alexametrics

Hobi Menulis Sejak Kecil, Mahasiswa UIN Walisongo Ini Ketagihan Bikin Novel

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dimas Chairullah Jamarwan, mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang memiliki sederet prestasi.

Dimas, begitu dia disapa memiliki hobi menulis sejak ia masih duduk di bangku SMP. Di tahun 2019 ia mengikuti lomba festival dan lomba seni siswa Nasional mewakili cabang lomba cipta puisi dan mendapatkan juara 1. Disitulah timbul semangat dimas untuk mencoba menulis novel.

“Tiada hari tanpa menulis, karya yang tertulis itu akan abadi sedangkan yang terucap akan sirna. Aku punya prinsip mau orang lain menghargai karyaku atau tidak tapi aku akan tetap menulis dan menulis,” ujar Dimas.

Kegemarannya dalam menulis kemudian dibuktikan dengan lahirnya karya novel berjudul Menari Diatas Hujan. Kemudian novel bertemakan tentang romance berjudul Senyuman Terakhir Wahyu. Kedua novel ini terbit di tahun 2020.

Tidak sampai disitu, dirinya juga kembali menerbitkan karya tulisanya dengan tema mengkampanyekan generasi berencana kepada remaja berjudul BUGEBAT Buku Genre Hebat dan sudah ber ISBN (International Standard Book Number).

Ia semakin semangat dalam menulis. Pada Oktober 2021 ia kembali mengeluarkan novel yang yang menceritakan kisah hidupnya sendiri.  Selanjutnya di akhir tahun 2021 tepatnya di bulan Desember ia merilis novel romance berjudul Genggam Tanganku Tuk yang Terakhir.

“Tulisan berkualitas dibangun diatas kuantitas perbanyaklah menulis, tidak peduli orang membacanya atau tidak, memujinya ataupun tidak, membagikannya atau tidak, kita boleh miskin harta tapi jangan pernah miskin harapan,” pungkasnya.

Selain menelurkan novel, sejak duduk di bangku SMA Dimas juga aktif mengikuti berbagai ajang seperti pemilihan duta GenRe (Generasi Berencana) Tanah Datar ketika masih duduk di bangku SMA.

Dengan kepercayaan yang diberikan oleh pihak sekolah tersebut, membuat dirinya semakin yakin dan percaya diri untuk membuktikan bahwa dirinya mampu dan bisa dalam menyelesaikan ajang pemilihan Duta GenRe dan dibuktikan dengan memperoleh Runner Up Duta GenRe Kabupaten Tanah Datar.

Ketika di bangku kuliah,  Dimas juga menjadi bagian dari Duta Lingkungan UIN Walisongo Semarang. Adanya even pemilihan Duta Lingkungan ini bertujuan untuk menyongsong smart and green campus yang dicanangkan oleh UIN Walisongo Semarang.

Ia tertarik dan mencoba mengikutinya untuk menambah pengalaman dan mengasah potensinya. Tak disangka ia kembali memperoleh juara 3 duta lingkungan UIN Walisongo semarang. Gelar yang ia dapatkan ini menjadi tanggung jawab dan menjadi role model mahasiswa lainya untuk bersama-sama menjaga lingkungan kampus. (mg7/mg8)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya