alexametrics

Belum Siap Nikah, Akhirnya Bubar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, LANTARAN belum cukup umur, memaksa Lady Sandy, 15, bersama John Dori, 16, mengajukan dispensasi kawin. Sebetulnya, jika belum ada sang jabang bayi, mungkin pernikahan antarkeduanya bisa ditunda. Berhubung perut Lady sudah buncit, mau tidak mau John Dori harus bertangung jawab atas apa yang telah dia perbuat.

Sebetulnya, Lady bersama orangtuanya dan John datang bersama untuk mendaftar nikah. Namun mengingat usianya yang masih remaja dan belum cukup umur, permintaan tersebut tidak disetujui oleh Kantor Urusan Agama (KUA). Mereka akhirnya mendatangi Kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas A1 Kota Semarang untuk meminta dispensasi kawin.

Jika tidak dikabulkan, Lady dan keluarganya akan malu karena hamil di luar nikah. Ia juga sudah tak mau lagi sekolah karena malu jika diejek teman-temannya. Begitu juga dengan John, ia memilih keluar sekolah. “Akhirnya ya saya dan John putus sekolah,” ujar Lady.

Baca juga:  Lady Tak Jujur, John Gugat Cerai

Semakin besar perutnya, ia semakin antisosial. Setiap kali ke rumah ada saja yang melihatnya dengan tatapan sinis. Tidak banyak juga yang langsung berbisik satu sama lain. Begitu juga dengan orang tua Lady. Akibat ulah anaknya, ia jarang main ke rumah tetangga, malu.

Usai pengajuan dikabulkan, mereka menggelar kawinan. Meski tidak besar, yang terpenting mereka diakui dan sudah sah. Hari demi hari John dan Lady diwarnai keributan. Bahkan mertua Lady sering turun tangan menyelesaikan pertikaian keduanya. Sebagai pasangan muda yang masih dibuai asmara, harusnya menikmati dengan berbagi kemesraan. Namun hanya karena hal spele mereka justru sering bertengkar.

Pemikiran yang belum matang mendasari keduanya untuk adu mulut. Maklum masih remaja. Terlebih karena John belum memiliki pekerjaan, ia harus terus menerus meminta uang kepada orangtuanya. Apalagi Lady banyak minta ini dan itu. Bagi Lady, sebagai suami, tanggung jawab John masih kurang. Karena tidak bisa menuruti apa yang menjadi keinginan istri. Yang menjengkelkan, ia sering menghabiskan uangnya untuk membeli rokok. “Mas John selama ini bantuin bapak jualan. Makanya belum bisa memenuhi kebutuhan. Kadang malah uangnya hanya dipakai buat beli rokok,” katanya.

Baca juga:  Tak Tahan Punya Istri Hobi Ngutang

Karena terus-terusan ribut dan tak kunjung membaik, Lady menyerah. Ia merasa muak dengan kelakuan John. Ujung dari pertengakaran itu berakhir di perceraian. Lady harus siap dengan segala risiko, ya menjadi janda muda. (ifa/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya