alexametrics

Personelnya Tiga Dosen, Populerkan Musik Jazz di Kampus

Lebih Dekat dengan Soegi Band Unika Soegijapranata Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Selain untuk menyalurkan hobi, berdirinya Soegi Band juga bertujuan untuk melestarikan musik jazz di kampus. Kelompok band ini digawangi tiga dosen Unika Soegijapranata.

 EKO WAHYU BUDIYANTO, RADARSEMARANG.ID

TAK mudah membagi waktu antara menyalurkan hobi dengan rutinitas pekerjaan. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi tiga dosen di Unika Soegijapranata ini. Mereka adalah Donny Danardono, Yogi dan Anton. Ketiganya adalah personel Soegi Band yang mengusung lagu-lagu jazz.

Donny Danardono menjelaskan, dibentuknya kelompok band ini bertujuan untuk memopulerkan musik jazz di kampus. Berawal dari niat mulia itu, tiga akademisi yang tidak berasal dari disiplin ilmu musik, kemudian membentuk kelompok band. Ketiganya  sepakat mengambil nama Soegi Band yang dikomandoi oleh Donny Danardono, Kaprodi Program Magister Lingkungan Perkotaan. Sedangkan dua personel lainnya adalah Yogi, dosen Jurusan Digital Performin Art, dan Anton Laot, dosen Jurusan Hukum. Mereka juga sepakat untuk lebih memopulerkan musik jazz di Unika Soegijapranata.

Baca juga:  Ada 50 Anak Difabel, Berharap Bisa Hidup Normal dan Bahagia

“Awalnya hanya suka dulu sama musik jazz, kemudian ada teman lain seprofesi (dosen) ternyata ada yang suka, lantas jadilah band ini,” ujar Donny.

Dari mereka juga akhirnya muncul Soegi Jazz. Event musik festival tahunan yang diselenggarakan oleh Unika Soegijapranata. Di mana dalam event tersebut, musisi jazz nasional kerap hadir, seperti Dira Sughandi, Indra Lesmana, Israel Varela, dan lainnya.

Soegi Jazz bisa dibilang sebagai satu-satunya event kampus di Indonesia yang rutin digelar. Khususnya di bidang musik jazz. Hal itu tentunya juga atas peran dari tiga dosen Unika yang kreatif tersebut. Sejak terbentuk empat tahun yang lalu, Soegi Band selalu menjadi band pembuka untuk event Soegi Jazz. Tidak hanya menampilkan permainan musik jazz, mereka kerap juga mengawinkan dengan musik etnik jawa. Seperti penggunaan gamelan dalam setiap performance mereka.

Baca juga:  Dinar Laudya Rasti dan Balqis khairunissa, Kakak Beradik Jago Taekwondo

Dikatakan Doni, melalui Soegi Band, ia ingin terus mengampanyekan musik jazz kepada mahasiswa Unika. Menurutnya, selama ini pecinta musik jazz memang cenderung segmented. Hanya orang-orang tertentu yang menyukainya. Berbeda dengan genre musik lain yang banyak pencintanya. “Mengampanyekan musik jazz ke generasi muda, implementasi lainnya yaitu dengan adanya Soegi Jazz,” katanya.

Dikatakannya, sudah kali keempat digelar, Soegi Jazz sukses membius mahasiswa Unika untuk lebih menyukai musik tersebut. “Nyatanya setiap ada pertunjukan Soegi Jazz, selalu ramai oleh mahasiswa sini, dan juga luar Unika,” katanya.

Namun, saat ini Soegi Band belum membuat lagu sendiri, masih mengcover lagu milik orang lain. Tetapi di areansement ulang serta diberikan sentuhan musik etnik seperti gamelan. Untuk latihan, mereka lakukan disela-sela kesibukan menjadi seorang akademisi.

Baca juga:  Dies Natalis Unika ke-40, Selalu Berinovasi dan Siap Hadapi Tantangan Baru

Cita-cita mereka untuk Soegi Band memang tidak muluk-muluk, ingin terus bisa mengkampanyekan musik jazz ke generasi muda. “Supaya tidak segmented saja, namun musik jazz bisa disukai dan dinikmati oleh semua orang,” ujarnya.

Sehingga dengan semakin banyak mahasiswa Unika yang suka musik tersebut, berpotensi munculnya musisi-musisi jazz dari kampus itu. “Semakin banyak yang suka, maka berpotensi muncul bibit-bibit musisi jazz dari Unika,” katanya. (*/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya