alexametrics

Koleksi Helm Valentino Rossi dan Marc Marquez, Harga hingga Rp 18 Jutaan

Lebih Dekat dengan Magelang Helmet Lovers

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Helm menjadi alat keselamatan yang wajib dipakai dalam berkendara. Helm berfungsi untuk melindungi kepala. Bahkan, bagi beberapa warga Magelang, helm juga bisa menyatukan banyak kepala lewat komunitas Magelang Helmet Lovers.

Komunitas Magelang Helmet Lovers terbentuk pada Januari 2016. Komunitas ini  dibentuk untuk mengumpulkan para pecinta helm. Terutama helm balap atau full face.

Penggagas Magelang Helmet Lovers adalah Ibnu Arip Wibowo bersama dua kawannya, Muhammad Rido dan Yusup. Ibnu, yang kini menjadi Ketua Magelang Helmet Lovers memang sudah tertarik pada helm sejak SMK. Awalnya karena Ibnu mengidolakan Valentino Rossi.  Selebihnya, karena dia pernah kecelakaan ketika menggunakan helm biasa.

“Dari kejadian itu, saya wajib pakai helm full face karena benar-benar melindungi wajah,” ujar Ibnu kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (9/5/2021).

Baca juga:  Jaga Mata Air, Tanam Pohon, dan Bangun Water Brotherhood

Magelang Helmet Lovers rutin mengadakan kopi darat (kopdar) di Alun-Alun Kota Magelang saban Jumat malam. Sepanjang kopdar diisi dengan diskusi soal perhelman. Seperti keuggulan dan kekurangan helm atau membahas helm balap dengan fitur-fitur terbaru.

Magelang Helmet Lovers juga sering mengadakan Sunday morning riding (Sunmori). Biasanya ke Kopeng dan Jogjakarta dengan tujuan destinasi wisata.  Sesekali mereka juga bersilaturahmi dengan komunitas Helmet Lovers Jogja.

Selain kopdar dan sunmori, Magelang Helmet Lovers memiliki agenda bakti sosial. Setidaknya saban tiga bulan sekali mereka menyalurkan bantuan sembako melalui PKPU Human Initiative Magelang. Dana baksos tersebut diperoleh dari uang kas yang dikumpulkan dari para anggota setiap sebulan sekali.

Baca juga:  Jalan-Jalan di Kota Mati

Kini Magelang Helmet Lovers memiliki anggota aktif sebanyak 90 orang yang tergabung dalam grup WhatsApp. Keanggotaan Magelang Helmet Lovers tidak dibatasi pada kelompok usia atau kalangan tertentu. Meskipun masih didominasi dari kalangaan pelajar dan pekerja laki-laki.

“Kebanyakan penggemar helm balap. Tapi kami welcome sama helm biasa. Cuma kalau helm KW atau palsu pasti kami tahu, dan kami arahkan,” terang Ibnu.

Pasalnya, selain bertujuan mengumpulkan pecinta helm, Magelang Helmet Lovers memiliki tujuan kampanye. Yakni, kampanye keselamatan berkendara dan kampanye untuk tidak menggunakan helm palsu.

Ibnu lantas mengatakan, saat ini banyak helm palsu beredar. Contohnya helm Valentino Rossi yang harganya sekitar Rp 17 juta, tetapi di pasaran beredar dengan harga Rp 3 juta. “Itu yang ingin kami perangi saat ini,” kata Ibnu.

Baca juga:  Manfaatkan Tanaman Indigo, Menarik Mahasiswa Luar Negeri

Sebagai komunitas pecinta helm, tentu saja banyak  anggota Magelang Helmet Lovers yang menjadi kolektor. Termasuk Ibnu. Dia bahkan memiliki helm Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Nakagami. Harga helm-helm tersebut berada di kisaran angka Rp 9,5 juta hingga Rp 18 jutaan.

Ibnu lantas berbicara soal kualitas helm. Menurutnya, helm yang bagus secara fungsi adalah helm yang lolos lisensi untuk balap. Misalnya, lisensi ECE Dot Snell. “Dan yang jelas, bahan yang kuat dan ringan itu penting banget,katanya. (rhy/aro)

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya