alexametrics


Nikami Band Angkat Potensi Magelang dalam Karya

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID – Nikami Band sedang hangat diperbincangkan masyarakat Magelang, karena keunikannya. Band tersebut beranggotakan sekelompok remaja, masih SMA. Tapi penampilannya mampu menghipnotis setiap pasang mata yang melihat.

Itu karena setiap personel Nikami mampu memberi nyawa. Mengeluarkan seluruh potensi, agar Nikami menjadi band yang beda dari kebanyakan. Apalagi, busana manggung yang dipakai selalu senada. Sesuai usia mereka.

Mereka adalah Adzra Zulfa Rabbani (vokal), Ilyasa Zacky Leimena (gitar), Ramanda Iqbal Prakoso (bas), Muhammad Al Hazmi Keynan Sutanto (drum), dan Annisa Naufalia Adline (keyboard). Mereka tergabung dalam satu sekolah musik. Juga bersepakat memilih aliran musik pop sebagai jalan berkarya.

Nikami Band dulu bernama Kalifa. Dibentuk 5 Mei 2015, dan beranggotakan Danu, Zacky dan Rama. Saat itu mereka masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), namun sudah jago memainkan alat musik.

Melihat potensi itu, ketiga orang tua mereka bersepakat membuat grub band anak-anak. Terselip harapan besar, menjadikan Danu, Zacky dan Rama menjadi musisi profesional.

Namun dalam perjalanannya, Danu memilih keluar dari grub band karena suatu kesibukan. Begitu juga dengan Adif, keyboardis pertama Nikami yang juga hengkang. Peran Danu sebagai vokalis digantikan Adzra. Sedangkan posisi Adif, ditempati oleh Naufa. Bertambah pula satu personil, yakni Kynan.

Nikami sudah meninggalkan kegalauan kehilangan beberapa personilnya. Dengan formasi baru, Nikami menggebrak belantika musik lokal dengan merilis singel pertama berjudul “Andai Kau di Sini”, pada awal Februari 2021. Lagu ini  mengangkat seputar kisah percintaan di kalangan remaja. Ada rasa yang terpendam, namun sulit diungkapkan. Begitulah ceritanya.

Warna-warni perjalanan cinta monyet itu pun kembali dituangkan pada materi singel lagu kedua dan ketiga. Mereka akan mengebut untuk menyelesaikan sampai tercipta enam lagu. Yang nantinya akan dikemas dalam mini album. Dipersembahkan untuk Milov, sebutan fans Nikami, dan penikmat musik pada umumnya. Ketika proyek itu selesai, Nikami akan membuat mini konser.

Manager Nikami Band Anjar menyebut, Nikami sedang membuat video klip untuk singel ketiga. Lokasi yang dipakai syuting adalah sekitar destinasi wisata di Magelang. “Kami ingin mengangkat dan mengenalkan wisata Magelang melalui karya Nikami,” akunya.

Vokalis Nikami Adzra Zulfa Rabbani mengaku sebelum ini, dirinya bersolo karir. Ia kerap mengikuti festival, juga ajang pencarian bakat bernyanyi tingkat nasional. Kesempatan itu membuat dirinya bertemu dengan Isyana Sarasvati yang menjadi coach dalam kompetisi yang dia ikuti.

Tapi ada rasa yang lain ketika dirinya bergabung dengan Nikami Band. Ia merasa lebih bersemangat dan bermusik. “Di sini saya belajar kompak, solid, saling jaga mood, biar nggak ada jengkel-jengkelan,” aku siswa SMA Negeri 1 Magelang itu.

Menurut dia, kuncinya adalah sabar agar suasana hatinya terjaga. Ia ingin mempersembahkan penampilan terbaiknya dalam setiap kesempatan. Atraktif di panggung, komunikatif dengan penonton, juga berpenampilan modis.

Sementara Ilyasa Zacky Leimena ingin menonjolkan aransement yang unik. Siswa SMA Negeri 1 Candimulyo itu giat berlatih. Mencari inspirasi, agar bisa menciptakan melodi yang indah.

Terkadang, inspirasi itu didapatkan setelah melakukan aktivitas yang mengasyikkan bersama teman-temannya. Kata dia, personil Nikami dan para orang tua dari personil sering piknik. “Kita sering ngumpul bareng, nggak cuma anak-anaknya, tapi juga orang tua kami.”

Seluruh personel Nikami berharap, kehadiran mereka bisa diterima oleh penikmat musik di tanah air. Mimpinya bisa masuk ke dapur rekaman skala nasional. Bermain di Istana Negara.

Hal itu sangat mereka inginkan. Kepercayaan diri mereka tumbuh. Melihat beberapa kali kesempatan besar pernah didapatkan Nikami. Seperti menjadi band pembuka Letto (2018), Sheila on 7 (2019), Tami Aulia (2019), dan Armada Band (2020).  Selain itu sering menjurai berbagai kompetisi festival band, dan pernah tampil di depan Menteri Pariwisara dan Ekonomi Kreatif (Memparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. (put/ton)

 

Artikel Menarik Lainnya

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya