Kampanyekan Charity Run: Berlari untuk Kumpulkan Donasi bagi Anak Penderita Kanker

Radhita Endah Kusumaningtyas, Kumpulkan Donasi bagi  Penderita Kanker dengan Cara Berlari

271
HIMPUN DONASI: Radhita saat mengikuti Borobudur Marathon sejauh 42,195 kilometer, Minggu (17/11) lalu. (DOKUMEN PRIBADI)
HIMPUN DONASI: Radhita saat mengikuti Borobudur Marathon sejauh 42,195 kilometer, Minggu (17/11) lalu. (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.ID, Radhita Endah Kusumaningtyas adalah sosok wanita tangguh yang memanfaatkan masa mudanya untuk berlari. Tak sekadar berlari, perempuan kelahiran 27 April 1988 ini juga turut mengampanyekan Charity Run, yaitu berlari untuk mengumpulkan donasi bagi anak-anak penderita kanker.

RUNNING for cause and running for something. Itulah prinsip yang Dhita pegang hingga sekarang. Awalnya, lari hanyalah sebuah hobi bagi Dhita. Hingga kemudian ia merasa harus berbuat lebih di dalam melakukan hal yang dicintai itu. Hal ini bermula ketika awal 2018, ia bertemu dengan salah seorang kawan yang sedang berjuang melawan kanker. Kawan tersebut merupakan pendiri komunitas sosial Miles To Share. Dari situlah kemudian ia memutuskan untuk ikut bergabung di komunitas yang sudah beranggotakan lebih dari 300 orang tersebut.

Miles To Share sendiri merupakan komunitas sosial yang fokus pada literasi kanker. Dalam kiprahnya, Miles To Share ingin menyebar kesadaran pada khalayak umum bahwa kanker adalah suatu hal yang dekat dengan kita. Kanker bisa menimpa siapa saja mulai dari teman, keluarga, bahkan diri sendiri. Miles To Share juga ingin menghapus stigma masyarakat bahwa kanker adalah suatu hal yang kelam. Karena sesungguhnya kanker bisa dikalahkan dengan cara yang membahagiakan. Itulah mengapa kemudian Dhita beranggapan bahwa Miles To Share merupakan wadah yang tepat untuknya bisa berbagi.

Selain itu, alasan mendasar yang melatarbelakangi Dhita untuk berlari adalah ketika ia harus kehilangan saudara tercintanya akibat penyakit kanker. Hal itulah yang kemudian memperkuat keinginan Dhita untuk bisa berbuat lebih bagi para pejuang kanker.

“Mentor lari saya pernah mengatakan jangan hanya finish untuk diri sendiri. Finish lah karena ada sesuatu yang ingin dilakukan,” ungkap perempuan alumni Teknik Kimia Universitas Diponegoro ini kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (23/11).

Pertengahan November lalu, Dhita bersama Miles To Share ikut serta dalam event lari tahunan, Borobudur Marathon 2019. Tak main-main, Dhita mampu finished di kategori Marathon sejauh 42,195 kilometer. Tak mudah bagi perempuan yang berprofesi sebagai Assistant Manager ini untuk dapat menaklukkan Borobudur Marathon. Selama persiapan, ia mengaku harus pintar-pintar dalam membagi waktu antara latihan dan pekerjaan. Ia juga harus disiplin mengatur jam istirahat serta pola makan yang benar.

Lewat event Borobudur Marathon pula Miles To Share kembali melaksanakan Charity Run. Dhita menjelaskan bahwa sistem donasi Charity Run sangatlah mudah. Siapapun yang mengenal Dhita dan mendukungnya dalam berlari bisa mendonasikan dana melalui Kitabisa.com. Nantinya, dana tersebut akan disalurkan ke Yayasan Pita Kuning, yaitu yayasan kanker untuk anak.

“Kalau ditanya mau lari sampai kapan? Saya tidak tahu jawabannya. Selama saya mampu, maka saya akan terus lari untuk menggalang donasi,” ujar putri bungsu dari dua bersaudara ini.  (norma/aro)