alexametrics

Sejak Masih TK Sudah Dikenalkan Gulat oleh Sang Kakek

Fauzal Juan Ramadhan, Peraih Medali Emas Lomba Gulat di Thailand Sport School Game 2019

Artikel Lain

Fauzal Juan Ramadhan telah membawa nama harum bangsa Indonesia di ajang perlombaan tingkat internasional. Atlet gulat Jawa Tengah ini meraih medali emas di ajang Thailand Sport School Game 2019.

HARIYANTO, RADARSEMARANG.ID

 

Ya, saya meraih juara satu di Thailand Sport School Game 2019. Senang sekali dapat meraih emas di kejuaraan dunia. Ini menambah motivasi saya untuk terus berprestasi dalam lomba-lomba yang lain,” ujar Fauzal Juan Ramadhan kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (13/8).

Pemuda 17 tahun ini mengatakan, event bergengsi itu digelar 29 Juli sampai 8 Agustus lalu. Dia yang tergabung dalam skuad Jateng, sukses menyumbangkan emas di kelas 57 kg Grego Roman. Selain Fauzal, rekannya Anisa Funky Wiwin Putriani, 15, juga meraih medali emas. Keduanya merupakan atlet gulat binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah yang bermarkas di KONI Jatidiri Semarang.

Iya, sama dia, Anisa Pungki. Saya final lawan atlet Thailand semua. Main 3 kali, musuhnya 4,” kata anak kandung dari pelatih gulat Solo,  Catur Bambang Priadi ini.

Baca juga:  Terpesona Puncak Bukit Batu Utama

Fauzal mengaku menggeluti olahraga yang tergolong keras ini sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) pada 2007. Menurutnya, orangtuanya juga memberikan support lantaran dari keluarga yang memiliki hobi sama, terlebih sang kakek, almarhum Darmanto .

“Sejak masih TK B. Itu dari keluarga, senang dengan olahraga, ikut latihan kakek hampir setiap hari,” bebernya.

Siswa SMA kelas XII kelahiran Sukoharjo, 30 Nopember 2001 ini menuturkan, ia latihan gulat secara rutin hingga menginjak SMP. Fauzal juga diterjunkan mewakili sekolahnya mengikuti lomba gulat di Kota Semarang ketika masih duduk kelas 1 SMP.

“Saya mendapat peringkat 3. Akhirnya terus menjadi semangat latihan. Kepada adik-adik yang juga suka olahraga, gunakan masa mudamu lebih berguna untuk masa tuamu,” pesannya bijak.

Fauzal juga mengakui ketika kecil sampai menginjak SMP belum pernah mengalami sesuatu yang fatal terhadap tubuhnya, baik dalam mengikuti perlombaan maupun latihan. Namun pada saat menginjak kelas XI SMA mengalami cidera pada saat latihan. Namun demikian, hal tersebut tak membuat patah semangat dan terus berlatih.

Baca juga:  Peduli Penderita Thalasemia hingga Gagas Pelatihan Kerja Difabel

Ya, pernah cidera. Ya gak apa-apa masih berani. Menurut saya, olahraga gulat menyenangkan, seru,” ujarnya.

Meski memiliki keahlian olahraga gulat, Fauzal tidak bersombong diri dan semena-mena terhadap rekannya dan orang lain. Remaja yang bercita-cita menjadi presiden ini mengatakan harus bisa menahan emosi seperti halnya orang lain.

“Kalau latihan ya harus bisa menahan emosi, karena pada saat latihan itu kan yang dihadapi teman sendiri. Apalagi pas lagi latihan gulat itu kan tubuh peluk-pelukan dan keringat jadi satu, jadi kita anggap saudara sendiri,” katanya.

Semangat yang terus bergelora dalam jiwa Fauzal saat berlatih tak sia-sia. Segudang prestasi pernah diraihnya dalam berbagai ajang olahraga ini. Menurutnya, salah satu kunci sukses untuk meraih prestasi adalah kedisiplinan.

“Latihan tepat waktu, disiplin, jangan pernah berbohong saat program latihan. Itu saja,” tegasnya.

Sederet prestasi yang pernah diraihnya adalah Kejurda 2015 di Brebes mendapat medali perak. Kejurda Junior Remaja di Grobogan 2016 meraih juara 1. Kemudian seleksi Popnas 2016 di Magelang juara 1. Popnas 2017 di Grobogan meraih juara 3. Selain itu, Kejurda U23 di Sukoharjo meraih juara 1. Poprov 2018 di Surakarta meraih medali emas. Kejurnas antar PPLP di Medan menjuarai 1, Popda 2019 juara 1 termasuk terbaru Thailand Sport School Game 2019 di Thailand, meraih juara 1.

Baca juga:  Banyak yang Kosong, Ada yang Jadi Kantor BKM

“Ke depan akan ikut Popnas 2019 bulan Oktober di Papua, targetnya emas dan Pra Pon di Jakarta, targetnya sama,” terangnya.

Sepulang dari Thailand dengan membawa medali emas, Fauzal dan Anisa Pungki langsung membawa medali emas tersebut ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya, Puri Gedeh Semarang, awal Agustus 2019 lalu. Keduanya juga mendapat ucapan selamat dari orang nomor satu di Jawa Tengah ini. Atas prestasinya ini, Fauzal dan Anisa berangkat untuk menghadiri acara salah televisi swasta di Jakarta, Selasa (13/8) kemarin.

“Semua ini berkat latihan, doa dan dukungan semua pihak. Kami berterimakasih kepada semuanya, dan juga Pak Gubernur Ganjar yang sangat mendukung pengembangan olahraga di Jateng ini,” katanya. (*/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya