alexametrics

Seleksi Ketat, Diampu Mantan Paspampres

Melongok SMK Negeri Jawa Tengah

Artikel Lain

Siswa di sekolah ini tidak dipungut biaya apapun. Semuanya gratis. Meski demikian, untuk memasuki sekolah ini tidaklah mudah. Seleksinya sangat ketat.

Sigit Andrianto, RADARSEMARANG.ID

SYARAT pertama dan utama untuk masuk ke sekolah ini adalah berasal dari keluarga kurang mampu. Itu saja belum cukup. Setidaknya mereka harus melewati enam tahapan seleksi. Tahapan tersebut adalah mengirim berkas berisi surat miskin, foto rumah dan hasil akademik. Semua dikirimkan untuk pendaftaran online.

Tes selanjutnya yang harus dilewati pendaftar adalah tes potensi akademik, tes kesehatan dan wawancara untuk anak dan orangtua. Setelahnya, barulah dilakukan kunjungan ke rumah masing-masing calon siswa untuk dicocokkan dengan data yang dikirimkan, hasil wawancara dan kondisi sebenarnya.

Baca juga:  Sewakan Perahu Sederhana, Sungai Dihias Lampion

“Tahun ini, pendaftaran Februari lalu, ada 2500 pendaftar dan yang diterima 264 siswa untuk tiga kampus. 120 siswa di Semarang, 48 siswa di Pati, 96 siswa di Purbalingga,” ujar Yudi Wibowo, Kepala SMKN Jateng.

Ia menjelaskan, mereka yang lolos dipersilakan memilih program keahlian. Ada sembilan program keahlian yang tersebar di tiga kampus, Semarang, Pati dan  Purbalingga. Kampus Semarang ada lima program terdiri atas Bisnis Konstruksi dan Properti, Teknik Elektronika Industri, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik Pemesinan.

”Program keahlian di kampus Kabupaten Pati ada Agribisnis dan Pengolahan Hasil Pertanian serta Teknik Perbaikan Body Otomotif. Sementara di Purbalingga ada Teknik Pemesinan dan Teknik Pengelasan,” jelas Yudi.

Baca juga:  Alihkan Kebiasaan Main Game dengan Berlatih Karawitan

Semua program keahlian di sekolah berbasis boarding school ini, diampu oleh para ahlinya. Seperti di Semarang, ada 88 tenaga ahli terdiri atas pengajar, instruktur, perawat dan dokter. ”Bahkan ada instruktur di asrama yang pensiunan TNI. Dulunya pernah bertugas di Paspampres,” ujarnya bercerita.

Tak heran kalau kedisiplinan dan kerapian siswanya tidak dapat diragukan lagi. Saat koran ini mengunjungi SMKN Jawa Tengah menjelang ujian lalu, sikap disiplin ditunjukkan oleh siswa-siswinya. Sikap hormat kepada yang lebih tua. Hingga hal kecil, penataan sepatu di depan ruang kelas sangat memperlihatkan bahwa kualitas mereka tidak diragukan.

Tak heran, lulusan SMK Negeri Jawa Tengah menjadi rebutan perusahaan-perusahaan ternama. Terlebih, sebelum lulus, para siswa bisa menentukan akan bekerja di mana.

Baca juga:  Berseragam PDL, Rangkul Korban Tenggelam yang Panik

Disampaikan kepala sekolah, SMKN Jateng sudah meluluskan 354 siswa yang terbagi dalam tiga angkatan. Sebanyak 81 persen terserap di berbagai perusahaan ternama, 15 persennya meraih beasiswa kuliah dan sisanya, sebanyak 4 persen, menjadi anggota TNI/Polri atau sebanyak. (*/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya