alexametrics

Dikenal sebagai Dalang Cilik, Juara Menulis Cerpen

Athanasius Allan Darma Saputra, Siswa SMPN 2 Salatiga Raih Medali Emas Osebi

Rekomendasi

Diekspor sampai Jerman, Sekilo Laku Rp 500 Ribu

RADARSEMARANG.ID, Sejak pandemi Covid-19, bunga telang banyak diburu masyarakat. Bunga ini diklaim punya banyak khasiat. Melihat peluang ini, Ratmi...

Konsumennya sampai Luar Negeri, Punya 100 Reseller

RADARSEMARANG.ID, Vebrina Hania Cholily masih berstatus mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Namun jiwa bisnisnya sudah sangat menonjol. Bahkan, kini...

Salat Jenazah di Warung, Pelayat Diangkut Truk BPBD

RADARSEMARANG.ID, Banjir di Kelurahan Trimulyo, Genuk, Semarang belum juga surut. Jalan dan permukiman warga masih terendam. Dampaknya, aktivitas warga...

RADARSEMARANG.ID –Athanasius Allan Darma Saputra dikenal sebagai dalang cilik. Namun siapa sangka siswa SMP Negeri 2 Salatiga ini juga memiliki kemampuan menulis cerita pendek (cerpen).

SUASANA SMP Negeri 2 Salatiga cukup lengang. Terlihat beberapa guru berbincang di teras sekolah. Guru yang lain tampak sibuk melaksanakan pembelajaran secara daring.

Pagi itu, Athanasius Allan Darma Saputra sengaja datang ke sekolah. Ditemani guru pembimbingnya, Sulistyorini, siswa kelas 9 itu menghadap kepala sekolah Mudjiati. Kebetulan Athan –sapaan akrabnya– baru saja menyabet juara nasional menulis cerpen dalam Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (Osebi).

“Puji Tuhan bisa meraih prestasi nasional,” tutur Athan saat ditemui di ruang kerja Kepala SMPN 2 Salatiga, kemarin.

Ini adalah prestasi kali kedua di tingkat nasional. Sebelumnya, ia meraih juara dalang cilik pada 2016 silam.

Mampu meraih medali emas di ajang Osebi tentu banyak orang yang tidak menyangka. Sebab, selama ini prestasi Athan yang menonjol lebih ke bidang seni. Mulai seni mendongeng, baca dan menulis puisi, macapat, musik tradisional hingga seni pedalangan.

Tak hanya itu, Athan juga berprestasi di bidang akademik. Ia pernah dinobatkan sebagai siswa berprestasi tingkat Kota Salatiga, juara lomba pidato, juara video pendek iklan layanan masyarakat, serta juara lomba kader kesehatan remaja. Tidak salah, jika di sekolahnya, ia masuk kelas unggulan. “Nilai akademiknya bagus,” kata Kepala SMP Negeri 2 Salatiga Mudjiati.

Putra pertama pasangan Alfonsus Kristiono dan Ika Puspitar ini menceritakan pengalamannya menjuarai Osebi. Awalnya, dimulai dari babak penyisihan pada November 2020 silam.

“Saya membuat cerpen dengan judul Saujana di Kala Senja. Isinya mengisahkan kegalauan seorang kakek tua akan kemajuan bangsa yang tidak diimbangi dengan kemajuan karakter warganya,” papar Athan.

Pesan moral yang ingin disampaikan adalah jangan sampai membangun infrastruktur tetapi melupakan karakter bangsa. Hasilnya, 10 naskah peserta lolos ke babak final. Termasuk miliknya. Dan akhirnya diuji dalam final pada 13 Februari lalu lewat daring.

Peserta diberi waktu 90 menit untuk membuat cerpen. Langsung melalui zoom. Ditungguin dan disaksikan para juri saat mengetik. Temanya, dampak sosial pendidikan akibat pandemi. Saat itu, ia membuat cerpen dengan judul Terbang ke Atas Pelangi.

“Isinya, tentang Kamala, anak seniman yang terdampak ekonomi akibat pandemi. Dari keresahannya, Kamala berharap bisa naik ke atas pelangi untuk menyelesaikan masalah pandemi, ” paparnya.

Dan, ia pun meraih juara pertama. Sebelum lomba, ia mendapat panduan dari Sulistyorini, guru pembimbingnya.

Siswa kelahiran 9 Maret 2006 ini mengaku dalam belajar tidak memaksakan diri. Ia belajar ketika ada tugas dan ada mood. “Kalau dipaksa belajar malah pusing, dan stres, ” ucapnya sambil tersenyum.

Athan memang unik. Berbeda dengan siswa sebayanya. Di HP miliknya, tidak ada game sama sekali. Tidak ada aplikasi mobile legends atau game online lain. Dia lebih suka membaca karya sastra. Seperti karangan Sudjiwo Tedjo.

Athan menyebut tidak ada darah seni dari kedua orangtuanya. Kemungkinan bakat seninya turun dari kakek buyutnya. “Dulu kakek buyut saya sinden di Tukul, Giriwoyo, Wonogiri,” aku cowok yang akan meneruskan sekolah ke SMA Negeri 1 Salatiga ini.

Kepala SMP Negeri 2 Salatiga Mudjiati mengaku bersyukur karena selama pandemi masih bisa memberikan yang terbaik. Dia memiliki prinsip untuk bisa mengembangkan prestasi semaksimal mungkin. “Meski pandemi, kita tetap mendorong anak-anak agar bersemangat mengembangkan potensi. Kita fasilitasi selama pandemi, ” terangnya.

Pihak sekolah akan memfasilitasi Athan dalam menerbitkan antologi cerpen. “Sebelum lulus nanti, akan terbit,” katanya.(sas/aro)

Terbaru

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Pada pertengahan Februari lalu Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar...

Lainnya

Konsumennya sampai Luar Negeri, Punya 100 Reseller

RADARSEMARANG.ID, Vebrina Hania Cholily masih berstatus mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Namun jiwa bisnisnya sudah sangat menonjol. Bahkan, kini...

Diekspor sampai Jerman, Sekilo Laku Rp 500 Ribu

RADARSEMARANG.ID, Sejak pandemi Covid-19, bunga telang banyak diburu masyarakat. Bunga ini diklaim punya banyak khasiat. Melihat peluang ini, Ratmi...

Salat Jenazah di Warung, Pelayat Diangkut Truk BPBD

RADARSEMARANG.ID, Banjir di Kelurahan Trimulyo, Genuk, Semarang belum juga surut. Jalan dan permukiman warga masih terendam. Dampaknya, aktivitas warga...

Sudah Terbitkan 70 Buku, Genre Keagamaan Paling Sulit

RADARSEMARANG.ID, Salah satu cara edukasi anak adalah melalui cerita. Siapa sangka di balik cerita yang baik ada seorang penulis...

Muter-Muter, Terjebak dalam Rute Perjalanan Pulang

RADARSEMARANG.ID, Pengalaman selalu menjadi guru terbaik dalam kehidupan. Tak terkecuali pengalaman perdana mahasiswa/mahasiswi kedokteran saat kali pertama melakukan bedah...

Suarakan Perdamaian, akan Dilengkapi Musala dan Pura

Rumah Doa Bukit Rhema atau dikenal Gereja Ayam di Kabupaten Magelang kini cukup dikenal di seluruh Indonesia. Apalagi setelah...

Peduli Penderita Thalasemia hingga Gagas Pelatihan Kerja Difabel

RADARSEMARANG.ID, Nama Rotary Club Semarang sudah sangat dikenal. Komunitas yang fokus pada misi kemanusiaan ini di Kota Atlas terbagi...

Bebaskan Anak Berimajinasi, Ajarkan Cinta Lingkungan

RADARSEMARANG.ID, Belajar tidak melulu harus di ruang kelas. Belajar dapat dilakukan di mana saja. Di ruang terbuka, lewat seni...

Menarik

‘Gempur’ Tuntut Kenaikan UMK

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Gerakan Masyarakat Pekerja Ungaran (Gempur) Kabupaten Semarang mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) naik Rp 2,6 juta. Ketua Federasi...

Didatangi Siswa TKIT, Danramil Sambut Gembira

RADARSEMARANG.ID,  MUNGKID - Sebanyak 95 siswa TKIT Nurul Ilmi Candimulyo, Kabupaten Magelang mendatangi Koramil-10/Candimulyo (16/1/2020). Kedatangan siswa yang ingin...

Hiii…Ada Penampakan Suster Ngesot di Lorong Bekas RS Militer

RADARSEMARANG.ID - Bangunan tua kompleks militer di wilayah Jalan Ksatrian Jatingaleh ini sudah berubah menjadi permukiman warga. Bangunan dengan...

Gemetar Bertemu Presiden Jokowi, Janji Tularkan Virus Pramuka

PENGHARGAAN TAK TERLUPAKAN : Ema Khasanah ketika mendapatkan penghargaan Pramuka Teladan Tingkat Nasional oleh Presiden Joko Widowo di Cibubur,...

Warga Mulai Krisis Air Bersih

RADARSEMARANG.ID, DEMAK - Musim kemarau panjang mulai berdampak kepada masyarakat. Dampak utamanya adalah warga kekurangan air bersih. Menghadapi masalah...

Populer

Sembilan PTS di Jateng Direkomendasi Ditutup, Ini Penyebabnya

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sembilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jateng direkomendasikan ditutup. Selain itu, sebagian lagi ada yang dimerger...

Beri Hadiah Istri Motor Curian, Pria Ini Dibekuk Polisi

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Perhatian Imam Muakir, 56, kepada istrinya cukup baik. Memberi hadiah sepeda motor. Namun hal itulah yang...

Masa Percobaan Selesai, Pria Ini Kembali Berulah Rusak Pot Bunga

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Indra W, 45, warga Kota Makassar kembali bikin ulah. Akhir Desember 2020, ia dinyatakan bersalah telah merusak...

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Pada pertengahan Februari lalu Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar...

Perbolehkan Belajar Tatap Muka, agar Character Building Tak Hilang

RADARSEMARANG.ID, Pemerintah Kabupaten Batang berani mengambil keputusan untuk memberlakukan belajar tatap muka awal Maret 2021. Hanya desa dengan zona...