Penjualan Komputer Masih Lesu

209

SEMARANG – Penjualan komputer pada triwulan I tahun ini menunjukkan hasil yang tidak menggembirakan. Sejumlah pameran maupun promo terus diadakan guna mendongkrak penjualan.
“Hingga April lalu, penjualan komputer mengalami penurunan,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Jateng, Edy Joko Kiswanto, kemarin (7/5).
Menurutnya, penurunan tersebut salah satunya disebabkan anggaran yang banyak digunakan untuk Pemilu. Sehingga belanja kantor yang biasanya dilakukan di awal tahun tertunda. “Saat ini Pemerintah mulai mengeluarkan anggaran untuk belanja kantor. Tapi masih sebagian, untuk kebutuhan kantor sendiri yang banyak dibeli di antaranya mesin printer dan komputer jinjing,” jelasnya.
Pihaknya pun menggelar pameran dengan berbagai program promo guna mendongkrak penjualan. Seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pada pameran tersebut hampir 40 persen penjualan didominasi oleh belanja kantor, 10-15 persen oleh mahasiswa dan selebihnya pembeli umum.
Meski belum diketahui jumlah transaksi dari pameran tersebut namun demikian pihaknya optimistis ada peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. “Memang belum bisa dihitung secara total karena banyak peserta yang belum melaporkan hasil penjualan kepada kami tapi dilihat dari pengunjungnya sangat besar. Dalam satu hari bisa mencapai 6 ribu pengunjung,” ujarnya.
Sedangkan pada libur sekolah mendatang, ia mengaku ragu akan adanya peningkatan penjualan. Hal ini lebih disebabkan karena saat ini kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya membaik.
Bahkan sebagian besar pengusaha komputer mengaku tahun ini merupakan tahun yang berat untuk penjualan komputer, Edy menyebutkan tahun ini merupakan ‘was-was pemilu’. “Menurut kami sebagai pelaku usaha di bidang komputer sebagian besar peredaran uang dikuasai oleh Pemerintah dan ini masih diprioritaskan untuk pelaksanaan pemilu,” katanya. (dna/smu)