RADARSEMARANG.ID - Siapa yang tak kenal game open world bernama Minecraft? game ini merupakan permainan blok populer di dunia.
Game ini menjadi favorit dari berbagai kalangan, dari anak kecil hingga penggemar game dewasa.
Dikembangkan oleh Markus Persson dan Jens Bergensten yang sekarang lisensinya dipegang oleh Mojang Studios asal Swedia.
Game ini merupakan game yang seru untuk dimainkan, karena dengan peta yang sangat luas, kita bisa berkelana dan membangun apapun yang kita inginkan dalam game ini.
Salah satunya seorang Youtuber asal Indonesia yang berhasil membuat replika Candi Gedong Songo dalam game Minecraft ini.
Di belahan dunia lain, sekelompok aktivis dan gamer yang menyebut diri mereka Reporters Without Borders, dari berbagai nama dan kelompok seperti BlockWorks, DDB Berlin, dan MediaMonks.
Mereka membuat sebuah perpustakaan penyimpan data-data jurnalistik yang dilarang di negara-negara asal mereka.
Bak perpustakaan Alexandria, mereka mengisi seluruh perpustakaan yang diberi nama The Uncensored Library ini dengan berbagai data penting pemerintahan yang bocor dan dilarang untuk dipublikasikan.
Mereka menjadikan The Uncensored Library tempat yang aman untuk menyimpan berbagai artikel-artikel dan berita yang dilarang pemerintahan.
Mereka beranggapan meskipun seluruh media dikontrol dan diblokir aksesnya oleh pihak berwenang, salah satu game tersukses di dunia yakni Minecraft masih bisa mengakomodasi kebenaran yang akan mereka ungkap.
Dilansir website resmi uncensoredlibrary.com, Reporters Without Borders (RSF) menggunakan loophole ini untuk melewati sensor yang dilakukan berbagai pemerintahan dalam mengumpulkan data.
Perpustakaan ini mengelola informasi-informasi terlarang dari berbagai negara seperti Meksiko, Vietnam, Rusia, Mesir, Arab Saudi, Belarus, Brazil, Eritrea hingga yang terbaru Iran.
Baca Juga: Penguasa Console Game Saat Ini, Manakah yang Terbaik antara PlayStation atau Xbox
Seluruh informasi dan artikel yang mereka berikan dipublikasikan ulang dalam bentuk buku dalam game Minecraft.
Hal ini menurut mereka bisa memberikan informasi dan gambaral riil terkait situasi politik dan menpelajari pentingnya kebebasan pers.
The Uncensored Library dibuka pada tanggal 12 Maret 2020, tepat pada perayaan hari Melawan Sensor Siber Sedunia.
Untuk mengakses dan masuk ke The Uncensored Library kita bisa melewati dua cara, yakni mengunduh map perpustakaan ini dari situs resminya uncensoredlibrary.com
Atau bisa juga langsung terhubung ke pengelola atau biasa disebut peladen dalam game Minecraft ini.
Editor : Baskoro Septiadi