alexametrics

Badut Polisi Bikin Anak Tidak rewel

Aipda Donny Sugiarto, Bhabinkamtibmas Polsek Mertoyudan Penghibur Pengungsi Anak

Baca Lainnya

Hilangkan Jenuh, para Relawan Mendongeng

RADARSEMARANG.ID,Relawan di lokasi pengungsian Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengisi kegiatan trauma healing dengan cara mendongeng. Kegiatan ini dilakukan...

Orang Tua Tak Setuju, Main Bola Sembunyi-Sembunyi

RADARSEMARANG.ID - Gadis ini melalui masa kecil dengan bermain sepak bola. Kenangan bola plastik, sepasang sandal penanda gawang, serta kumandang...

Manfaatkan Bahan Pangan Lokal, Diklaim Bergizi Tinggi

RADARSEMARANG.ID - Dua tim mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga memenangkan kompetisi inovasi di bidang pertanian, Panah Merah Innovation...

RADARSEMARANG.ID – Seorang laki-laki berseragam polisi tampak begitu riang menghibur para anak-anak pengungsi Gunung Merapi di Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Dengan atribut badut mulai dari rambut warna warni, hidung merah badut, dan kacamata, ia memberikan hiburan edukatif mulai bernyanyi, menggambar, sampai berhitung sembari menghadirkan tawa.

Laki-laki tersebut adalah Aipda Donny Sugiarto, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Mertoyudan. Ia rela menjadi badut karena merasa iba ketika melihat ekspresi anak-anak lereng Gunung Merapi yang sedih setelah tiba di lokasi pengungsian. Melihat hal itu, Donny pun langsung berinisiatif membeli peralatan badut dari kantong pribadinya karena sejak lama sudah memiliki kepedulian pada dunia anak.

“Saya langsung berpikir untuk bisa menghibur mereka, karena pada dasarnya anak-anak tidak boleh kehilangan kegembiraan walaupun di lokasi pengungsian,” ujarnya, Kamis (12/11). Setelah meminta izin dari pimpinan, Donny segera berinteraksi dengan anak-anak di pengungsian, khususnya di lokasi pengungsian Deyangan dan Banyurojo yang berada di Kecamatan Mertoyudan.

Donny sengaja memilih menjadi karakter badut karena oleh anak-anak dianggap lucu dan lebih mudah untuk menghadirkan tawa. Hal yang dilakukan Donny itu pun berhasil membuat anak-anak pengungsian menjadi ceria serta cepat akrab dengannya. Bahkan mereka justru sering memintanya untuk datang ke lokasi pengungsian sambil memberikan permainan edukatif.

“Biasanya saya selalu berkeliling ke beberapa lokasi pengungsian di Kecamatan Mertoyudan. Anak-anak malah jadi ketagihan dan sering menanyakan kapan pak Donny ke sini lagi.”
Ia menuturkan, dalam mengajak anak bermain dibutuhkan kesabaran dan keuletan. Karena karakter anak-anak yang berbeda-beda dan masih pada masa pertumbuhan.

Untuk menghibur anak-anak pengungsian, Donny pun harus bekerja ekstra. Apalagi ia masih mempunyai tanggung jawab sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Mertoyudan, sehingga harus jeli dalam membagi waktu. Biasanya ia menghibur anak-anak pengungsian di pagi hari sebelum bekerja ataupun sore hari selepas dinas. “Saya biasanya ajak anak-anak main di pagi hari ataupun sore hari pas pikiran mereka masih fresh,” jelas Donny.

Donny pun sering pulang malam karena selepas bekerja harus ke lokasi pengungsian untuk menghibur anak-anak. Kendati begitu, ia justru merasa senang karena hadirnya bisa bermanfaat. Keluarganya pun juga mendukung dan memahami apa yang ia lakukan tersebut. “Saya bilang ke istri apa yang saya lakukan di lokasi pengungsian diniati ibadah supaya juga merasakan apa yang para pengungsi rasakan,” kata bapak tiga anak ini.

Sementara itu, orang tua anak di pengungsian Banyurojo melihat sosok badut Donny sangat menghibur dan mengurangi kesedihan dari anaknya. “Adanya polisi badut tersebut menghibur anak-anak, apalagi pas awal di pengungsian anak saya rewel. Tapi berkat hiburan tersebut jadi tidak terlalu rewel lagi,” ungkap Rubiyati.

Rubiyati juga mengatakan, tidak hanya anak-anak saja yang terhibur, orang dewasa dan lansia pun juga ikut terhibur karena aksi dari Donny dengan peralatan badutnya yang kerap menghadirkan tawa. Menurutnya apa yang dilakukan oleh Donny tersebut sedikit menghilangkan kesedihan mereka selama di lokasi pengungsian. (cr2/ton)

Tinggalkan Balasan

Lainnya

Hilangkan Jenuh, para Relawan Mendongeng

RADARSEMARANG.ID,Relawan di lokasi pengungsian Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengisi kegiatan trauma healing dengan cara mendongeng. Kegiatan ini dilakukan...

Orang Tua Tak Setuju, Main Bola Sembunyi-Sembunyi

RADARSEMARANG.ID - Gadis ini melalui masa kecil dengan bermain sepak bola. Kenangan bola plastik, sepasang sandal penanda gawang, serta kumandang...

Manfaatkan Bahan Pangan Lokal, Diklaim Bergizi Tinggi

RADARSEMARANG.ID - Dua tim mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga memenangkan kompetisi inovasi di bidang pertanian, Panah Merah Innovation...

Usung Konsep Mural Simbolik Keluarga, Hasilnya Dipamerkan Virtual

RADARSEMARANG.ID - Kolektif Hysteria membuat mural setinggi lebih dari lima meter di tembok Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Bandarharjo. Tak hanya...

Baik untuk Kesehatan, Bisa Jadi Sumber Pendapatan Warga

RADARSEMARANG.ID - Belimbing Wuluh ternyata kaya manfaat. Di tangan dosen Universitas PGRI Semarang (Upgris), buah berasa asam ini mampu disulap...

Setelah Terapi Plasma Darah, Alhamdulillah Saya Bisa Njenggelek

RADARSEMARANG.ID - Calon Wali Kota Semarang petahana Hendrar Prihadi sempat dinyatakan positif Covid-19. Kabar tersebut tentu mengagetkan. Pasalnya, pria yang...

Terbaru

Terkendala Regulasi, Tak Bisa Serta Merta Jatuhkan Sanksi

RADARSEMARANG.ID, Penyebaran Covid-19 di Kota Magelang terus mengalami peningkatan. Berbagai langkah pencegahan dan tindakan sudah dipersiapkan untuk mencegah penyebaran...

Nissa Alamadina, Rintis Usaha saat Pandemi

RADARSEMARANG.ID, Merintis usaha di tengah pandemi Covid-19 tentu bukan hal yang mudah. Apalagi banyak usaha yang gulung tikar di saat pagebluk ini. Namun hal...

Hilangkan Jenuh, para Relawan Mendongeng

RADARSEMARANG.ID,Relawan di lokasi pengungsian Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengisi kegiatan trauma healing dengan cara mendongeng. Kegiatan ini dilakukan agar anak-anak kembali ceria serta...

Suami Kedanan Burung, Istri Dilupakan

RADARSEMARANG.ID, Tak selamanya hobi membawa kesenangan. Nyatanya Lady Sandi dan John Dori berpisah. Penyebabnya, karena John sibuk dengan hobinya memelihara burung hingga lupa diri....

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Tersangka Sempat Bermesraan di Kamar Kos

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Motif pembunuhan Emy Listiyani (EL), 26, warga Ngabean, Kelurahan/Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang akhirnya terungkap. Emy dibunuh hanya gara-gara menagih utang Rp...

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Random

Tour Leader Harus Bisa Ngemong

RADARSEMARANG.ID, HOBI jalan-jalan mengantarkan Mutiara Rahmawati menjadi tour leader (TL) sejak awal 2016. Ia mengaku awalnya hanya iseng gabung sama biro perjalanan. Namun setelah...

Pakaian Dimodif untuk Simpan Barang Curian

RADARSEMARANG. ID, PEKALONGAN, - Tiga ibu-ibu dan seorang pria dibekuk petugas Polres Pekalongan Kota, setelah mencuri berbagai barang di toko Herma Jaya Mart. Mereka...

Pembelajaran Berorientasi HOTS Dongkrak Minat Menulis Teks Fantasi

RADARSEMARANG.ID, Di era milenium ini guru dituntut mengembangkan belajar mengajar di sekolah dengan model pembelajaran HOTS (higher order thinking skills). Atau cara berpikir tinggi....

Angkutan Pemasok Makanan Disterilisasi Dua Jam

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Gabungan Penyelenggara Pernikahan Semarang (GPPS) mendeklarasikan pernikahan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Deklarasi tersebut dilaksanakan di Hall Horison 1, Hotel...

Golden Futsal akan Dirikan Akademi

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG –  Olahraga futsal di Kota Semarang memiliki peminat yang cukup besar. Peminat futsal diprediksi akan mengalami peningkatan, apalagi salah satu klub futsal...
%d blogger menyukai ini: