alexametrics

Menebar Inspirasi di Tengah Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang -Sebanyak enam penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas inovasi, kontribusi, dan dedikasi tokoh berpengaruh menghadapi masalah selama pandemi Covid-19. Acara spesial Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021 tersebut digelar di All Stay Hotel secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat, Kamis (25/11).

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi mengatakan, pandemi selama dua tahun telah melumpuhkan berbagai sektor. Namun dengan hadirnya sosok perseorangan, komunitas, maupun instansi yang memiliki kepedulian besar, melahirkan berbagai inovasi dan terobosan mampu membangkitkan spirit masyarakat dan menginspirasi khalayak. Karenanya, Jawa Pos Radar Semarang melalui agenda tahunan kali ini mengundang keenam pihak untuk menerima penghargaan. Meski acaranya tak sebesar sebelum pandemi, hal itu tak mengurangi esensi dan kekhidmatan acara.

Baehaqi mengungkapkan, resiliensi Jawa Pos Radar Semarang sebagai media cetak untuk tetap bertahan meski dilanda pandemi. Koran ini terbilang sukses bertahan tanpa mem-PHK pegawai atau pun memotong upahnya. Ia juga menyerukan bila media juga dapat memberitakan hal positif. Terlebih selama pandemi masyarakat lebih memerlukan informasi yang mendorongnya untuk bangkit ketimbang pemberitaan yang membuat stres.

Semangat menebar hal positif itu akhirnya diusung sebagai tema Anugerah Jawa Pos Radar Semarang kali ini, yakni Menebar Inspirasi. Dengan harapan masyarakat dapat terinspirasi dari para penerima penghargaan untuk bangkit kembali.

“Melihat dan mengungkapkan kebaikan seseorang atau pemerintah itu memang tidak mudah. Maka kita gagas good news is good news,” katanya.

Keenam penerima penghargaan dari berbagai daerah di Jateng dinilainya sebagai sosok atau pihak yang layak diapresiasi atas dedikasinya pada masyarakat. Penghargaan pertama diberikan kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sebagai kepala daerah yang responsif terhadap pengaduan masyarakat. Berbagai pelayanan publik dan platform aduan digagas oleh Hendi –sapaan akrab wali kota. Mulai dari Lapor Hendi, layanan call center, penyaluran oksigen darurat, hingga pengadaan Ambulans Hebat. Hendi sendiri kemarin berhalangan hadir karena masih di Jakarta, dan diwakilkan kepada Asisten 2 Wali Kota Semarang Widoyono.

Widoyono menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi dari Hendi atas anugerah yang diterimanya. Berkat kerja sama berbagai pihak saat ini kondisi kasus Covid-19 di Semarang sudah menurun drastis, jauh lebih baik. “Akhir-akhir ini kita mencatat rekor nol kasus dan kematian sejak memasuki PPKM level 1,” ungkap Widoyono usai menerima penghargaan.

Penghargaan selanjutnya diberikan kepada Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid atas kiprahnya memulihkan perekonomian melalui pemberdayaan UMKM di Kota Pekalongan selama pandemi Covid-19. Dengan penuh rasa bangga, Afzan menerima penghargaan tersebut. Kerja kerasnya mengadakan berbagai program cukup membuahkan hasil. Batik, kerajinan, dan kuliner sebagai andalan sektor perekonomian Pekalongan sudah memperlihatkan tren positif.

“Sekarang kita sudah latih para pedagang dengan digital marketing. Kami juga buat program Ayo Jajan bagi para ASN. Tujuannya untuk nglarisi para UMKM, sekaligus menyalurkan bantuan beras kepada pelaku UMKM yang terdampak Covid-19,” terangnya.

Tak jauh dari Pekalongan, penghargaan berikutnya diberikan kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang Nur Faizin untuk kategori Politisi Peduli Wong Cilik. Pasalnya, selama pandemi Faizin semakin sering blusukan melihat kondisi masyarakat terdampak Covid-19. Karena kedekatannya dengan masyarakat akar rumput, tak jarang ia menerima aduan secara langsung bila terjadi masalah. Dalam banyak kesempatan, pihaknya juga menyalurkan bantuan materiil sebagai bentuk support untuk warganya.

“Prinsip yang saya pegang khoirunnasi anfauhum linnasi atau sebaik-baiknya manusia itu yang bisa menebar manfaat untuk orang laon,” tandas Faizin.

Lebih lanjut pandemi telah menghabiskan energi, waktu, uang semua masyarakat. Sehingga mereka perlu suntikan untuk bangkit kembali. Dalam hal ini selaku aktor penggerak perekonomian, Bank Jateng meluncurkan berbagai kemudahan untuk pelaku usaha.
Untuk itu, koran ini memilih Bank Jateng sebagai penerima penghargaan atas Inovasi Layanan Kredit Startup Milenial. Sekretaris Perusahaan Bank Jateng Herry Nunggal Supriyadi mewakili Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno menerima anugerah tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi kepada semua penerima karena telah berkomitmen mengembangkan berbagai sektor di daerah masing-masing. Ia juga berharap Jawa Pos Radar Semarang mampu bertahan menghadapi gempuran media sosial di era disrupsi.

Di samping itu, dari sektor pendidikan dua kampus besar di Semarang terpilih menerima penghargaan. Yakni, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang atas keberhasilannya mengedepankan dan merawat nilai-nilai toleransi, serta Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dengan terobosan kemudahan fasilitas biaya pendidikan.

“Untag menjadi satu-satunya kampus yang diberi izin Kemenbudristek membuka program studi Pendidikan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Suparno, rektor Untag saat memberikan sambutan.

Di sisi lain, Suparno juga memuji kejelian Jawa Pos Radar Semarang memilih enam tokoh yang kemarin mendapatkan penghargaan. “Jawa Pos Radar Semarang tidak salah memilih. Enam tokoh ini memang layak mendapatkan penghargaan,” ujar Suparno yang saat mengawali dan mengkhiri sambutan selalu dengan pekik merdeka.

Lain dengan Untag, Rektor Unimus Masrukhi memberi kemudahan biaya pendidikan untuk mahasiswanya selama pandemi Covid-19. Usahanya cukup berhasil menarik perhatian. Sehingga pada penerimaan mahasiswa baru jumlah pendaftar melebihi target. Mencapai 3.500 mahasiswa baru.

Guru Besar Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini juga memuji Jawa Pos Radar Semarang. Sebab, di tengah serbuan media online dan media sosial, Jawa Pos Radar Semarang tetap survive dan justru berkembang. “Saya ini pembaca setia Jawa Pos sejak lama. Saya akui, Jawa Pos penuh inovasi, sehingga mampu bertahan hingga sekarang. Padahal di luar sana banyak media cetak yang tutup,” katanya.

Ia sangat berterima kasih, karena selama ini Jawa Pos Radar Semarang telah mensupport Unimus sehingga mampu berkembang hingga saat ini. “Alhamdulillah kami baru saja membangun Unimus Mart, dan sedang menyiapkan Unimus Farm. Nanti akan dibangun kandang-kandang hewan seperti sapi, kambing dan lainnya. Monggo Pak Direktur Radar Semarang pinarak, nanti kita ngopi di dekat kandang sapi. Sensasinya pasti luar biasa,” ujarnya disambut tepuk tangan.

Usai acara penyerahan piala dan sertifikat penghargaan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Diharapkan kemitraan yang telah dijalin dapat terus berlanjut. (taf/aro)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya