MLTR Jadi Magnet Wisata ke Semarang

381
BAND INTERNASIONAL: Jumpa pers konser Michael Learns to Rock (MLTR) yang akan digelar di MCC Semarang 22 November mendatang. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAND INTERNASIONAL: Jumpa pers konser Michael Learns to Rock (MLTR) yang akan digelar di MCC Semarang 22 November mendatang. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– Penampilan kelompok pop rock asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR) diharapkan mampu menyedot wisatawan datang ke Kota Semarang. Grub band yang digawangi Jascha Richter (vokal/keyboard), Mikkel Lentz (gitar), dan Kare Wanscher (drum) ini dijadwalkan akan menggelar konser tunggal di Marina Convention Center (MCC) Semarang pada 22 November 2019 mendatang.

“Kami melihat ada peluang wisatawan dengan menghadirkan MLTR. Hotel penuh, kuliner laris, oleh-oleh laris. Bisa membuat ekonomi Semarang semakin meningkat,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin (4/11).

Hendi –sapaan akrabnya– juga mendukung penuh atas terselenggaranya konser band yang pernah booming di era 2000- an ini. Selain itu, ia mengapresiasi pihak swasta yang ikut meramaikan dunia wisata di Kota Semarang melalui konser MLTR.

“Konser ini juga menjadi upaya untuk mengangkat pariwisata Kota Semarang. Sebab, di dunia pariwisata terdapat tiga unsur yang membuat sukses, yakni, aksesibilitas, akomodasi, dan atraksi,” katanya.

Konser tunggal MLTR, lanjutnya, merupakan unsur atraksi yang menyukseskan pariwisata Kota Semarang. Hendi juga meminta supaya konser ini dipersiapkan secara baik dan matang oleh pihak penyelenggara.

Seperti imigrasi, izin keramaian, dan sebagainya. Sehingga, konser dapat berjalan dengan lancar. Sementara itu CEO Maxima Production, Marsheilla Setiabudhi, mengatakan antusiasme Semarang terhadap konser tersebut sangat mengejutkan.

Dilihat dari penjualan tiket, hingga kini sudah mencapai 1.100 dari total kuota 1.700 tiket. “Tiket on the spot tidak bisa menjanjikan. Pada dasarnya jika masih available ya kami jual, kalau sudah habis ya kami tidak jual,” ujar Marsheilla.

Kehadiran MLTR di Semarang akan dapat menjadi obat pelepas kerinduan para fans band tersebut dan pecinta musik internasional di kota lunpia. Marsheilla mengatakan jika MLTR akan membawakan lagu-lagu dari album pertama hingga album terakhir dan akan tampil mulai 20.00 hingga 22.00.

Hal senada juga dikatakan oleh CEO Nada Live, Gandhi Ben. Gandhi mengaku bangga dan antusias dapat menjadi bagian dari sejarah permusikan di Kota Semarang. Apalagi MLTR merupakan grup band yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Lunpia.

“Kehadiran MLTR di Semarang nantinya akan menjadi catatan tersendiri dalam sejarah perkembangan dunia pertunjukan di Semarang. Gelaran konser MLTR beberapa pekan ke depan akan menjadi fenomena seru yang siap menghebohkan Kota Semarang,” kata Gandhi.

Ia juga tidak menampik jika konser ini sukses, Kota Semarang berpotensi kebanjiran artis-artis mancanegara lainnya untuk menggelar konser serupa. Konser yang termasuk dalam rangkaian tour Still Asian Tour 2019 ini merupakan konser dalam rangka tur promo album terbaru MLTR bertajuk Still.. (ewb/aro)