RADARSEMARANG.ID - Medy Renaldy, seorang content creator yang terkenal karena ulasan dan reviewnya yang menarik tentang berbagai produk mainan.
Ia tak menyangka akan dihujat dan diserang berbagai Direct Massage secara personal ke akun Instagram pribadinya @medyrenaldy.
Hal tersebut lantaran sebuah story yang memperlihatkan ia beserta pasangannya sedang menikmati sebuah hidangan yang berbahan dari hewan bulu babi, sejenis hewan laut berduri yang biasa ditemukan di perairan Indonesia.
Naasnya, Medy malah mendapat kecaman dan berbagai hujatan karena netizen salah paham terkait hewan bulu babi dan hewan babi yang diharamkan.
Para netizen tersebut mengekspresikan kejengkelannya terhadap Medy karena ia sebagai content creator malah memakan binatang yang dikira netizen sebagai hewan haram tersebut.
Terlebih menurut netizen, Medy malah mempertontonkan aksinya tersebut di bulan suci Ramadhan.
Berbagai lontaran cacian bahkan hingga ancaman untuk mengajaknya berduel menghampiri Medy Renaldy.
Medy yang dengan susah payah menjelaskan bahwa binatang bulu babi Echinoidea berbeda dengan babi, Sus scrofa domesticus.
Bahkan keduanya merupakan kedua jenis binatang yang berbeda dan tidak ada kemiripan sama sekali secara biologi, hanya penamaan yang membuat kedua hewan ini terlihat sama.
Penjelasan dari Medy nampaknya masih sia-sia, masih banyak pula netizen gagal paham yang masih bersikeras opininya benar dan terus menyudutkan Medy.
Ia pun membagikan screenshot dari banyaknya DM hujatan yang ia terima di aplikasi X/Twitter pribadinya @MedyRenaldy.
Baca Juga: Lentari Van Lorraine, Selebram Artificial Intelligence Pertama di Indonesia
Hal tersebut menuai berbagai respon dari warganet, banyak yang menyayangkan kesalahpahaman tersebut adalah imbas dari kurangnya literasi oleh masyarakat Indonesia.
Seperti @AlwayzBeenChoze yang berkomentar "Dari sini sangat terbukti bahwa angka literasi dan pendidikan di negara ini masih sangat kurang, hal hal sepele seperti ini aja masih salah".
Dan juga @str4wbri1 yang mengomentari dengan komentar yang senada " mentang-mentang ada kata “babi”nya dikira haram, padahal bulu babi itu hewan avertebrata laut dan halal-halal aja kalo dimakan".
Editor : Baskoro Septiadi