Hadapi New Normal lewat Lagu ‘Cara Baru’

Penyanyi Jawa Hendra Kumbara Tetap Produktif Selama Pandemi Covid-19

545
Hendra Kumbara. (DOKUMENTASI)
Hendra Kumbara. (DOKUMENTASI)

RADARSEMARANG.ID, Musisi lagu Jawa Hendra Kumbara kembali merilis lagu baru di masa pandemi Covid-19. Kali ini, Hendra menciptakan lagu berjudul Cara Baru yang bercerita tentang era new normal yang harus dilakukan masyarakat.

ADENNYAR WYCAKSONO, Radar Semarang

SORE yang sedikit mendung membawa koran ini datang ke Studio Syalala Production, Perum Green Village, Gunung Pati milik Hendra Kumbara. Kebetulan ia baru saja merampungkan proses syuting video klip Cara Baru yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Dengan secangkir kopi dan rokok di tangan, pria kelahiran Pati, 12 Agustus 1989 inimenjelaskan proses penggarapan lagu buatannya. Insipirasi adalah dari cara-cara orang-orang dan anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan saat berkegiatan di luar rumah untuk memutus mata rantai virus korona.

“Proses penggarapannya akhir Mei, saya rekam sendiri dan baru dirilis di Youtube pada 21 Juni lalu. Kebetulan mendapatkan dukungan dari Disbudpar Kota Semarang,” kata Hendra kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Setelah hampir sepekan dirilis, lagu Cara Baru telah dilihat sampai 12 ribu kali. Proses syuting dilakukan di beberapa objek wisata di Kota Semarang. Di antaranya, Semarang Zoo, Goa Kreo, Kota Lama Semarang , dan beberapa hotel di Semarang.

“Tujuan buat lagu ini adalah bisa menjadi pelecut semangat untuk mengadapi tatanan baru di era new normal ini. Produktivitas pun tetap harus ada, yang musisi ya berkarya yang pekerja yang tetap bekerja,” ujarnya.

Direktur Produksi Sandi Mumu menjelaskan, jika proses pembuatan video klip lagu tersebut hanya membutuhkan waktu tiga hari. Sementara untuk editing sekitar dua hari. Total penggarapannya memakan waktu lima hari. “Take khusus Hendra kita buat sehari penuh. Dua hari di objek wisata dan sisanya di hotel-hotel yang ada di Semarang,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Mumu ini mengaku, mencoba mengemas isi lagu dari dari Hendra dengan ilustrasi gambar yang detail. Misalnya, cara aman berwisata dengan menjaga protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, serta cara-cara hotel yang berinovasi mengganti tombol lift tangan dengan kaki.

“Konsep new normal yang ada kita aplikasikan menjadi sebuah video, termasuk untuk nyawer musisi yang ada di Kota Lama dengan menggunakan aplikasi nontunai juga kita tampilkan. Tujuannya juga sebagai cara edukasi,” tutur dia.
Di tengah pandemi ini, Hendra juga telah merilis album terbaunya berjudul Wayahe. Album tersebut berisikan sembilan lagu dengan konsep akustik Jawa. Hendara mengaku albumnya telah ia upload ke sejumlah platform media sosial. Seperti Youtube dan spotify.

“Saat ini sudah tersedia di Youtube, Spotify, Joox, dan lain-lain. Ada sembilan lagu yang saya buat, konsepnya akustik karena memang bikinnya di rumah, intinya adalah tetap berkarya,” katanya alumnus Seni Musik Unnes ini. (*/aro)





Tinggalkan Balasan