alexametrics

Buat Film dengan Biaya Patungan, Tiga Karyanya Juara Nasional

Lebih Dekat dengan Komunitas Film Pendek NEXT Project Salatiga

Menarik

Melakukan Edukasi hingga Rescue Satwa Liar

RADARSEMARANG.ID, Satwa reptil masih dinilai menakutkan bagi sebagian kalangan. Reptil bak satwa aneh. Tidak lazim dipelihara. Stigma semacam ini...

Cover Koreografi Blackpink, Pernah Tampil di Depan Dubes Korsel

RADARSEMARANG.ID, Musik K-Pop semakin ramai diminati generasi milenial Indonesia, tak terkecuali di Kota Semarang. Komunitas Dance Cover K-Pop pun...

Dianggap Ikan Anak SD, Ada yang Laku Rp 1,2 Juta

RADARSEMARANG.ID - Berlokasi di gang sempit, Arul Firmansyah, 21, membudidayakan ratusan ekor ikan cupang. Berbekal botol air mineral, ember es...

RADARSEMARANG.ID – Enam mahasiawa IAIN Salatiga sukses membuat film pendek. Mereka tergabung dalam komunitas film Next Project. Bahkan, tiga dari delapan film yang dibuat telah meraih penghargaan tingkat nasional.

Enam mahasiswa IAIN Salatiga itu adalah Adityo Hermawan, Ibnu Mubarak, Muhammad Iqbal, Iqbal Sihab, Adbid Azka dan Nur Rohim. Mereka sama-sama mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah. Mahasiswa kreatif ini tergabung dalam grup film Next Project.

Salah satu penggagas terbentuknya komunitas film ini adalah Adityo Hermawan. Awalnya, Adityo sering mengikuti screening dan workshop perfilman di Semarang, Solo dan Jogjakarta. Berbekal pengetahuan soal film itu, pria kelahiran Magelang ini lantas mengajak lima teman kuliahnya untuk membentuk komunitas film pendek bernama NEXT Project.

Ibnu Mubarak, anggota komunitas film ini menjelaskan, NEXT Project dibentuk sebagai komunitas positif untuk pengembangan diri, khususnya dalam pembuatan film.

“NEXT Project ini bisa menjadi bekal kami untuk mengembangkan keterampilan maupun menyalurkan ekspresi seni, khususnya dalam pembuatan film. Jadi, NEXT Project ini sangat berperan dalam pengembangan diri kelak,” kata Ibnu Mubarak kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Adityo Hermawan menambahkan, komunitas film ini terbentuk pada 2015. Motto dari NEXT Project adalah terus berkarya secara konsisten dan persisten. “Maksudnya adalah gigih dan tahan banting,” jelasnya.

Menurut dia, dua tahun pertama berdiri, komunitas ini masih melakukan kegiatan ringan, seperti mengikuti screening dan membuat film seadanya dengan modal nekat. Baru pada 2017, ia dan kelima temannya mulai serius menekuni dunia perfilman.

“Saat itu, kami masih membuat film pendek yang ringan-ringan saja, belum terlalu serius,” kata pria yang akrab disapa Daku Aditya ini.

Dikatakan, film pertama yang dibuat kala itu berjudul Nrimo. Film pendek ini disutradarai sendiri oleh Daku Aditya. Film pertama yang diproduksi NEXT Project ini menghabiskan budget Rp 500 ribu. “Biaya itu berasal dari patungan semua anggota grup,” akunya.

Ia menjelaskan, film berjudul Nrimo itu dikerjakan selama seminggu. Menurut Daku Aditya, pengerjaan film itu termasuk lama. Setelah film pertama itu, pengerjaan film-film selanjutnya paling lama dua sampai tiga hari. “Pengerjaannya lebih lama karena ada perubahan lokasi syuting,” katanya.

Dalam pembuatan film, lanjut dia, peralatan dan perlengkapan syuting yang dipakai menggunakan milik pribadi anggota. Ada juga yang menyewa. “Kami dalam setiap membuat film seefektif mungkin, karena untuk meminimalkan biaya produksi. Sejauh ini, selain dari biaya pribadi, sudah ada sponsor yang masuk,” ujarnya.

Setiap membuat film, mereka hanya mengandalkan teman untuk berakting. Baru pada saat pembuatan film berjudul Kelangan Senter, benar- benar melakukan casting calon pemain film (talent) secara profesional. “Film diproduksi selama tiga hari, dengan menelan biaya Rp 1,5 juta,” katanya.

Saat ini, NEXT Project belum memiliki kantor. Setiap kegiatan produksi dan koordinasi, biasanya dilakukan di rumah Adtya di Mangunsari, Salatiga. Di komunitas ini, setiap anggota memiliki peran masing-masing. Daku Aditya menjadi produser, Ibnu sebagai art director, Iqbal Sihab sebagai kameramen, Abid sebagai marketing, Muhamad Iqbal sebagai sound desainer, serta Rohim sebagai editor co talent.

Meski semua anggota komunitas ini masih berstatus mahasiswa, namun karya film pendek mereka sudah diakui di tingkat nasional. Bahkan, dari delapan film yang diproduksi, tiga di antaranya pernah mendapatkan penghargaan tingkat nasional. Yakni, film berjudul Serasa Semanusia (2019) meraih Juara 2 PIONIR IX UIN Malang 2019, dan film Kelangan Senter (2019) menjadi nominasi film terbaik dan skenario terbaik Panasonic Young Filmmaker 2019, serta Official Selection Festival Sinema Psikologi 2020 dan Official Selection Lift-Off Session 2020. Satunya lagi film berjudul Ngitung Dina (2020) yang mendapat penghargaan di ajang Official Selection Begadang Filmmaking Competition 2020.

Lima film pendek lainnya yang dibuat komunitas ini berjudul Nrimo (2017), Selaksa (2018), Titik Nadir (2019), Woro Woro (2020) dan Psychoronoid (2020). “Selain mendapatkan tiga penghargaan, film Kelangan Senter juga pernah screening di Surabaya, dalam Festival Film Psikologi,” imbuh pria kelahiran 1993 ini.

Pencapaian itu tidak luput dari sejumlah kendala. Salah satu kendala yang kerap terjadi adalah soal biaya produksi. Namun hal itu tidak mematahkan semangat mereka untuk tetap berkarya dengan segala keterbatasannya.

Saat ini, anggota Next Project sudah 18 orang. Salah satunya Azis Asyaqir, 24, yang saat ini menjadi editor di NEXT Project, juga menjadi sutradara film Serasa Semanusia yang meraih juara II dalam acara PIONIR IX UIN Malang 2019.

Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan oleh NEXT Project sekarang fokus dalam pembuatan film baru. “ Harapan saya, NEXT Project konsisten berkarya menghadirkan film dengan mengusung nilai lokalitas , yang mampu menembus lapisan masyarakat, “ harapnya. (mg11/aro)

Terbaru

Tantang Kreativitas Pelajar lewat Kompetisi Video Belajar

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak seluruh pelajar di 682 SMK mitra binaan untuk berkreasi membuat konten video yang menarik...

Perkuat Penjualan, Citra Grand Gandeng IKEA

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Perumahan premium, Citra Grand Semarang kini menggandeng IKEA untuk mendongkrak penjualan. Furniture kenamaan tersebut dipilih sebagai jawaban model hunian berkelas. Marketing Manager Citra...

Sekolah Vokasi Undip Genjot SDM melalui Pusat Pelatihan Otomasi Industri

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Masih rendahnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil, dalam menguasai teknologi otomasi industri, khususnya aplikasi praktis Programmable Logic Controller (PLC),...

Priska Lydia S Pulungan, Raga di Taiwan, Hati di Salatiga

RADARSEMARANG.ID, Dosen UKSW Priska Lydia S Pulungan MM PhD (Cand) masih dalam tahap penulisan disertasi di jurusan Educational Leadership and Management Development (ELMD), National...

Melakukan Edukasi hingga Rescue Satwa Liar

RADARSEMARANG.ID, Satwa reptil masih dinilai menakutkan bagi sebagian kalangan. Reptil bak satwa aneh. Tidak lazim dipelihara. Stigma semacam ini pun menjadi pelecut Komunitas Satwa...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Usir Bosan ke Toko Buku

RADARSEMRANG.ID, Banyak hal yang bisa dilakukan ketika mood seseorang sedang tidak stabil. Misalnya, dengan makan coklat, olahraga hingga traveling. Salah satu dara muda yang...

Random

Tarung Derajat Sumbang 11 Atlet PON

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Tim Tarung Derajat Jateng berhasil menyumbang 11 atlet dalam penyelenggaraan PON 2020 mendatang. Hasil tersebut diraih setelah Pra PON di GOR Padjajaran, Jateng...

5.143 Mahasiswa Dampingi Belajar dari Rumah

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Universitas Negeri Semarang (Unnes) menerjunkan 5.143 mahasiswa untuk mendampingi siswa-siswa tingkat dasar hingga menengah atas untuk belajar dari rumah. Itu merupakan program Kuliah...

Triathlon Berharap Masuk Anggota KONI

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Iik Suryati Azizah secara aklamasi terpilih menjadi ketua umum Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jateng 2020-2024. Namun kini tantangan berat berada di...

Ridwan Kamil Rekomendasikan Bentuk Lembaga Khusus Tangani Banjir Jakarta, Jabar, dan Banten

RADARSEMARANG.ID, Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil merekomendasikan untuk membentuk organisasi atau lembaga yang menangani bencana banjir di Provinsi Jakarta, Jabar, dan...

Asyik Menulis Cerita Inspiratif Menggunakan GQ and GA

RADARSEMARANG.ID, MENGUNGKAPKAN rasa simpati, empati, kepedulian, dan perasaan dalam bentuk cerita inspiratif dengan memperhatikan struktur dan aspek kebahasaan merupakan kompetensi dasar keterampilan mata pelajaran...

Lainnya