alexametrics

Mahasiswa Unnes Kembangkan Minyak Goreng dari Kelapa Lokal, Diklaim Lebih Sehat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Minyak goreng saat ini menjadi barang yang mahal dan langka. Jika ada pun harga menjulang tinggi. Melihat fenomena itu, mahasiswa jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mencoba menggelar demo membuat minyak goreng. Bahan yang digunakan adalah kelapa lokal. Seperti apa?

Minyak goreng biasanya dibuat dari kelapa sawit. Namun zaman dulu, nenek moyang kita biasa membuat minyak goreng dari kelapa lokal. Sayangnya, di zaman now, hal itu jarang dilakukan karena dinilai kurang praktis. Nah, di tengah kelangkaan minyak goreng saat ini, mahasiswa FT Unnes mencoba kembali memanfaatkan kelapa lokal untuk disulap menjadi minyak goreng. Inovasi ini dilakukan lantaran pohon kelapa lokal banyak ditemukan di negeri ini.

“Melihat realita saat ini di mana kebutuhan dasar rumah tangga terutama minyak goreng yang melambung tinggi, membuat masyarakat harus mencari alternatif. Salah satunya yang bisa diolah menjadi minyak goreng selain kelapa sawit adalah kelapa lokal,”jelas dosen pendamping, Meddiati Fajri Putri kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Meddiati Fajri mengakui, popularitas minyak kelapa masih kalah dibanding minyak sawit. Untuk itu, mahasiswa FT Unnes pun tergugah untuk memanfaatkan kelapa lokal yang dijadikan minyak goreng. “Di negara kita, pohon kelapa bisa tumbuh subur di banyak tempat. Sehingga ketersediaannya bisa mendukung untuk memenuhi kebutuhan minyak kelapa,” jelasnya.

Baca juga:  Dinar Laudya Rasti dan Balqis khairunissa, Kakak Beradik Jago Taekwondo

Ia menambahkan, kelapa lokal ini memiliki beragam manfaat. Selain bisa digunakan untuk minyak goreng yang dipercaya sebagai alternatif minyak kelapa sawit dan diklaim juga lebih sehat. Menurutnya, minyak kelapa juga memiliki beragam manfaat lainnya untuk kesehatan dan kecantikan.

“Asam lemak tak jenuh yang terkandung dalam minyak kelapa ini sangat baik, karena berasal dari nabati. Yang tidak kalah penting, minyak kelapa ini tidak meningkatkan kolesterol,” tutur dia.

Selain itu, lanjut dia, kombinasi kandungan asam lemak pada minyak kelapa dipercaya memiliki efek positif bagi kesehatan mulai dari menghilangkan lemak, menurunkan potensi penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya.

Dikatakan, cara membuat minyak kelapa lokal ini cenderung mudah. “Bahannya cukup mudah, yakni  kelapa tua, air secukupnya, saringan, parutan, dan wadah untuk menyimpan minyak kelapa,” sebutnya.

Baca juga:  Sebarkan Ilmu Design Grafis dari Ponpes ke Ponpes

Setelah bahan siap, cara membuat minyak kelapa adalah dengan memisahkan air kelapa di wadah, kemudian parut daging buah kelapa yang sudah dicuci. Setelah dicuci, campurkan parutan kelapa dengan air kelapa. Setelah itu, uleni campuran tersebut dan peras untuk mengambil santannya.

“Tahap selanjutnya, kita panaskan santan kelapa sambil diaduk. Nah saat proses ini minyak yang terpisah dari blondo sudah berwarna kekuningan, maka berhenti untuk mengaduk. Proses terakhir tunggu hingga dingin lalu saring untuk mendapatkan minyak kelapa yang bersih dan jernih,” bebernya.

Meddiati memberikan tips dalam pembuatan minyak kelapa. Yakni, untuk pemanasan parutan daging kelapa menggunakan api sedang. Hal itu dilakukan agar kadar minyak keluar dengan maksimal dari larutan santan yang dipanaskan. “Kalau apinya terlalu besar, maka kadar minyak yang dikeluarkan tidak maksimal,” katanya.

Baca juga:  Ketika Nama Disebut, Wisudawan Dibantu Keluarganya Memindah Tali Toga

Ia menjelaskan, sepuluh butir kelapa lokal bisa menjadi kurang lebih 1 liter minyak goreng. Dalam membuat minyak kelapa ini, mahasiswa juga mencampurkan daun pandan dan daun sereh ke dalam olahan minyak goreng kelapa.

“Tujuannya, agar minyak kelapa awet tanpa mengalami bau tengik, sekalipun kondisinya tertutup dan terbuka hingga berinteraksi dengan udara,” jelasnya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya