alexametrics

Merasa Berdosa, Menikah tanpa Restu Orang Tua

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Secinta apapun, kalau orang tua tak merestui, bisa apa? Pertanyaan ini dilontarkan Lady Sandi yang tengah memproses perceraiannya di Pengadilan Agama Klas 1A Kota Semarang. Ia mengaku tak lagi sanggup melanjutkan pernikahannya dengan John Dori. Bukan karena tak lagi cinta, tapi karena hatinya tak tenang.

Pasca dinikahi John, hubungan Lady dan orang tuanya tak harmonis. Sangat berbeda. Seperti tak dianggap ada. Tentu saja, ia tak nyaman berselisih dengan orang tuanya sendiri. Ia mengakui, John memang tak disukai keluarganya. Hal itu dikarenakan masa lalu John yang buruk. Ia sudah sekuat tenaga meyakinkan orang tuanya bahwa suaminya telah berubah. Namun tetap saja pandangan terhadap John sama.

Baca juga:  Lama Merantau, Suami Pindah ke Lain Hati

“Semua orang kan punya masa lalu, tapi Mas John sudah berubah,” ujarnya.

Keputusannya melayangkan gugatan cerai tidak mudah. Sebenarnya, ia tak mau rumah tangganya bubrah. Namun Lady bingung antara mempertahankan hubungan rumah tangga atau berbakti pada orang tua. Hatinya menginginkan keduanya.

Setiap hari, ia gelisah. Pilih bertahan atau pisah. Ia terbayang sewaktu orang tuanya merawat sejak kecil, berjuang membesarkannya. Lantas setelah dewasa justru jadi pembangkang, tak menuruti orang tua yang sudah memberikan kasih sayang. Lady dirundung rasa bersalah karena dianggap memilih orang yang salah.

“Setiap hari, itu saja yang saya pikirkan, intinya harus kembali ke orang tua,” tuturnys sedih.

Meski tak ada masalah yang berarti, ia memilih menuruti keinginan hati. Setelah mempertimbangkan dengan matang, ia berani mengambil keputusan. Perpisahan adalah jalan terbaik. Ambyar. (ifa/aro)

Baca juga:  Konsep Pernikahan Tradisonal Masih Diminati

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya