alexametrics


Pensiunkan Sepeda, Ganti Motor Listrik dari Kemensos

Gading Ogi Syahputra, Remaja Penyandang Disabilitas Penjaja Rokok yang Dapat Perhatian Mensos

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Gading akan pensiunkan sepeda ontel modifikasi yang telah menemaninya di jalanan selama dua tahun. Remaja penyandang disabilitas penjaja rokok ini akan berganti naik sepeda motor listrik pemberian Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

NANANG RENDI AHMAD, Pekalongan, Radar Semarang

SENYUM Gading, 17, terkembang ketika Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bersama rombongan tiba. Gading sudah duduk menanti sedari tadi di teras rumahnya, Dukuh Bubak, RT 2 RW 7, Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Remaja itu lantas menyambut Risma dengan lambaian tangan.

Gading adalah penyandang disabilitas fisik sejak lahir. Sehari-hari ia menjajakan rokok, minuman kemasan, dan makanan ringan di sekitar Alun-Alun Kajen dengan sepeda ontel roda tiga modifikasi. Itu ia tekuni selama dua tahun terakhir. Kadang-kadang melintas di sekitaran kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. “Karena ingin mandiri, tak mau menyusahkan orang tua,” kata Gading dengan keterbatasannya berucap.

Kedua orang tua Gading sebenarnya mencegah. Tetapi tekad remaja ini tak bisa dicegah. Hanya karena tidak ingin menerima uang cuma-cuma. “Di jalan, sering orang ingin kasih uang. Tetapi saya menolak. Ya, dia harus beli rokok atau minuman saya dulu,” ucap Gading.

Menurut cerita dari orang tua Gading, anak keduanya itu kerap mendapat cobaan saat berjualan. Gading pernah kehilangan barang dagangan ketika ditinggal salat. “Gading melihat siapa yang ambil, tapi dibiarkan. Karena ya anak saya kondisinya seperti itu,” cerita Susiyati.

Karena itulah Gading viral. Beberapa pejabat Pemkab Pekalongan bahkan pernah mengunggah aktivitas Gading di media sosial (medsos) mereka. Salah satunya Asisten I Bidang Pemerintahan Totok Budi Mulyanto. “Gading adalah motivator sejati,” tulis Totok di story WhatsApp-nya beberapa waktu lalu.

Kedatangan Tri Rismaharini, Minggu (16/5) kemarin, adalah untuk menyerahkan bantuan modal usaha sekaligus sepeda motor listrik kepada Gading. Total nilainya Rp 19,5 juta.
Sepeda motor listrik itu hasil modifikasi. Rodanya tiga. Dilengkapi keranjang di depan dan gerobak di belakang. “Agar Gading lebih mudah berjualan,” kata Risma.

Menurut Risma, Gading adalah panutan. Baik bagi sesama penyandang disabilitas maupun semua orang. Karena, kata dia, meski dengan keterbatasan fisik, Gading memiliki etos kerja tinggi. “Menghindari sikap meminta-minta dan malas-malasan. Ini luar biasa,” ujarnya.

Kemarin, Risma secara langsung menyerahkan sepeda motor listrik itu. Kepala Kejari Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas memberikan helm. Gading lantas diminta mencoba sepeda motor listrik itu. “Rokok… rokok…” seru Gading saat melintasi barisan rombongan Kemensos dan warga yang menonton.

Saat seperti itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghentikan laju Gading. Asip bertindak layaknya pembeli. Mengeluarkan sejumlah uang, mengambil minuman kemasan, lalu membayar. Menerima pembayaran, Gading hendak memberikan kembalian. Tetapi Asip mencegah. Semua orang yang menonton tertawa haru. “Ini terbukti Gading jujur. Kembaliannya buat bonus ya,” kata Asip.

Sejumlah rombongan Kemensos lalu mengajak Gading berfoto bersama. Gading tampak riang. Berpose macam-macam. Mulai mengangkat jempol, hingga tersenyum lebar.

Gading merasa senang. Menurutnya, hari ini akan mulai keliling menggunakan sepeda motor baru itu. “Sepedanya pensiun. Tapi aku tetap sayang,” tawa Gading. (*/ida)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer