alexametrics

Lurah Jerakah Bagikan Tanaman Katuk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TUGU — Kelurahan Jerakah Kecamatan Tugu membagikan tanaman obat keluarga (toga) berupa tanaman katuk kepada warga se-Kelurahan Jerakah. Pembagian itu dimaksudkan agar setiap rumah dapat menanam tanaman katuk yang khasiatnya cukup banyak. Termasuk warga di wilayah RW 1 yang ikut Lomba Kampung Hebat kategori Kampung Bersih, Hijau dan Sehat.

“Dengan warga menanam tanaman katuk sehingga dapat dimanfaatkan bagi warga sehingga kesehatan warga menjadi terjaga,” kata Lurah Jerakah, Sukiyono, Jumat (3/1).

Sukiyono mengaku, saat ini di Kelurahan Jerakah terdapat ribuan bibit katuk yang nantinya dibagikan kepada warga. Mereka bisa menanam di pekarangan atau di pot. “Ini sangat bermanfaat sekali selain untuk kesehatan juga bisa dimasak dan digunakan sebagai sayur dan dimakan sekeluarga,” tambahnya.

Baca juga:  Keja Bakti Malam Jaga Lingkungan

Sukiyono mengaku, wilayah RW I ikut kategori Kampung Bersih, Hijau dan Sehat karena warganya guyub dan giat dalam melakukan kerja bakti. “Saat ini yang dikerjabaktikan oleh warga biasanya membersihkan saluran agar tidak terjadi banjir,” tambahnya.

Ketua PKK RW 1 Sri Budiningsih mengatakan, di wilayahnya terdapat kegiatan pilah sampah. Kegiatan ini menunjang kebersihan kampung.

Kemudian di RT 2 terdapat posyandu Puspasari yang dibuka setiap Kamis minggu pertama untuk pelayanan balita dan lansia. “Biasanya untuk kegiatan posyandu kita bekerjasama dengan Puskesmas Karanganyar serta memberikan penyuluhan kepada lansia dalam masalah kesehatan,” katanya.

Budiningsih mengaku, di wilayah RW 1 juga terdapat taman yang ditanami tanaman herbal sehingga bisa dimanfaatkan oleh warga, baik untuk kesehatan maupun untuk keperluan memasak. “Banyak tanaman herbal yang ditaman di taman tersebut, sehingga warga bisa memanfaatkan tanaman tersebut untuk keperluan kesehatan,” imbuhnya.

Baca juga:  Warga Jatirejo Hijaukan Kampung dengan Seribu Pohon

Pemeriksaan jentik juga dilakukan oleh warga setiap Jumat. Angka Bebas Jentik (ABJ) di wilayah ini termasuk tinggi, di atas 95 persen sehingga jarang ditemui nyamuk rumah warga.
“Apabila ditemukan jentik nyamuk maka pemilik rumah akan dipanggil dan beri penyuluhan tentang kesehatan dan adanya temuan jentik nyamuk tersebut,” jelasnya. (hid/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya