ayah Lady melaporkannya ke polisi urung dilakukan. Sebagai orang tua mengetahui anaknya disiksa tentu tak terima.

Sejak menikah, Lady sudah sepenuhnya menjadi tanggungjawab John meski mereka tinggal satu atap. Orang tuanya tak pernah ikut campur dalam setiap masalah yang menimpa mereka. Begitupun dengan Lady yang tertutup, tak menceritakan lika-liku dalam rumah tangganya. Namun tidak untuk kali ini. Kesabaran Lady sudah di ambang batas. Ia butuh orang tuanya untuk menampungnya secara penuh.

Begitu tahu John kerap melakukan KDRT terhadap Lady, orang tuanya pun turun tangan. Ia minta Lady dikembalikan. Pasalnya, orang tua Lady tak pernah memperlakukannya kasar, baik secara bicara maupun tindakan. “Baru kali ini saya lihat ayah menangis karena tahu saya dipukuli suami,” ujarnya sedih.

Baca juga:  Alami KDRT, Lady Pilih Cerai

Sebagai istri, ia sudah tak dianggap. Kasih sayang pun sudah tak tampak. John dengan arogansinya selalu ingin menang. Sementara Lady sudah tidak sanggup mengalah. Parahnya, John selalu sembunyi tangan. Beberapa kesalahan dilimpahkan ke Lady. “Saya dibilang biang kerok masalah, padahal ya gak pernah neko-neko,” tuturnya.

Sayangnya, saat Lady melapor ke mertuanya, jawaban yang diterima mengejutkan. Bukan prihatin, justru menyudutkan Lady. Ia diminta kuat, tidak boleh lemah, dan harus tahan banting.

Mendengar hal itu, Lady semakin tidak kuat. Ia kesal karena mertuanya tidak bijak mengambil sikap meski sudah tahu anaknya bejat. “Gak bikin adem. Padahal saya sudah berharap dapat perlindungan supaya Mas John mau berubah,” katanya.

Baca juga:  John Tepergok Selingkuh dengan Istri Tetangga

Diakui Lady, sejak penderitaan yang ia alami, perlahan cintanya menyusut. Ia tak berniat memperpanjang masa pernikahannya. Apalagi ia mendapat dukungan penuh dari orang tuanya. “Ya berakhir di sini (Pengadilan Agama Semarang, Red) karena saya sudah menyerah,” ujarnya. (ifa/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya