alexametrics

Dapat Sertifikat Barista, Buka Kedai Kopi di Penjara

Napi Lapas Wanita Bulu Semarang Dibekali Keterampilan Barista

Rekomendasi

Berawal dari Musibah, Justru Menjadi Berkah

RADARSEWARANG.ID, Muhammad Haris sukses beternak madu lanceng di Kabupaten Magelang. Selama pandemi Covid-19, madu lanceng banyak dicari warga, karena...

Manfaatkan Limbah Kayu, Siap Go Internasional

RADARSEMARANG.ID, Di tengah pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jerawood Craft di Magelang ini justru berkembang. Hal...

Bikin Piring Kayu, Sikat Gigi Kayu, hingga Sedotan Bambu

RADARSEMARANG.ID, Salman Al Farisi, sosok yang merintis bisnis produk ramah lingkungan. Usaha yang dirintis bersama teman-temannya ini memproduksi berbagai...

RADARSEMARANG.ID, Tak kalah handal, 20 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Semarang atau Lapas Wanit Bulu siap menjadi peracik kopi alias barista. Hasil dari pelatihan ini menjadi bekal para napi ketika keluar dari penjara.

IDA FADILAH, Radar Semarang

LAPAS wanita Bulu Semarang terus berinovasi. Salah satunya menyediakan pelatihan barista untuk para napi. Sebelumnya, ada 20 jenis pelatihan yang digelar di lapas ini. Seperti pelatihan memasak, menjahit, eco printing, make up, membatik, dan lain-lain. Kini, ditambah satu lagi, yakni pelatihan barista. Alhasil, lapas di Jalan MGR Soegijapranata ini pun menjadi lapas pertama di Indonesia yang menyediakan pelatihan barista.

Pelatihan menjadi peracik kopi ini dimulai di tengah pandemi pada Juni 2020. Setidaknya 20 napi mengikuti pelatihan barista yang menggandeng Forum Kewirausahaan Sosial (FKS) Jawa Tengah. Hasilnya, kini di kompleks lapas sudah didirikan kedai kopi. Namanya Kedai Lopse.

Kafe mini ini berada di pojok blok. Bercat pink ciri khas perempuan. Seperti namanya, kedai ini dilengkapi dengan berbagai jenis kopi dan peralatan meracik kopi. Supaya makin terlihat bak barista, mereka juga mengenakan apron alias celemek.

 BEKALI KETERAMPILAN: Sebanyak 20 warga binaan Lapas Wanita Bulu Semarang mengikuti pelatihan barista kopi. (kanan) Kedai Lopse yang didirikan di kompleks lapas. (DOKUMEN LAPAS WANITA BULU)

BEKALI KETERAMPILAN: Sebanyak 20 warga binaan Lapas Wanita Bulu Semarang mengikuti pelatihan barista kopi. (kanan) Kedai Lopse yang didirikan di kompleks lapas. (DOKUMEN LAPAS WANITA BULU)

Sukiman, salah satu pelatih sekaligus owner Kopi Petruk sempat pesimistis para Warga Binaan Pemasyarakatan bakal tertarik mengikuti pelatihan barista. Namun ternyata di luar dugaan. Mereka begitu antusias mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir. Bahkan, Sukiman sendiri merasa jika kemampuan warga binaan saat ini tidak kalah dengan barista yang profesional.

“Saya tidak menyangka kopi buatan mereka luar biasa dan sangat layak jual, tidak kalah dengan barista profesional” jelas Sukiman kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sukiman menyebutkan, biaya yang biasa dipatok untuk mengikuti pelatihan barista sekitar Rp 5 juta. Namun para WBP beruntung bisa mendapatkan pelatihan di Lapas Wanita Bulu, karena mereka tidak dipungut biaya alias gratis.

Ia menjelaskan, pelatihan barista ini mencakup pengenalan kopi, sensory, kalibrasi, serving coffe, table manner, dan evaluasi. Mereka mencoba langsung berbagai peralatan, seperti grinder, french press, server dan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan barista kopi telah menunjukkan hasil yang positif. Seluruh peserta dinyatakan berhasil menyerap materi dengan baik. Sebanyak 20 warga binaan yang mengikuti pelatihan mendapatkan sertifikat barista.

Pihaknya berharap, dengan diberikannya sertifikat seperti ini dapat berguna setelah selesai menjalani masa hukuman. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong, mempengaruhi, dan menginspirasi warga binaan agar kelak menjadi barista yang handal sebagai bekal keahlian yang dapat dimanfaatkan ketika bebas.
“Bisa untuk dasar mencari pekerjaan, terutama keterampilan barista kopi, atau mengembangkan usaha sendiri,” katanya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Wanita Bulu Rini Sulistyowati berharap warga binaan dapat mengembangkan keterampilan yang didapat selama di dalam lapas, serta menjauhi hal-hal yang bersifat negatif.

“Pelatihan ini dimaksudkan untuk melihat potensi warga binaan di Lapas Perempuan Semarang, dengan harapan nantinya mereka memiliki kemampuan yang cukup untuk dikembangkan,” jelas Rini.

Zeni, salah satu warga binaan mengungkapkan rasa syukur karena diberikan keterampilan baru. “Semoga nanti dapat dikembangkan ketika saya bebas. Di sini saya belajar banyak hal, seperti bagaimana cara menanam kopi, serta cara memilih kopi dengan kualitas yang baik,” ujarnya. (*/aro)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Saling Berbagi Bersama Anak

RADARSEMARANG.ID - Begitu divonis positif Covid-19, saya langsung memutuskan isolasi mandiri. Berarti dua kali saya menjalaninya. Yang pertama, 28 Maret...

Lainnya

Bikin Piring Kayu, Sikat Gigi Kayu, hingga Sedotan Bambu

RADARSEMARANG.ID, Salman Al Farisi, sosok yang merintis bisnis produk ramah lingkungan. Usaha yang dirintis bersama teman-temannya ini memproduksi berbagai...

Manfaatkan Limbah Kayu, Siap Go Internasional

RADARSEMARANG.ID, Di tengah pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jerawood Craft di Magelang ini justru berkembang. Hal...

Berawal dari Musibah, Justru Menjadi Berkah

RADARSEWARANG.ID, Muhammad Haris sukses beternak madu lanceng di Kabupaten Magelang. Selama pandemi Covid-19, madu lanceng banyak dicari warga, karena...

Paling Cerdas, Pernah Sekolah Penerbangan di New Zealand

RADARSEMARANG.ID, Awalnya, kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 tak membuat keluarga cemas. Sebab, Captain Didik Gunardi adalah pilot NAM...

Berawal dari Musibah, Justru Menjadi Berkah

RADARSEWARANG.ID, Muhammad Haris sukses beternak madu lanceng di Kabupaten Magelang. Selama pandemi Covid-19, madu lanceng banyak dicari warga, karena...

Tanaman tetap Subur meski Disiram Seminggu Sekali

Tidak ingin mencemari lingkungan, Kelompok Pampers Mania memanfaatkan diaper/popok sekali pakai bekas untuk menjadi media tanam. Hasil inovasi mereka...

Setelah Terapi Plasma Darah, Alhamdulillah Saya Bisa Njenggelek

RADARSEMARANG.ID - Calon Wali Kota Semarang petahana Hendrar Prihadi sempat dinyatakan positif Covid-19. Kabar tersebut tentu mengagetkan. Pasalnya, pria yang...

Dijual sampai Eropa, Tak hanya Dikoleksi tapi Bisa Dinaiki

RADARSEMARANG.ID, Daronjin adalah salah satu pembuat sepeda Penny Fathing atau sepeda roda besar. Sepeda langka ini tidak hanya dijual...

Ada 50 Anak Difabel, Berharap Bisa Hidup Normal dan Bahagia

RADARSEMARANG.ID, Penyandang difabel kerap dipandang sebelah mata. Mereka tidak bisa mengakses fasilitas layaknya orang normal. Di Posyandu Difabel Rowosari,...

Peduli dengan Pendidikan Anak Jalanan sekitar Johar

RADARSEMARANG.ID, Rumah Pintar Bangjo (Rumpin Bangjo) konsisten menyejahterakan anak-anak jalanan di lingkungan Pasar Johar. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang...

Dari Hobi Pelihara Kucing, Kini Punya Lima Kafe

RADARSEMARANG.ID, Para pemuda saat ini tidak hanya dituntut produktif. Namun juga kreatif. Berangkat dari hobi memelihara kucing, Ikbar Haskara...

Sebulan Lakukan Riset, Pilih Gunakan Kemasan Botol Kaca

RADARSEMARANG.ID, Di tengah pandemi Covid-19, Roofy Adeni Moslem Hidayat justru merintis bisnis. Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ini...

Menarik

Ana Sofiana Siapkan Konten Mini Drama

RADARSEMARANG.ID, AKTIF di dunia teater membuat Ana Sofiana tertarik untuk menjadi aktris. Sejak sekolah, gadis asal Demak ini telah...

Belajar Ciri–Ciri Makhluk Hidup Asyik dengan Pengamatan Langsung

RADARSEMARANG.ID, MATERI tentang ciri-ciri makhluk hidup pada kelas 7 semester gasal pada Kurikulum 2013 adalah materi dasar yang harus...

Hendi: Pembangunan Semarang Hasil Keringat Bersama

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG,- "Ketika ada yang meragukan terbangunnya jalur underground di Simpang Lima Kota Semarang, katakan Semarang bisa! Ketika ada...

Ditinggal Pengajian, Rumah Ludes Terbakar

RADARSEMARANG.ID, Mungkid - Rumah milik Marhudin, warga Dusun Mejing, Candimulyo habis tak tersisa setelah terbakar Minggu (27/12/2020) siang. Kebakaran terjadi...

AHY Serahkan Rekomendasi Demokrat untuk Hendi-Ita

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2020 resmi turun...

Populer

Kelezatan Pecel Keong Mbak Toen Tersiar hingga Malaysia

RADARSEMARANG.ID – Berbicara tentang nasi pecel, mungkin sudah biasa di telinga kita. Tetapi apa jadinya jika nasi pecel yang...
%d blogger menyukai ini: