alexametrics

Begini Kendala  Saat 3 Mahasiswa USM Ciptakan Game Jejak Pramuka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Tiga mahasiswa Universitas Semarang (USM) meraih juara II pengembangan game  tingkat nasional dalam acara Multimedia and Game Event (MAGE) yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Dalam perlombaan tersebut mereka  menciptakan game Jejak Pramuka.

ADALAH  Affandy Ichsan, Subkhan Asro’i, dan Mochammad Argasurya Fadli Prinata, ketiga mahasiswa membanggakan yang mampu menciptakan game Jejak Pramuka. Tak hanya mampu menciptakan game, mereka juga mampu meraih juara II pengembangan game tingkat nasional mengalahkan universitas-universitas ternama di Indonesia.

Tergabung dalam Marvind, sebuah Komunitas Information Technology (IT) Developer di USM, membuat mereka mampu menguasai ilmu gaming. Hanya menghabiskan waktu satu setengah bulan untuk ketiganya dapat menciptakan game Jejak Pramuka.

Baca juga:  40 Dosen USM Divaksin

Affandy mengaku, ia bersama teman-temannya melakukan diskusi dan perancanaan game pada saat jam kosong perkuliahan serta pada hari Minggu. Selama satu setengah bulan itulah mereka bertiga harus merelakan waktu bermain.

“Walau sudah terbiasa buat game, tapi kami tetap mengalami beberapa kesulitan pada tahapan codding,” ungkap pria 26 tahun ini kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (4/12).

Selain masalah codding, Affandy juga mengaku mengalami kesulitan saat menggambar asset yang berjumlah banyak. Selain itu, pada saat membuat animasi gambar dibutuhkan spesifikasi Random Access Memory (RAM) yang cukup tinggi. Jadi, sering kali terkendala laptop yang lambat. “Ya, untuk membuat game ini kami harus sabar,” ucapnya sambil tawa.

Baca juga:  Dulu Atlet Badminton, Pernah Alami Cedera Engkel Parah

Adapun ketiga mahasiswa Teknik Informatika ini memilih game bertemakan Pramuka terinspirasi dari kegiatan Pramuka di SMP Negeri 3 Mranggen. Kala itu, mereka melihat sang pembina terampil dalam menerangkan ilmu-ilmu kepramukaan, namun tak banyak siswa yang mendengarkan. Dari situlah kemudian terbersit di pikiran mereka untuk mengemas ilmu Pramuka ke dalam sebuah game yang menyenangkan. Harapannya, dengan adanya game Jejak Pramuka ini, para siswa bisa lebih tertarik untuk belajar Pramuka.

Sebelumnya, dalam ajang X Project 4.0 yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya (Ubaya) pada 2018 lalu, Affandy dan kawan-kawan juga sukses meluncurkan game berjudul Lawang Sewu. Game tersebutlah yang kemudian menjadi pemantik untuk Affandy supaya dapat produktif dalam menciptakan game yang bermanfaat untuk banyak orang.

Baca juga:  Ayah Kerja Serabutan, Menunggu Operasi Gratis dari RS di Jakarta

Saat ini, game Jejak Pramuka bisa dimainkan melalui Personal Computer. Ke depannya, Affandy ingin meluncurkan game ini ke platform digital seperti playstore dan appstore. Selain itu, rencananya ia juga akan menambahkan sub game. Jadi, nantinya di Jejak Pramuka akan ada beberapa pilihan game yang bisa dimainkan. (norma/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya