alexametrics

Penghargaan untuk Inovasi Wali Kota dan Kapolres

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Wali Kota Magelang Muchammad Nur Aziz dan Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin hari ini (2/12) akan menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021. Penghargaan ini diberikan atas inovasi yang mereka buat dalam melayani masyarakat.

Nur Aziz meraih anugerah untuk kategori Konsistensi Program Jemput Sakit Antar Sehat. Dengan latar belakang sebagai dokter, ia menempatkan bidang kesehatan menjadi salah satu prioritas yang harus ditingkatkan. Gebrakannya lewat program jemput sakit antar sehat. Sebuah program layanan kesehatan, dengan menjemput pasien/warga dari rumah atau tempat kejadian dalam kondisi darurat, dengan cepat dan tepat.

Warga dalam kondisi nondarurat yang terkendala akses transportasi menuju fasilitas kesehatan tingkat lanjut pun akan dijemput dan diantar pulang dalam kondisi sehat. Tim public safety center 119 Kota Magelang bersama PMI Kota Magelang turun langsung ke lapangan menjemput warga yang sakit untuk diobati, dan kembali mengantar ke rumah dalam kondisi sehat.

Baca juga:  Bupati Dico Kembangkan Sport Tourism

Sementara Asep mendapatkan apresiasi untuk kategori Polisi Responsif Cegah Kriminalitas. Ia membuat gebrakan program untuk mencegah tindak kriminalitas di tengah masyarakat. Yakni, dengan membentuk Tim Tidar Response atau lazim disebut Tim Timor. Tim Timor akan berpatroli keliling Kota Magelang, sejak malam hingga pagi hari, menyasar tempat-tempat yang sering dikunjungi warga maupun lokasi yang sepi. Tim Timor mengedepankan sisi humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat saat berpatroli. Keberadaan inovasi pelayanan keamanan Polres Magelang Kota ini, terbukti mampu menekan angka kriminalitas di wilayah Kota Magelang.

“Pak wali kota dan Pak kapolres menggelorakan semangat perubahan, membuat terobosan, maupun menyajikan perilaku yang patut dicontoh,” tutur General Manager Jawa Pos Radar Semarang Iskandar, Rabu (1/12).

Baca juga:  Tinggalkan Individualisme, Saatnya Gerak Bersama

Iskandar menjelaskan, di tengah kesulitan ekonomi dan gerak sosial akibat pandemi Covid-19, tak serta-merta membuat pesimistis orang-orang yang selalu berpikiran positif. Inovasi, kreativitas, kerja keras, justru muncul pada mereka yang bervisi ke depan. Kedua calon penerima anugerah ini merupakan bagian dari mereka yang bervisi ke depan.

Ketua Panitia Pratono menambahkan, Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021 mengusung tema Menebar Inspirasi, karena Jawa Pos Radar Semarang sebagai elemen masyarakat di Jawa Tengah, tidak akan pernah berhenti untuk menyampaikan hal-hal positif. Harapannya, inspirasi ini bisa menjadi semangat/spirit bagi masyarakat.

Mereka yang diberi apresiasi berasal dari berbagai kalangan. Di antaranya, kalangan pemerintahan, swasta, akademisi, legislatif, aktivis, seniman, budayawan, dan sebagainya. Tak hanya secara personal, apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021 juga diberikan kepada kelompok masyarakat yang berkiprah positif atas aktivitas mereka. Baik itu komunitas, kelompok-kelompok pekerja, dan sebagainya. Apresiasi juga diberikan kepada instansi/kelembagaan, baik itu pemerintahan maupun swasta atas inovasi program maupun pelayanan publik. (ton/aro)

Baca juga:  Dico dan Chaca Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya