alexametrics

Tiga Busana Dayana untuk Karakter yang Berbeda

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Tren fashion tahun 2021 lebih menekankan pada model simple. Menggunakan warna-warna alam (earthy tone), serta menggunkan bahan material yang adem dan nyaman.

“Kalau aku melihat orang-orang sekarang lebih suka pakai yang simpel-simpel aja, yang penting enak dipandang dan nyaman,” tegas Nasrul Arif, desariner asal Semarang.

Tren tersebut coba diaplikasikan Nasrul dalam tiga model busana karyanya yang diberi nama Dayana. Nama Dayana ia ambil dari bahasa Sansekerta yang berarti wanita cantik. Konsep itu lahir dari apa yang ia lihat sendiri di lapangan. Banyak wanita insecure lantaran warna kulitnya tidak putih, bentuk rambutnya tidak indah, dan bentuk tubuh yang dirasa tidak ideal.

Baca juga:  Yustitia Ajeng Ertaningtyas, Desain Pakaian Sendiri

“Aku seneng lihat wanita cantik tapi juga nggak terlalu seneng sama wanita cantik. Aku lebih seneng wanita yang kulitnya hitam, dekil. Itu PR (pekerjaan rumah) dan tantangan bagiku, sehingga terciptalah Dayana itu. Ingin menjadikan wanita jadi cantik,” kata desainer yang memulai karirnya sejak 2014 ini.

Dalam proses pembuatan Dayana, desain yang ia buat menyesuaikan dengan sifat dan karakter dari pelanggannya. Dengan begitu, keserasian antara busana yang dikenakan dengan yang mengenakan bisa didapatkan.“Aku selalu mementingkan kebutuhan pelanggan maunya seperti apa. Karena bagi para desainer, kepuasan pelanggan menurutku nomor satu,” tekannya.

Maka dari itu, ketiga model dari rangkaian Dayana tersebut memiliki ciri khasnya masing-masing. Model warna hitam, menurut Nasrul akan cocok digunakan oleh wanita dengan karakter lemah lembut. Warna Hijau, pas digunakan wanita yang memiliki jiwa tangguh dan kuat. Sedangkan warna merah, lebih cocok untuk wanita yang sedikit centil dan nakal.

Baca juga:  Simpel, Cocok untuk Santai maupun Formal

“Itu udah aku sesuaikan sama karakter masing-masing modelnya. Semua perempuan menurut saya special. Bisa memakai desain saya asalkan karakternya cocok,” terang Nasrul.

Koleksinya menyasar segmen kalangan menengah ke atas. Karena awalnya permintaan desain tersebut berasal dari kalangan tersebut. Bagi Nasrul, desain yang ia buat memang tidak bisa digunakan harian. Hanya cocok pada acara-acara tertentu seperti pesta, garden party, kondangan, dan juga pameran. (cr2/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya