Yang Ikut Warga Jateng, Luar Jawa hingga Mancanegara

Mengikuti Open House Virtual Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

226
LEBARAN VIRTUAL: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggelar open house virtual bersama istri Siti Atikoh dan anaknya Zinedine Alam di Puri Gedeh, Minggu (24/5). (ISTIMEWA)
LEBARAN VIRTUAL: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggelar open house virtual bersama istri Siti Atikoh dan anaknya Zinedine Alam di Puri Gedeh, Minggu (24/5). (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, Berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar open house virtual bersama istri dan anaknya, Siti Atikoh dan Zinedine Alam. Melalui aplikasi Zoom dan beberapa akun media sosialnya, Instagram, Facebook dan YouTube, Ganjar menyapa masyarakat di Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Minggu (24/5) pagi.

IDA FADILAH, Radar Semarang

RATUSAN masyarakat bergabung bersama melalui aplikasi Zoom. Ganjar melakukan open house virtual di rumah dinas Puri Gedeh Semarang. Tak hanya masyarakat lokal yang tergabung, beberapa berasal dari luar negeri.

“Rasanya aneh juga buat saya, karena baru yang pertama. Tapi asyik juga, ada dari mancanegara ternyata yang ikut,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dalam meeting tersebut dibagi menjadi beberapa sesi, setiap sesi diikuti 75 orang. Ia menyapa masyarakat secara acak.

“Maaf saya tidak bisa menyapa semuanya, mau secara acak saja. Salam buat keluarga ya, mohon maaf lahir dan batin. Kita berdoa semoga pandemi ini segera berlalu,” ujarnya.

Suasana berjalan sangat cair. Di setiap pergantian sesi, Ganjar menyelipkan hiburan berupa video pertunjukan dari Panggung Kahanan. Hal itulah yang membuat warga yang mengikuti open house virtual tidak canggung menyapa Ganjar dan keluarga. Salah satunya Eliya Pangalo, warga Sulawesi Barat.
Dia mengaku bisa mengikuti open house virtual itu setelah mengirim permintaan meeting bersama dengan menyertakan nama beserta kota asalnya, Polewali Mandar. “Sudah lama tidak keluar rumah ini Pak. Tidak percaya bisa ketemu Pak Ganjar. Salam ya buat keluarga, bapak. Mohon maaf lahir dan batin,” jelasnya

Beda pula saat Korirafli, ibu-ibu asal Kota Padang, Sumatera Barat menyapa Ganjar. Dia berkisah bagaimana dirinya menjalani lebaran tanpa keluar rumah. Bahkan dia terpingkal-pingkal saat Ganjar menanyakan apakah dia tetap membuat rendang di masa pagebluk ini.
“Semoga bapak tetap sehat ya, juga ibu (Siti Atikoh) dan masnya (Zinedine Alam). Mohon maaf ya pak,” tandasnya.

Selama dua jam melakukan meeting Zoom, sekitar 500 warga disapa Ganjar. Di sela-sela meeting tersebut Ganjar juga membuka live di akun media sosialnya, Instagram, Facebook dan YouTube.

Riyan salah satunya, pemuda asal Grobogan yang bekerja di Korea Selatan. Bahkan ucapannya Riyan membuat Ganjar dan istri tertawa terbahak-bahak.

“Di sini saya dan teman-teman sehat pak. Alhamdulillah pak yang mudik THR-nya. Mohon maaf lahir dan batin Pak,” tandasnya disambut tawa karena sesuai video Ucup Klaten dan Mbah Minto, yang penting Teh Ha Er. (*/aro)





Tinggalkan Balasan