alexametrics

Tinggalkan Individualisme, Saatnya Gerak Bersama

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo M.Si baru saja menerima penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021. Penghargaan ini diberikan karena ia memiliki dedikasi yang tinggi sebagai Aparatur sipil Negara (ASN) di Wonosobo.

One Andang Wardoyo dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya atas apa yang telah diberikan Jawa Pos Radar Semarang kepadanya. Meskipun ia merasa masih belum pantas menerima penghargaan tersebut.

“Sampai saya mau menerima ini masih ada pertanyaan yang mengganjal dalam diri saya. Apakah benar saya sudah pantas,” ujar ASN yang sudah malang melintang di berbagai kedinasan tersebut.

Dengan kerendahan hatinya itu, ia mengaku jika apa yang dilakukannya selama ini untuk menjadi ASN merupakan tanggungjawab yang harus diembannya. Adapun kebaikan yang telah diterimanya itu tidak lain dari hasil seluruh ASN yang telah bekerja keras selama ini.

Baca juga:  Appraisal Waduk Bener Cuma Butuh 10 Hari

“Saya hanya mewakili seluruh ASN di Kabupaten Wonosobo saja yang memang selama ini telah berjuang dengan keras bagi kemajuan daerah ini,” katanya pada gelaran Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021 di Ruang Mangun Koesumo Setda Wonosobo pada 23 Desember 2021 lalu.

Ia menyebut jika ASN yang lebih senior dan berpengalaman di Wonosobo banyak jumlahnya. Namun ia mengakui jika selama ini kerja mereka lebih banyak di internal ASN. Sehingga banyak mewakilkan kepada Sekda untuk berbicara banyak di publik.

“Jadi penghargaan ini sebenarnya didedikasikan untuk para ASN di Wonosobo. Mulai dari kasi, kabid dan seterusnya hingga ke kadin yang telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya selama ini,” katanya.

Baca juga:  Ditinggal Kondangan, Rumah Ludes Terbakar

Seskipun saat ini dirinya menjabat sSekda Kabupaten Wonosobo, tidaklah bisa berbuat sesuatu tanpa ada dukungan dari seluruh stakeholder yang ada. Padahal dukungan ini menjadi penting agar seluruh OPD dan berbagai unsur itu bisa bekerja secara maksimal.

“Karena tantangan terberatnya saat ini bagi kita (ASN) adalah meninggalkan sikap individualistik menjadi gerakan bersama. Jadi seharusnya sudah tidak ada yang saling meninggikan ego. Karena secara individu saat inI kan ASN sudah baik. Tinggal bagaimana cara untuk berjalan bersama,” katanya.

Ia mengaku jika dalam merumuskan visi Gerak Bersama ini memang butuh saling mendukung. Dari tiap individu berjalan bersama dan saling mengisi. Sehingga apa yang menjadi cita-cita bupati saat ini untuk merealisasikan sesarengan mbangun Wonosobo itu bisa tercapai.

Baca juga:  Konsisten Kenalkan Jamu ke Pasar Dunia, Sido Muncul Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi menjelaskan, anugerah tersebut diberikan kepada sekda lantaran bisa memberi inspirasi bagi banyak orang. Atas dedikasinya selama ini dalam menjalankan peran sebagai ASN. Apalagi sekda merupakan penerjemah dari seluruh gagasan bupati dalam membangun Wonosobo selama lima tahun ke depan.

“Di dalam pemerintahan yang baik, tentu ada sistem yang juga dibangun dengan baik. Kita tahu bahwa selama pandemi Covid 19 ini banyak ASN yang Work from Home (WFH), tpak Sekda mampu mengerti bagaimana (caranya), meski mereka WFH, masih tetap produktif bekerja dari rumah,” tandasnya.

Tanpa integritas dan loyalitas yang besar, menurut Baehaqi, itu akan sangat sulit dicapai. Sehingga dalam kebijakan Bela Beli Beras atau Bela Beli Sayuran “ertanian bisa dilaksanakan dengan baik. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya