alexametrics

Capek Punya Suami Temperamen Tinggi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PASANGAN suami istri harus bisa saling memahami. Jika tidak, bisa berakhir ambyar seperti yang dialami pasangan Lady Sandi, 24, dan John Dori, 25, ini. Sifat temperamen tinggi yang dimiliki John, membuat pasangan ini kerap diwarnai konflik. Ditambah lagi, John sangat egois dan selalu ingin menang sendiri. Keharmonisan rumah tangga pasangan muda ini pun retak.

Menurut Lady Sandi, tipe suaminya yang keras kepala dan selalu memegang teguh pendirian menyebabkan dirinya tidak tahan. John yang selama ini hanya mau didengar tanpa mau mendengar tak ayal membuat Lady muak. Ia hanya menuruti apa yang dikehendaki, sementara diskusi jarang dilakukan. Padahal, seharusnya komunikasi antara keduanya harus berjalan apik untuk meminimalkan konflik. Ini justru sebaliknya. Lama-lama Lady capek sendiri.

Baca juga:  Tak Tahan Punya Suami Arogan dan Temperamen

Saat menikah, keduanya memang masih tergolong muda, 22 dan 23 tahun. Sifat keduanya masih labil. Tak heran jika perselisihan kerap terjadi, hingga sampai didengar tetangga.

Lady mengaku kerap mengalah setiap kali berbeda pendapat. Setiap memutuskan sesuatu, ia tak pernah menang. “Egois Mas John itu, pengin menang sendiri,” katanya.

Semakin hari, John semakin menguasai panggung rumah tangga. John juga enggan berbagi. Ya, bisa dikatakan pelit. Meski Lady diberi nafkah, namun tak mencukupi. Bukan berarti tak bersyukur, tapi memang jauh dari biaya kebutuhan. Karena itu, Lady lantas mencari uang sendiri.

Hebatnya John, dia pintar bermain peran. Posisinya di keluarga besar, ia tampak menonjol. John juga disegani. Tapi berbeda 180 derajat perlakuannya di depan istri. Ia sangat egois. “Tahunya orang-orang, Mas John ya baik. Padahal aslinya bikin mangkel. Banyak pencitraan saja,” ujarnya geram.

Baca juga:  Suami Mager, Istri yang Disuruh Kerja

Bagi Lady, tak ada gunanya hubungan rumah tangga dengan John dipertahankan. Sebab, suaminya itu hanya menggunakan komunikasi satu arah, tentu saja Lady kesal. Ia tak tahan lagi jika masih terus seperti itu. Puncaknya, di usia pernikahan tahun kedua, ia memutuskan berpisah. Ia ajukan permohonan cerai di Pengadilan Agama Semarang. Kini, kasusnya masih bergulir di persidangan. Ambyar. (ifa/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya