alexametrics

Peserta Terkecil, Berjuang Demi Bertemu Ibu di Singapura

Dehan Riski Pratama, Wakil Jateng di Ajang Pesona Batik Nusantara 2022

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Tubuh mungil Dehan Riski Pratama tampak luwes saat berlenggak-lenggok ala model profesional. Tak ada mimik takut dan malu layaknya bocah seusianya. Mengusung Batik Batang, ia ingin memperkenalkannya ke tingkat nasional.

Lenggak-lenggok bocah lima tahun di aula Kantor Bupati Batang menarik perhatian puluhan pasang mata. Bak model profesional, ia jalan dan berpose tanpa rasa malu di hadapan Bupati Batang Wihaji. Dialah Dehan Riski Pratama, warga Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing. Sejak usia empat tahun, ia menekuni dunia modeling dan tari di Sanggar Gagah Wiraga, Kendal.

Selasa (15/3) kemarin, ia dijadwalkan secara khusus bertemu dengan bupati Batang di kantornya. Didampingi keluarga, pelatih, hingga camat Gringsing, Dehan bercerita banyak terkait prestasinya. Ia baru saja lolos ke ajang modeling Pesona Batik Nusantara tingkat nasional mewakili Kabupaten Batang dan Jawa Tengah.

Baca juga:  Soal Acara Mahasiswa, Pengelola Wanawisata Polowono Akui Lalai

Dehan merupakan peserta terkecil di ajang tersebut. Ada 16 anak lain yang berhasil lolos ke Jakarta pada ajang itu. Sebelumnya ia harus bersaing dengan 100-an peserta lain di tingkat Jawa Tengah. Aksi catwalk itu digelar di Semarang.

Di hadapan Wihaji, Dehan sempat beberapa kali memeragakan aksi catwalk. Ia dua kali berputar dan berpose di antara kursi-kursi ruangan kantor bupati. Wajahnya cukup tegas dan menggemaskan khas anak kecil saat berpose. Tepuk tangan pun mewarnai aksi catwalk dadakan di sana. Ia pun tak canggung menjawab beberapa pertanyaan yang ditujukan padanya. “Tidak takut, biasa saja. Dehan bisa dan suka. Biar Batik Batang terkenal ke tingkat nasional,” ucapnya.

Secara khusus, Dehan membawa nama Batik Batang di berbagai ajang yang diikutinya. Terutama Batik Gringsingan. Batik itu memiliki motif khas seperti sisik ikan. Saat keluar dari ruangan kantor bupati, Dehan kembali beraksi. Karpet merah di aula kantor bupati dianggapnya sebagai arena catwalk. Lenggak-lenggok dan aksinya berpose kembali memukau orang di sana.

Baca juga:  TNI-Polri Keliling Tempat Wisata

Ia sudah beberapa kali meraih juara pada ajang serupa. Karena keterampilan dan keberaniannya itu, pada 17 Maret 2022 mendatang ia akan berangkat ke Jakarta. Mengikuti ajang modeling tingkat nasional selama tiga hari. Layaknya anak kecil, putra pasangan Sri Riwayati, 32, dan Supriyanto, 33, ini bicaranya masih cadel.

“Sudah 10 kali juara lomba di tingkat provinsi. Dulu diajari tante lalu ikut sanggar. Latihannya paling susah itu kalau lagi ngantuk,” katanya polos.

Meski sudah menggeluti dunia modeling, Dehan ternyata punya cita-cita menjadi tentara saat dewasa nanti. Saat ini, ia ingin sekali menjuarai ajang modeling yang sedang diikuti. Tekadnya semakin kuat karena hadiahnya adalah tiket perjalanan ke Singapura. “Pengin dapet winner, pengin ke Singapura ketemu mamak,” ucapnya.

Baca juga:  Lahan Tebu di Batang Diperluas

Kebetulan ibunda Dehan sudah tiga tahun bekerja di Singapura sebagai asisten rumah tangga (ART). Dehan pun mengungkapkan rasa kangennya. Sejak balita, ia sudah ditinggal sang ibu merantau ke luar negeri. Sementara di rumah, Dehan tinggal bersama sang ayah yang hanya wiraswasta.

Setelah mendengar kisah Dehan, Bupati Batang Wihaji pun ikut mendukung penuh. Ia berharap Dehan bisa juara, dan bisa mewujudkan harapannya bertemu sang ibu di Singapura. Dukungan pun diberikan dengan ajakan kepada masyarakat Kabupaten Batang supaya ikut mendukung Dehan. Salah satu caranya yakni dengan mengirimkan pesan SMS sebanyak-banyaknya pada ajang Pesona Batik Nusantara 2022 yang diikuti. (yan/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya