alexametrics


Bekerja dengan Ikhlas, Pekerjaan Berat Terasa Ringan

Sukindro, Dua Dekade Berdinas di Bagian Humas Pemkab Magelang

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Sudah dua puluh tahun Sukindro mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Magelang. Selama itu pula, dia menjadi bagian dari hubungan masyarakat (humas).

RIRI RAHAYUNINGSIH, Magelang, Radar Semarang

SEMUA bermula ketika Dinas Sosial dan Departemen Penerangan dibubarkan di era Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur. Kedua satuan tugas itu lantas digabungkan dalam humas. Sukindro yang sebelumnya bekerja di Dinas Sosial pun berpindah ke humas. Itulah perpindahan pertama, dan terakhirnya.

“Saya humas paling senior di sini. Sejak tahun 2000-an. Sampai sekarang sudah berganti nama jadi protokol, dan komunikasi pimpinan (prokompim),” ujar Sukindro ketika ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kediamannya di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (29/5) lalu.

Sebagai humas senior, Sukindro melewati pergantian demi pergantian Bupati Magelang. Mulai dari era Bupati Hasyim Affandi (1999-2004), dua periode Bupati Singgih Sanyoto (2004-2014), hingga dua periode Bupati Zaenal Arifin (2014-sekarang).

Bertahan dua dekade di bagian humas, kata Sukindro, lantaran dia hanya memiliki ijazah SMA. Karena itu pula, dia tidak bisa menduduki jabatan sebagai pimpinan. Selama ini, hanya sebagai pelaksana tugas (plt). Termasuk saat ini, Sukindro menjabat sebagai Plt Kasubag Dokumentasi Pimpinan pada Prokompim Pemkab Magelang.

Sukindro mengaku sempat dimarahi Bupati Singgih Sanyoto. Dipaksa melanjutkan kuliah. Sempat menaruh minat, tapi ternyata dia merasa enggan. “Saya malas. Dulu waktu SMA saja suka membolos,” kenangnya sambil terkekeh.

Meski tidak pernah pindah dari bagian humas, pria asal Wonosari, Gunungkidul, DI Jogjakarta ini menikmati pekerjaannya. Dia merasa beruntung bisa dekat dengan pejabat di ring satu.

Masing-masing dari mereka juga meninggalkan kesan tersendiri. Mulai dari Bupati Hasyim Affandi yang menurutnya memiliki sisi kekeluargaaan sangat bagus, Bupati Singgih Sanyoto yang halus dalam berbahasa, hingga Bupati Zaenal Arifin yang memiliki style anak muda. “Yang ini (Bupati Zaenal) suka ngetrail. Saya juga sama,” tuturnya.

Sukindro pun sering ngetrail bersama Bupati Zaenal Arifin. Bahkan, sudah sampai luar Jawa, seperti Batam dan Kalimantan. Biasanya mereka berangkat ketika ada acara bersama para perantau asal Kabupaten Magelang.

Meski melalui banyak pengalaman menyenangkan, Sukindro tidak memungkiri jika ada duka tersendiri selama menjadi humas. Sebab, humas merupakan ASN dengan jam kerja yang fleksibel, karena sifatnya mendampingi pimpinan.

Dalam suatu hari, Sukindro bisa sangat santai. Namun tak jarang, kegiatannya sangat padat. Bisa berangkat pagi, pulang malam hari. Menyesuaikan agenda bupati. Dia pun mengaku harus selalu siap mendapat panggilan tugas.

“Kadang kalau hari libur bupati ada agenda, kan tetap berangkat,” ujar pria kelahiran 22 Juni 1966 ini.

“Dulu pernah hari libur ke Jogja bersama keluarga, tiba-tiba dipanggil (untuk tugas). Akhirnya, istri dan anak-anak saya tinggal di Jogja, saya kembali ke Magelang. Setelah selesai, baru saya jemput mereka,” kenangnya.

Agar tetap bisa menikmati pekerjaannya, Sukindro selalu berpikir positif terkait pekerjaannya. Dia juga selalu berusaha bekerja dengan ikhlas. Katanya, dengan bersikap ikhlas, pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan.

“Saya kalau bekerja sering berpikiran kalau ini adalah dolan yang dibiayai negara,” ujarnya sambil tertawa ringan. (*/aro)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer