Taman Gantung Bulustalan Hijaukan Kampung

417
RW 3 Kelurahan Bulustalan andalkan taman gantung untuk penghijauan di lingkungan kampung. (Dewi Akmalah)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Lahan sempit tidak menjadikan warga RW 3 Kelurahan Bulustalan Kecamatan Semarang Selatan tidak memiliki lingkungan yang asri. Mereka justru memanfaatkan kekurangan tersebut untuk membuat langkah penghijauan yang kreatif untuk menjadi Kampung Bersih, Hijau dan Sehat.

Ketua RW 3 Kelurahan Bulustalan Ahmad Sugiono menuturkan pihaknya memang mendorong warga untuk tidak berputus asa membuat lingkungannya menjadi asri. Meskipun berada di tengah kota dengan cuaca yang panas dan lahan yang terbatas, pihaknya menyarankan untuk membuat beragam inovasi penghijauan. Salah satunya dengan memanfaatkan botol bekas. Nantinya botol tersebut dibentuk dan digunakan sebagai pot atau media tanam bagi tumbuhan.

“Pot botol tersebut kalau sudah kita gantung di pagar rumah warga atau dinding luar rumah warga. Jadi bisa sepeti taman gantung,” ujarnya.

Selain itu ia menyadari lingkungannya memang lebih panas dari daerah lain di Semarang. Maka dari itu agar tumbuhan yang ditanam tidak cepat layu, pihaknya mengajak warga untuk menanam tanaman yang tahan panas. Seperti kaktus, ephorbia, bunga kertas, lidah mertua dan masih banyak lainnya yang notabene membutuhkan perawatan lebih gampang daripada tanaman lainnya. Meskipun begitu pihaknya tetap menjadwalkan waktu rutin untuk penyiraman. Sehingga tanaman tersebut tetap mendapat perawatan yang baik.

“Gantian antarwarga. Jadi walaupun sudah tahan panas mereka tetap disiram. Kalau tidak yang namanya makhluk hidup ya akan tetap mati,” lanjutnya.

Untuk ke depan pihaknya berharap akan semakin banyak warga yang mengembangkan ide kreatif untuk metode tanam lahan sempit tengah kota. Salah satunya dengan menggunakan cara tanam hidroponik dan aquaponik. Selain itu ada pula ide mengenai taman rambat yang dapat ditanami buah anggur. Sehingga meskipun dengan kendala yang ada tidak menjadi halangan warga untuk tetap memiliki lahan terbuka hijau dan memberikan udara segar di lingkungan dari upaya mereka sendiri.

“Ya kita memang berproses. Doakan saja dananya cepat terkumpul untuk membentuk inovasi media tanam lainnya,” jelasnya. (akm/ton/bas)

Tinggalkan Balasan