RADARSEMARANG.ID - Apa yang terlintas di pikiran saat mendengar kata ' Pembunuh Bayaran' ? pastinya kita akan memikirkan tentang sosok seseorang berdarah dingin, kejam dan mengerikan.
Namun bayangan tersebut akan buyar saat kita melihat sosok Taro Sakamoto, pria gempal mantan pembunuh bayaran yang kini telah pensiun dan bekerja sebagai pemilik toko kelontong.
Ia memilih untuk beralih profesi dan mengubur dalam-dalam masa lalu gelapnya demi seorang perempuan yang kini telah menjadi istrinya, Aoi Sakamoto.
Sakamoto yang kini sudah semakin tua dan memiliki badan yang gempal akibat kelebihan berat badan juga memiliki kumis lebat yang membuat penampilannya makin lucu.
Namun jangan salah sangka, meskipun kini penampilannya sudah tidak menyeramkan, Taro Sakamoto tetaplah seorang pembunuh bayaran kelas elit yang ditakuti dan disegani oleh orang-orang dari dunia kejahatan.
Sakamoto dahulu dikenal sebagai pria pembunuh bayaran terbaik pada masanya, ia disebut sebagai mesin pembunuh yang tidak memiliki emosi saat menghabisi lawan-lawannya.
Sakamoto aslinya merupakan pria yang sangat pendiam dan tidak memiliki rasa takut pada apapun, kecuali satu, yakni amarah istrinya dan ancaman perceraian yang dilayangkan padanya.
Sebagai pemilik toko kelontong, kini Sakamoto yang sudah berkeluarga harus kembali menghadapi ancaman dari masa lalunya yang kembali menghantui.
Suatu hari, setelah mengetahui bahwa ada sekelompok orang yang mencari dirinya, bahkan hingga memasang bounty yang ditujukan kepadanya.
Akhirnya Sakamoto kembali beraksi dalam dunia assasin yang dulu sempat ia tinggalkan, dalam aksinya kini ia ditemani oleh Shin Asakura, seorang mantan pembunuh sekaligus pekerja di toko kelontong yang juga merupakan murid dari Sakamoto.
Selain Shin, Sakamoto juga beraksi bersama Lu Shaotang, seorang gadis asal China keturunan dari Triad,kelompok mafia terkenal asal Negeri Tirai Bambu.
Sama seperti Shin Asakura, Lu Shaotang juga bekerja untuk Sakamoto di toko kelontong yang mereka kelola bersama.
Baca Juga: Mangaka One Piece Akan Terlibat Pembuatan Novel Baru Zoro Sebelum Bertemu Bajak Laut Topi Jerami
Lalu yang terakhir adalah Heisuke Mashimo, seorang pembunuh bayaran kelas rendah namun memiliki keahlian dalam menembak jarak jauh, Heisuke yang kesulitan dalam bertahan hidup harus bertahan dengan menempati tenda diatas gedung terbengkalai.
Manga ini merupakan hasil karya dari mangaka Yuto Suzuki, dan secara rutin telah diterbitkan dalam majalah Shonen milik Shueisha Weekly Shonen Jump sejak bulan November 2020.
Dan menurut info yang beredar, Netflix berencana untuk mengadaptasi manga dengan cerita yang menarik ini menjadi Anime adaptasi dan diperkirakan akan tayang pada tahun ini.
Source: Sakamoto Days Wiki, License Global
Editor : Baskoro Septiadi