alexametrics

Ada yang Kangen Sekolah, Ada yang Tanya Letak Kantin

Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa Baru Ikuti MPLS Daring

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Hari pertama masuk sekolah diisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara daring, Senin (12/7) kemarin. PPKM Darurat membuat rencana pembelajaran tatap muka kembali tertunda.

TITIS ANIS FAUZIYAH, Radar Semarang

MPLS DARING: Guru SMP Negeri 39 Semarang menyampaikan materi MPLS hari pertama dengan disetting talkshow. (kanan) Guru SMA Negeri 1 Semarang memberikan materi MPLS lewat zoom meeting. (ISTIMEWA)
MPLS DARING: Guru SMP Negeri 39 Semarang menyampaikan materi MPLS hari pertama dengan disetting talkshow. (kanan) Guru SMA Negeri 1 Semarang memberikan materi MPLS lewat zoom meeting. (ISTIMEWA)

WAJAH-wajah lugu peserta didik baru kelas tujuh SMP Negeri 39 Semarang memenuhi layar zoom meeting. Saat sesi tanya jawab dibuka, dengan polos banyak yang menanyakan “kapan masuk sekolah”

Pembina OSIS SMP Negeri 39 Semarang Annisa Hidayati mengatakan, hari pertama MPLS diisi dengan pengenalan profil sekolah, kurikulum, hingga tata tertib selama pembelajaran. Sebanyak 288 peserta didik tertib mengikuti MPLS dari pukul 09.00 hingga 12.00.

“Tata tertib yang kami sampaikan juga bagaimana nanti PJJ (pembelajaran jarak jauh) berlangsung, lalu anak-anak harus tertib mengerjakan tugas, tidak terlambat kelas daring, dan mengisi presensi,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Hari pertama memang diwarnai keluguan anak-anak yang baru lulus dari SD tersebut. Beberapa terlihat mengantuk, bahkan tertidur di layar kaca. Saat diberi kesempatan bertanya, soal-soal lugu nan polos muncul dari kolom chat bersama.

Baca juga:  QLC Berikan Ijasah Tashih Quran

Beberapa menanyakan ekstrakurikuler. Namun ada juga yang menanyakan letak kantin. Bahkan seorang anak dengan polosnya bertanya kapan MPLS daring selesai lantaran ia mulai mengantuk. Di tengah sesi pun ada yang menyeletuk dalam kolom chat, “kangen sekolah.”

Pihak sekolah mengaku bingung saat ditanya peserta didik baru “kapan masuk sekolah?” Sejauh ini pihak sekolah mengikuti arahan pemerintah. Menyesuaikan kondisi Covid-19 yang masih mengganas.

“Ya pokoknya nanti kalau kondisi semuanya sudah membaik, pasti diizinkan masuk sekolah lagi seperti yang sudah sempat berjalan kemarin,” tutur guru SMPN 39 Semarang, Agus Khamid Arif.

MPLS hari kedua hari ini, lanjut dia, rencananya akan diisi dengan perkenalan, dan pembentukan struktur di kelas masing-masing. Lalu hari terakhir, sosialisasi Covid-19, kesan pesan dan pengenalan 19 ekstrakurikuler.

Menurut Annisa, kegiatan sebagian ekskul dapat berlangsung melalui daring. Beberapa di antaranya masih kerap mengikuti perlombaan. “Kami adakan ajang posting twibon dengan caption menarik untuk semua peserta didik baru. Jadi dari sana kami bisa melihat keaktifan dan kreativitas anak,” katanya.

Baca juga:  Permainan Tradisional Tumbuhkan Jiwa Sosial

Selain itu, lanjut dia, melalui event tersebut, para peserta didik juga dapat saling berkenalan melalui hastag yang telah ditentukan sekolah. Mereka dapat mengenali wajah teman-temannya secara virtual lewat media sosial dan mengetahui kelasnya.

Kegiatan MPLS secara daring juga diikuti para siswa SMP Negeri 17 Semarang. Meski tak bertatap muka secara langsung, ratusan siswa baru menjalaninya dengan semangat. Mereka tetap mengenakan seragam sekolah asal.

Wakil Kepala SMP Negeri 17 Semarang Kurniawan Sutrisnadi mengatakan, MPLS di sekolahnya memakai platform zoom meeting, yang disupport oleh Center for Foreign Language Training (CFLT) Udinus.

“Alhamdulillah 256 siswa bergabung melalui zoom meeting yang ditunjang dengan streaming Youtube. Jadi, bagi siswa yang kesusahan mengakses karena keterbatasan fasilitas, bisa lihat di Youtube,” kata Kurniawan.

Baca juga:  Pendidikan Bukan Semata Tanggung Jawab Pendidik

Dijelaskan, MLPS dimulai dengan upacara pembukaan, dilanjutkan penyampain materi oleh pihak sekolah. “Untuk hari ini (kemarin) kita beri materi wawasan Wiyata Mandala dan penyampaian profil sekolah,” ungkapnya.

Plt Kepala SMP Negeri17 Semarang Umar memberikan ucapan selamat kepada siswa baru, dan berpesan kepada mereka untuk belajar sungguh-sungguh dalam mencapai cita-cita.

Sementara MPLS di SMA Negeri 1 Semarang, sebanyak 432 siswa mengikutinya lewat zoom meeting. Sejak pukul 06.30, para siswa sudah join secara online. “Para siswa tampak antusias mendengarkan materi yang disampaikan secara daring,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 1 Semarang Eko Adinuryadin.

Dikatakan, hari pertama MPLS, pihak sekolah menyampaikan materi wawasan Wiyata Mandala, penjelasan tentang kurikulum, serta pengenalan (Majelis Perwakilan Kelas) MPK OSIS. Dalam kesempatan itu, para siswa baru juga mendapatkan materi pengenalan sekolah melalui tayangan video profil sekolah. (cr5/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya