Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iklan Sido Muncul Ikut Angkat Pariwisata Indonesia ke Dunia Internasional

P
Penulis: Pratono❯
Spv Humas Sido Muncul Semarang Septiana Nur Utami menerima penghargaan dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi dalam Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025.
Spv Humas Sido Muncul Semarang Septiana Nur Utami menerima penghargaan dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi dalam Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025.

RADARSEMARANG.ID--PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul tidak hanya mengukir reputasi sebagai perusahaan jamu herbal terkemuka, tetapi juga meneguhkan komitmennya terhadap kemajuan pariwisata nasional.


Advertisement

Melalui kemasan pesan dalam iklan-iklan produknya, Sido Muncul menjadikan layar sebagai jendela bagi dunia untuk melihat pesona Indonesia.

Lewat sejumlah iklan pariwisata ini, Sido Muncul menjadi salah satu penerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025.

Perusahaan jamu herbal ini dianugerahi kategori “Perusahaan Jamu Herbal Peduli Pariwisata Nasional”.

Advertisement

Penghargaan diterima Spv Humas Sido Muncul Semarang Septiana Nur Utami dalam Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025 di Hotel Gets Semarang pada 19 September 2025.

Penghargaan ini diberikan kepada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul atas kiprahnya dalam mempromosikan lokasi wisata ke kancah nasional dan internasional lewat iklan-iklan produknya.

Tolak Angin mengisahkan keanggunan alam dan budaya di Sumba Timur, NTT serta Manado, Sulawesi Utara.

Advertisement

Sementara Kuku Bima Energi membentangkan panorama menakjubkan Labuan Bajo dan menyorot keindahan Rawa Pening di Kabupaten Semarang.

Dengan harmoni antara kearifan herbal dan promosi wisata, Sido Muncul menghadirkan narasi bahwa kesehatan dan keindahan negeri ini layak dirayakan bersama, di panggung nasional maupun dunia.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi dalam sambutannya menyebut, para penerima penghargaan adalah tokoh yang mendedikasikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara ini.

Pemberian penghargaan ini, dipantau wartawan Jawa Pos Radar Semarang, baik wartawan media cetak, online, dan televisi yang tersebar di seluruh daerah.

Didukung pula Radar Semarang Academy yang bergerak dalam pengkajian, pengembangan, dan pendidikan.

"Bisa jadi banyak orang yang tidak tahu. Bisa pula banyak orang yang tidak mau tahu. Tetapi kami dengan hati nurani, dan pikiran yang jernih, melihat, Bapak, Ibu, dan Saudara adalah tokoh yang patut mendapat apresiasi," jelas dia.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang juga meraih penghargaan kategori Dedikasi Membangun Negeri mengatakan, pemberian penghargaan bagi tokoh inspiratif ini, bisa memulihkan kondisi Jawa Tengah yang beberapa waktu lalu sempat dalam kondisi tidak baik-baik saja, termasuk di Indonesia.

"Dengan diberikannya penghargaan tokoh inspiratif, maka di Jawa Tengah akan timbul semangat, spirit, lagi. Dengan adanya motivasi Jawa Pos, dalam hal ini Radar Semarang, memberikan spirit kepada kita dan teman-teman sekalian, para tokoh dan para bupati. Sehingga penghargaan ini tidak hanya merupakan seremonial tetapi punya tanggung jawab moral dalam rangka membangun pilihan kita secara bersama-sama di seluruh sektor kehidupan di tempat kita. Setuju?" tuturnya diikuti riuh para tokoh yang hadir.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat saat peluncuran iklan Tolak Angin versi “Wonderful Manado” di Jakarta pada 16 Januari 2024 mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya dengan budaya dan pesona alamnya, dan Manado layak dipilih karena memiliki banyak lokasi wisata yang dapat dikunjungi.

“Manado memiliki banyak tempat wisata yang indah dan kami ingin memperkenalkan Tolak Angin ke mancanegara melalui iklan yang dikemas melalui musik supaya lebih mengena dengan memamerkan visual keindahan Indonesia beriring dengan pengenalan obat tradisonal khas tanah air. Sebelumnya kami meluncurkan iklan dengan memperkenalkan Sumba Timur, kali ini kami mengangkat daerah Sulawesi Utara,” ujar Irwan Hidayat.

“Kami berharap dengan diluncurkannya iklan musik yang menampilkan tempat-tempat yang indah di Indonesia, banyak orang yang tertarik untuk berkunjung ke Indonesia dan Tolak Angin semakin dikenal di dunia,” tambah Irwan Hidayat.

Sejumlah artis juga digandeng sebagai brand ambassador Tolak Angin versi “Wonderful Manado”, yaitu Aurelie Moeremans, Ahmad Abdul, Prinsa Mandagie, Rahmania Astrini, serta penyanyi reggae Ras Muhamad.

“Ini adalah salah satu sumbangan kami untuk negeri dalam membangun pariwisata. Bukan kali ini saja, dari 2010, kami telah banyak membuat iklan wisata. Mulai dari Papua, Sumba Barat, Semarang, sampai Danau Toba. Kami telah membuat hampir 15 iklan pariwisata,” kata Irwan Hidayat. (ton)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Berawal dari Keluhan Pemandu Wisata, Dosen UKSW Bongkar Tokenisme Branding Labuan Bajo

Berawal dari Keluhan Pemandu Wisata, Dosen UKSW Bongkar Tokenisme Branding Labuan Bajo

"Kami diajak menari, tapi tidak diajak bicara." Kalimat yang dilontarkan seorang pemandu wisata di Labuan Bajo itu justru menjadi titik tolak riset Dr. Rini Kartika Hudiono, S.Pd., M.A.

Konsisten Jaga Lingkungan, Sido Muncul Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026

Konsisten Jaga Lingkungan, Sido Muncul Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul mendapatkan penghargaan Jawa Pos Radar Semarang Award 2026, kategori  Perusahaan Peduli Lingkungan di, Patra Hotel and Convention, Jumat (25/9) malam.

Perkuat Ekosistem Pesisir Tambakrejo, PNM dan Sido Muncul Tanam 5.000 Mangrove

Perkuat Ekosistem Pesisir Tambakrejo, PNM dan Sido Muncul Tanam 5.000 Mangrove

Pimpinan Cabang PNM Semarang Syafri Rinansyah mengatakan, manfaat dari penanaman mangrove tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi perlu tumbuh seiring dengan keberlanjutan pemeliharaan kawasan pesisir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer