alexametrics

Baik untuk Kesehatan, Bisa Jadi Sumber Pendapatan Warga

Dosen Universitas PGRI Semarang Sulap Belimbing Wuluh Jadi Sirup

Baca Lainnya

Sebulan Sekali Mendaki, Sudah Sambangi Semua Gunung di Jateng

RADARSEMARANG.ID, Sejumlah pemuda yang hobi mendaki gunung di Kota Magelang tergabung dalam Komunitas Mager. Komunitas yang berdiri tiga tahun...

Bidik Konsumen Milenial, Ada Es Krim Jamu

RADARSEMARANG.ID, Selama ini jamu identik dengan kalangan tua. Namun Makuta Jamu Kafe mencoba membidik konsumen milenial. Di kafe ini,...

Hilangkan Jenuh, para Relawan Mendongeng

RADARSEMARANG.ID - Relawan di lokasi pengungsian Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengisi kegiatan trauma healing dengan cara mendongeng. Kegiatan ini...

RADARSEMARANG.ID – Belimbing Wuluh ternyata kaya manfaat. Di tangan dosen Universitas PGRI Semarang (Upgris), buah berasa asam ini mampu disulap menjadi sirup yang menyehatkan. Seperti apa?

Pembuatan sirup Belimbing Wuluh itu buktikan oleh dosen dari Universitas PGRI Semarang (Upgris). Mereka adalah Mega Novita, Arisul Ulumuddin, dan Teguh Bachtiar, ditambah satu dosen dari Universitas Setia Budi, Surakarta, Dian Marlina. Ide tersebut tak lepas dari dampak Covid-19, yang harus menciptakan produk bermanfaat di tengah pandemi. Secara langsung juga telah diajarkan saat pelaksanaan KKNT Covid-19 di Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Mega Novita mengatakan, ide untuk memanfaatkan Belimbing Wuluh menjadi produk bernilai ekonomis dan menyehatkan itu muncul sebagai efek pandemi. Ya, pandemi Covid-19 telah mempengaruhi faktor ekonomi masyarakat. Banyak aktivitas perdagangan terhenti, karena adanya pembatasan sosial. Penghasilan masyarakat pun merosot. Tak hanya itu, banyak pabrik yang mengurangi tenaga kerja, mengakibatkan hilangnya sumber pendapatan pekerjanya.

“Dalam kondisi semacam itu, diperlukan ide dan upaya untuk mencari pendapatan keuangan tambahan bagi masyarakat. Untuk itulah, kami menginisiasi pembuatan sirup Belimbing Wuluh,”kata Mega Novita, ketua tim pembuatan sirup Belimbing Wuluh itu kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ide tersebut telah dirangkum dalam sebuah tulisan ilmiah berjudul “Produk olahan Belimbing Wuluh sebagai modal pemulihan ekonomi masyarakat Desa Kembangarum, Demak”. Juga sudah dibukukan dalam buku Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Covid-19 yang diterbitkan oleh Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (FPT PRB). Bahkan juga telah mendapat penilaian sebagai satu dari sepuluh penulis terbaik dengan raihan nilai tertinggi.

“Kami sekaligus mengangkat potensi lokal di Desa Kembangarum. Karena buah Belimbing Wuluh, kebanyakan tidak terlalu disukai orang, namun kami ubah menjadi suatu produk yang dapat menjadi modal pemulihan ekonomi masyarakat,”jelasnya.

Menurutnya, pengolahan Belimbing Wuluh itu cukup sederhana, sehingga ia memastikan bisa dilakukan oleh masyarakat. Adapun langkahnya, pertama potong-potong Belimbing Wuluh, lalu masukkan ke dalam wadah dan remas-remas sampai hancur. Setelah itu, tinggal menambahkan gula ke dalamnya dan didiamkan sekitar 15 menit sampai airnya keluar. Selanjutnya, dipindahkan ke dalam panci lalu dituang air, cengkih, kayumanis, dan bunga belimbing. Setelah terkumpul menjadi satu, lalu dipanaskan dengan api kecil sampai mendidih sambil diaduk dan disesuaikan rasa manisnya. “Terakhir, buang busa-busa yang ada di bagian atas rebusan kemudian angkat,” ujar doktor ilmu kimia lulusan dari Kwansei Gakum University Jepang ini.

Begitu diangkat sudah bisa menjadi sirup. Ia memastikan, kalau sudah menjadi sirup rasanya akan segar. Apalagi kalau diminum dengan es. Rasa asamnya tak begitu terasa. Timnya sengaja memilih Desa Kembangarum, karena banyak buah Belimbing Wuluh. Bahkan, sampai rontok dan berceceran. Sehingga sayang terbuang sia-sia.

Dari berbagai literasi yang diketahui timnya, Belimbing Wuluh juga berkhasiat meredakan batuk dan pilek, meredakan demam dan flu, mengatasi alergi, mengobati infeksi akibat gigitan serangga, mengobati penyakit gondongan, mengatasi penyakit diabetes, mengatasi tekanan darah tinggi, mengatasi wasir, serta menurunkan berat badan.

Selain itu, apabila mengonsumsi belimbing wuluh juga bisa meredakan nyeri, menjaga kesehatan tulang dan gigi, mengobati jerawat dan mengobati penyakit menular seksual. Dari situlah, timnya tergerak untuk membuatnya menjadi sirup.

“Mungkin bagi sebagian besar orang, rasa Belimbing Wuluh tidaklah selezat rasa belimbing biasa. Tapi kami mampu buktikan jadi sirup,”katanya.

Mega berharap, produk olahan buah Belimbing Wuluh ini dapat dikembangkan lebih serius lagi. Karena, menurutnya, diversifikasi produk dari Belimbing Wuluh, masih bisa dibuat beragam makanan lain. “Bukan cuma sirup, bisa juga dibuat manisan, dodol, dan keripik. Legalitas usaha dan perlindungan hak cipta juga dapat diurus,”ungkapnya. (jks/aro)

Tinggalkan Balasan

Lainnya

Sebulan Sekali Mendaki, Sudah Sambangi Semua Gunung di Jateng

RADARSEMARANG.ID, Sejumlah pemuda yang hobi mendaki gunung di Kota Magelang tergabung dalam Komunitas Mager. Komunitas yang berdiri tiga tahun...

Bidik Konsumen Milenial, Ada Es Krim Jamu

RADARSEMARANG.ID, Selama ini jamu identik dengan kalangan tua. Namun Makuta Jamu Kafe mencoba membidik konsumen milenial. Di kafe ini,...

Hilangkan Jenuh, para Relawan Mendongeng

RADARSEMARANG.ID - Relawan di lokasi pengungsian Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengisi kegiatan trauma healing dengan cara mendongeng. Kegiatan ini...

Orang Tua Tak Setuju, Main Bola Sembunyi-Sembunyi

RADARSEMARANG.ID - Gadis ini melalui masa kecil dengan bermain sepak bola. Kenangan bola plastik, sepasang sandal penanda gawang, serta kumandang...

Manfaatkan Bahan Pangan Lokal, Diklaim Bergizi Tinggi

RADARSEMARANG.ID - Dua tim mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga memenangkan kompetisi inovasi di bidang pertanian, Panah Merah Innovation...

Usung Konsep Mural Simbolik Keluarga, Hasilnya Dipamerkan Virtual

RADARSEMARANG.ID - Kolektif Hysteria membuat mural setinggi lebih dari lima meter di tembok Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Bandarharjo. Tak hanya...

Terbaru

Robot Bisa Ancam Akuntan

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Revolusi Industri 4.0 sangat berdampak pada bentuk dan proses bisnis. Salah satunya berkurangnya penggunaan sumber daya...

Mantan Pengawal Jenderal Soedirman Tak Percaya Rumahnya Direnovasi

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Kapten CPM (Purn) Sanjoto setelah rumahnya dibedah REI Jateng atas prakarsa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo....

Merasa Diputus Sepihak, Driver Grab Wadul Dewan

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Puluhan driver Grab di Kota Semarang menggeruduk Gedung DPRD Kota Semarang, Kamis (26/11/2020). Mereka mengadu kepada wakil rakyat, karena merasa diputus...

Mulai Menabung untuk Anggaran Pemilihan Gubernur

RADARSEMARANG.ID, Berbagai daerah mulai mempersiapkan pemilihan gubernur jauh-jauh hari. Bahkan Jateng sudah mengusulkan pembentukan Perda Dana Cadangan Pilgub untuk menyiapkan anggaran pesta demokrasi tersebut....

Puluhan Petugas KPPS Kota Magelang Positif Covid-19

RADARSEMARANG.ID, Magelang - Puluhan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Magelang dinyatakan positif Covid-19, setelah hasil tes swab keluar pada 25 November....

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Random

Tingkatkan Kompetensi Satpam Jaga Kondusivitas

RADARSEMARANG.ID, KENDAL, — Satuan pengamanan (Satpam) diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendeteksi gangguan keamanan sejak awal. Satpam harus menyampaikan informasi secara cepat kepada pihak...

Kasi Eksaminasi Kejati Terima SGD 10 Ribu

RADARSEMARNG. ID, SEMARANG, - Kasi Eksaminasi dan Eksekusi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati Jateng Adi Hardiyanto Wicaksono diduga menerima uang suap mencapai SGD 10...

Pintu Sopir Bus di Kanan, Ditilang

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Dinas Perhubungan Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang masih menemukan pengusaha bus yang melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 29/2015 di...

Siswa Aktif dan Hasil Belajar Meningkat dengan Active Learning

RADARSEMARANG.ID, Peningkatan kemampuan mengajar seorang guru bukanlah pekerjaan yang mudah dilakukan. Karena mengajar bukanlah soal kegiatan rutin dan mekanis. Dalam mengajar terkandung kegiatan menganalisis...

Memahami Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia melaui Sosiodrama

RADARSEMARANG.ID, MENURUT Nursid Sumaatmadja ( 2006 ) tujuan pendidikan IPS adalah “ Membina anak didik menjadi warga negara yang baik, yang memiliki pengetahuan, keterampilan,...
%d blogger menyukai ini: