Lepas Jabatan Direktur saat Menyusun Tesis

Fandilla Susanti, Putri Kadus yang Jadi Wisudawati Terbaik Unnes

326
TERBAIK: Fandilla Susanti bersama keluarga usai melangsungkan wisuda Unnes secara daring.(DOKUMEN PRIBADI)
TERBAIK: Fandilla Susanti bersama keluarga usai melangsungkan wisuda Unnes secara daring.(DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.ID, Fandilla Susanti belum lama lalu dinobatkan sebagai wisudawati terbaik dalam wisuda secara daring pertama yang digelar Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mahasiswi Program Magister Ilmu Hukum ini meraih IPK nyaris absolut, 3,97.

JOKO SUSANTO, Radar Semarang

Fandilla Susanti terlahir dari keluarga biasa. Sumani Anto, ayahnya seorang Kepala Dusun (Kadus) di Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Sedangkan Lilis Suryani, ibunya, adalah ibu rumah tangga. Ia mampu menyelesaikan studinya dalam waktu 1 tahun 5 bulan 17 hari di jurusan hukum perdata Magister Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Unnes.

Gadis yang hobi berenang, membaca dan travelling itu dinyatakan lulus S2 usai mempertahankan tesis berjudul “Perlindungan Hukum pada Hak Konsumen Akibat Wanprestasi Pelaku Usaha (Studi Kasus pada PT Choyang Instrument Indonesia)”.

Tesisnya itu mengulas tentang bentuk perlindungan terhadap hak konsumen atas wanprestasi, baik perlindungan preventif dan perlindungan kuratif. Juga memberikan gambaran penyelesaian hukum saat terjadi wanprestasi yang dapat diselesaikan dengan cara penyelesaian sengketa di luar pengadilan melalui negosiasi secara damai.

“Penelitian itu saya selesaikan dalam waktu 7 bulan. Biar cepat selesai yang saya lakukan sebagai mahasiswi cuma fokus pada tujuan dan melakukan yang terbaik untuk proses penyelesaian tesis,”kata Fandilla Susanti kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (22/6).

Ia mengaku, predikat wisudawati terbaik itu bukan menjadi targetnya. Ia kuliah mengalir dan fokus belajar. Fandilla mengaku saat menyusun tesis sempat harus berkorban. Ia terpaksa keluar dari pekerjaannya sebagai Direktur PT Choyang Sehat Indonesia, perusahaan Korea Selatan pada November 2019.

“Saya resign agar bisa fokus membuat tesis. Saya memang berkarir dari nol. Awalnya sebagai Manager Marketing tahun 2017-2018, lalu 2018 diangkat menjadi direktur,” bebernya.

Ia mengakui, membagi waktu antara bekerja dan belajar tidak mudah dijalani. Apalagi ketika itu harus menempuh perjalanan jauh, pulang pergi dari Purwodadi ke Semarang. Setelah itu, pindah ke cabang Boyolali. Praktis, ia benar-benar harus bisa membagi waktu untuk kuliah, belajar, dan bekerja.

“Akhirnya, saya pilih keluar dari perusahaan dan fokus pada tesis. Memang di pikiranku ketika itu harus putuskan untuk memilih satu, toh tidak bisa memilih dua sekaligus. Kalau saya boleh memberi pesan kepada orang yang bernasib sama, maka pesannya lakukan semampumu dan tunjukkan yang terbaik dari dirimu, kemudian fokus pada apa yang ingin kamu capai,” ungkap Fandilla, yang juga alumnus sarjana hukum Unnes ini.

Buah manis menjadi wisudawati terbaik juga sebanding dengan pengorbannya. Yakni, saat akan menjalani ujian akhir semester. Saat itu, ia dari Boyolali ke Semarang mengendarai sepeda motor. Di tengah perjalanan, ia kehujanan. Praktis, sampai kampus basah kuyup. Ia sempat berganti pakaian di kos sahabatnya.

Begitu hasil semesteran keluar dan mendapat nilai A, ia merasa pengorbanannya terbayar. Baginya semua itu adalah perjalanan hidup yang harus disyukuri. Ia selalu teringat pesan kedua orangtuanya agar selalu melakukan yang terbaik, dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Kini, Fandilla aktif menjadi seorang advokat. Ia tercatat sebagai anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) versi pimpinan pusat Tjoetjoe Sandjaja Hernanto. Selain itu, Fandilla juga menjabat Direktur Keuangan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Bantuan Hukum Rumah Pejuang Keadilan Indonesia (DPP LBH RUPADI) dan Anggota Bidang Advokasi dan Hukum Badan Koordinasi Taman Pendidikan Alquran (Badko TPQ) Kota Semarang.

“Sekarang fokus advokat sama mempersiapkan pernikahan. Yang jelas, saya bersyukur atas semua ini,” ujar gadis kelahiran Kudus, 11 Februari 1995 ini. (*/aro)





Tinggalkan Balasan