alexametrics

Tak Dapat Nafkah, Lady Pilih Pisah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Lady Sandi mencoba menahan air mata begitu keluar dari ruang sidang Pengadilan Kelas 1A Semarang. Ia memeluk saudara perempuan yang sedari tadi menunggu sidangnya kelar. Air matanya jatuh dan buru-buru ia seka.

“Wis rampung. Wis beres,” kata Lady kepada saudara perempuannya sembari mengusap mata.

Kisah perceraian memang seringkali dramatis. Lady pun menangis karena cintanya dengan John Dori berakhir tragis. Meski menangis, ada perasaan lega di hati Lady. Pasalnya, sudah terlalu lama Lady memendam beban dalam hati.

Sebab musabab perceraian Lady dengan John bisa dibilang basi. Sudah banyak orang yang mengalami. Konon, sudah berbulan-bulan Lady tak dinafkahi John. Padahal, kebutuhan rumah tangga, tagihannya datang dari sana-sini.

Baca juga:  Istri Sibuk Bekerja, John Pilih Mendua

Lady pusing. John tak peduli. Ihwal penghasilan, pendapatan John memang menurun selama pandemi. Sebenarnya, itu tak jadi masalah bagi Lady. Namun, masalahnya John hanya mementingkan keinginannya sendiri.

John begitu egois. Ia tak mau berbagi. John bagaikan orang tua yang memaksakan diri menjadi muda kembali. Ia tak lagi memikirkan anak-istri. Bau-bau perselingkuhan pun tercium Lady, meski belum ada bukti.

Akhirnya, jalan perceraian dipilih Lady sebagai jalan terbaik. Lady tak ingin anaknya yang masih kecil tumbuh dalam kondisi keluarga yang kurang baik. Bagi Lady, lebih baik ia urus sendiri anaknya dengan penuh cinta. Daripada anaknya tumbuh dalam ikatan keluarga yang dipaksakan, pikirnya.

Baca juga:  Sepuluh Tahun Tak Punya Anak, Cerai!

“Yen wis gak iso didandani ya wis tho, Mbak. Nggak perlu dipaksakan, nggak perlu dilanjutkan,” kata Lady. (cr3/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya