alexametrics

Aiptu Heru Parwoko, Gadaikan Sertifikat Tanah untuk Dirikan Panti Asuhan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Aiptu Heru Parwoko, anggota Polsek Brangsong, Kendal ini tidak menyangka jika mendapat penghargaan dari Kapolres Kendal. Itu karena atas dedikasinya mendirikan Yayasan Panti Asuhan dan menghidupi anak-anak telantar di Kaliwungu Kendal.

Berawal dari ketidaksengajaan Aiptu Heru Parwoko bertemu dengan anak telantar saat makan siang di Kaliwungu pada 2017 silam, membuat hatinya tergerak mendirikan yayasan panti asuhan. Itu sebagai kepeduliannya dalam membantu anak-anak.

“Saya gak tega lihat anak-anak itu telantar di jalanan,” ungkapnya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Heru menceritakan, kala itu dia bertemu dengan empat anak telantar di wilayah Kaliwungu. Mereka seumuran anak SD dan SMP. Saat ditanya, anak-anak itu mengaku belum makan. Karena iba, Heru pun membelikan empat bungkus makanan.

Baca juga:  Belum Divaksin Tak Boleh Masuk Mal

Namun, salah satu anak berkata jika mereka tidak hanya berempat saja. Akan tetapi berempat belas. “Lalu saya belikan empat belas nasi bungkus. Mereka makan lahap,” tuturnya menahan tangis mengingat peristiwa itu.

Waktu itu, Heru berpikir bagaimana cara menghidupi anak-anak telantar itu. Dia pun memiliki niat untuk memberikan tempat tinggal. Supaya anak-anak bisa hidup dengan layak. Alhasil, Heru menggadaikan sertifikat tanahnya. Dia juga menjual motornya untuk biaya kehidupan sehari-hari anak-anak itu. Lambat laun, anggota Polsek Brangsong ini sempat kewalahan mengurusi anak-anak. Lantaran tidak ada sokongan dana rutin.

“Saya pakai gaji pribadi dan menggadaikan sertifikat tanah juga untuk mereka (anak-anak telantar),” beber polisi kelahiran Jogja ini.

Baca juga:  Lantai Ruang Tamu Tiba-Tiba Amblas 2,5 Meter, Ternyata Ini Penyebabnya

Berbagai masalah pun menghampiri Heru dalam melaksanakan niat baiknya itu. Mulai dari beberapa anak terkena covid-19 yang menimbulkan keresahan warga masyarakat. Dengan keterbatasan, Heru berupaya memberikan yang terbaik untuk anak-anak.

Mereka juga diberi fasilitas belajar dan mengaji. Dia juga selalu berpesan kepada anak-anak, supaya selalu berbuat kebaikan dan memberikan kemanfaatan untuk orang lain.

“Pas tahun 2020-2021 saya tidak sanggup lagi. Lalu saya serahkan anak-anak ke teman saya yang berkecukupan. Tapi batin saya itu tidak tega. Dan saya juga sudah mau pensiun,” tutur polisi tiga anak ini.

Kini, anak-anak yang diasuh Heru sebagian besar sudah kembali ke keluarganya. Tak jarang, mereka juga kerap menengok Heru di kediamannya. Berkat niat baiknya membantu anak-anak telantar itu, Heru juga mendapat penghargaan dari kapolres Kendal. Dia juga mendapat hadiah umroh gratis. “Sekarang saya sudah gak berkecimpung lagi di panti asuhan. Cuma ya belajar bersama anak-anak di lingkungan rumah,” kata pria kelahiran 1966 ini.

Baca juga:  Dua Remaja Celaka Gara-gara Berburu Truk Oleng

Rencananya, sambil menunggu masa pensiun Heru akan terus berkecimpung bersama anak-anak di lingkungannya. Dia akan mengabdikan diri kepada masyarakat di sekitar rumahnya. “Saya ingin anak-anak saya dan anak-anak panti itu bisa lebih baik dari saya. Semoga lebih dermawan dan memiliki kasih sayang terhadap sesama,” harapnya. (dev/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya