alexametrics

Desain Kebaya Modern Anti-Ribet

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Melihat perkembangan zaman yang lebih modern dan kebiasaan orang-orangnya yang ingin serba cepat dan simple, sejumlah desainer fashion pun mencoba menyesuaikan diri. Salah satunya Ayu Cornelia. Desainer asal Kota Semarang ini mengubah konsep kebaya lebih modern, simpel, namun tak meninggalkan kesan elegan.

Umumnya ketika mengenakan kebaya, harus memakai kamisol atau bustier sebagai daleman yang membentuk tubuh ideal lebih dulu, kemudian jarik sebagai bawahan. Cara tersebut dianggap ribet oleh sebagian orang. Pasalnya beberapa bagian yang terpisah membuat pengguna menghabiskan banyak waktu saat mengenakan kebaya.

“Dulu beberapa customer-ku request, gimana sih Mbak biar pakai kebaya nggak ribet, harus pakai satu-satu?,” ungkap Ayu Cornelia.

Baca juga:  Produksi Busana Muslim, Pasarnya sampai Hongkong

Dari para pelanggan itulah muncul ide untuk mendesai ulang model kebaya agar mudah dikenakan dan tetap fashionable. Ayu pun mencoba membuat kebaya yang terpisah menjadi sebuah dress.

Dress atau set kamisol ia buat dengan batik parang modern. Ayu juga pernah membuatnya dengan motif Marilyn Monroe, aktris asal Amerika. Dengan begitu Ayu mampu memadukan kebudayaan Jawa dengan lebih elegan.

“Karena set kamisol ini juga, saya masuk finalis tiga besar di IKM Fashion Awards,” ujarnya.

Nampaknya inovasi kebaya modern yang dibuatnya sukses menarik hati para pecinta fashion kebaya. Pengguna tak perlu ambil pusing saat mengenakan kebaya. Meski terlihat simple, tapi sangat elegan.

Baca juga:  Blazer 70-an, Formal Namun Tetap Luwes

Tak hanya cocok untuk kondangan, menurut pengamatan Ayu, set kamisol tersebut juga mulai dipakai untuk acara lamaran hingga pernikahan.

Bagian bordir dari brokat dibuat membentuk bunga mawar. Meski agak sulit, tapi Ayu berhasil membuatnya cantik. Untuk mengerjakan satu set kamisol, Ayu butuh waktu tiga hari, dengan catatan benar-benar fokus.

Selain kebaya, Ayu juga membuat beskap. Ia juga sanggup menggarap aksesoris seperti clutch, masker, hingga giwang. Sedangkan untuk biaya kisaran Rp 1 juta, tergantung bahan batik yang diminta. (taf/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya