alexametrics

Bekali Tanggung Jawab lewat Pekerjaan Rumah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MEMBERI anak tugas atau tanggung jawab untuk melakukan pekerjaan rumah ternyata bisa menghadirkan banyak hal positif. Kegiatan menyapu atau mengepel lantai rumah ternyata bisa memberi manfaat untuk tumbuh kembang anak. Ketika anak-anak sudah bisa memahami instruksi dan bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang ringan, kita bisa mulai memberinya tanggung jawab.

Semula ibu dua anak ini Dwi Astuti tidak pernah mengizinkan anaknya untuk membantu pekerjaan rumah. Lebih memilih menghabiskan waktu dengan bermain dan belajar lewat mainan. Setelah anak pertamanya berusia enam tahun disayangkan rasa tanggung jawab terhadap benda miliknya tidak ada.

“Dulu waktu anak pertama, tidak pernah anak menyentuh bahkan mengajarkan pekerjaan rumah. Rhaihan anak pertama saya hanya main dan belajar, pas sekolah usia enam tahun, apa-apa masih mamah papah, saat itu saya hamil anak ke dua. Repot, belajar dari pengalaman semua kedua anak saya harus belajar tanggung jawab lewat pekerjaan rumah,” ceritanya yang berkerja menjadi bidan.

Baca juga:  23 Tahun Mengabdi di Kampung, Niatnya Ibadah dan Bermanfaat Bagi Orang Lain

Keuntungan dari mengajarkan anak pekerjaan rumah sangat dirasakan Tuti, ia juga tak perlu lagi asisten rumah tangga. Pembagian tugas sudah menjadi perjanjian orang tua dengan anak. “Untuk saya justru bisa menekankan kepada anak untuk menepati janji atau sebuah perjanjian yang sudah disepakati. Apa lagi anak saya laki-laki semua harus bisa dipegang janjinya,” ungkapnya.

Hal ini juga dibenarkan Pemerhati anak Semarang Krisna Phiyastika tugas sederhana yang dilakukan anak usia lima tahun mungkin tampak sepele. Namun justru dari situ anak bisa mendapat pelajaran penting yang akan terus dibawanya hingga remaja dan dewasa.

“Sangat menarik jika orang tua sudah mulai memberikan tanggung jawab kepada anak dalam bentu pekerjaan rumah. Perlu selalu diingat kegiatan edukasi untuk anak harus dipastikan anak tersebut senang,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ketika anak berhasil menyelesaikan sebuah pekerjaan rumah, ia akan mendapat kepuasan batin. Hal ini pun bisa meningkatkan rasa percaya diri dan kemandiriannya. Tugas orang tua tetaplah mengawaasi. Bisa juga dilakukan bersama untuk membangun rasa peduli anak terhadap lingkungan sekitar.

Baca juga:  Awalnya Hasil Memancing, Kini Datangkan Pundi-Pundi Rupiah

“Terlebih dengan mengerjakannya bersama orang tua aka nada suasana yang diingat anak, pekerjaan rumah itu kegiatan yang menyenangkan karena membuat mama atau papa tertawa. Jika demikian sudah pasti semua keluarga akan lebih dekat,” tambahnya. (Maria Novena/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya