alexametrics

Wali Kota dan Teman Karib di Semarang Doakan Kesembuhan Tukul Arwana

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kabar Tukul Riyanto atau akrab disapa Tukul Arwana jatuh sakit akibat pendarahan otak mendapat perhatian Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan teman-temannya di Semarang. Komedian yang dikenal low profile ini dinilai telah membesarkan nama Kota Semarang.

“Semoga Mas Tukul cepat sembuh, apalagi beliau adalah orang Semarang dan membesarkan nama Semarang,”kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Kamis (23/9/2021).

Seperti diketahui, Tukul Arwana merupakan komedian dan artis ibu kota yang lahir dan besar di Kota Semarang. Pria kelahiran 16 Oktober 1963 itu tumbuh besar di daerah Perbalan, Purwosari, Semarang Utara. Tukul juga memiliki rumah di daerah Ngrembel, Gunungpati. Ia dikenal dengan artis yang low profile dan kerap mudik ke Semarang.

Hendi mengaku, kenal baik dengan komedian yang khas dengan kumis lelenya itu. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Tukul kerap diundang ke Semarang sebagai bintang tamu.

“Selama ini saya kenal baik, sering manggung di Semarang juga. Terakhir ketemu sih lumayan lama, sebelum pandemi di Tri Lomba Juang, semoga bisa lekas pulih,” harap Hendi.

Di mata Hendi, selain sebagai komedian yang sederhana, sosok Tukul yang sudah senior dalam dunia komedian juga kerap memberikan perhatian kepada Kota Semarang.

“Beliau senior dan orang yang baik, juga kerap memberikan perhatian untuk Semarang,” katanya.

Salah satu teman karib Tukul di Semarang, Jamil, mengaku pada Rabu (22/9/2021) malam, dirinya mendapat kabar temannya itu dilarikan ke rumah sakit dari orang kepercayaan Tukul.

Iya benar. Dilarikan ke rumah sakit pas Rabu setelah maghrib karena merasa nggliyeng,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (23/9/2021).

Sebelumnya, kata dia, di tahun 2000-an Tukul sering mengeluh sakit kepala. Jamil bersama teman-temannya di Semarang saat ini hanya bisa mendoakan. “Karena masih di ruang ICU,” terangnya.

Saat ini, Tukul dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Cawang, Jakarta Timur. “Yang ngurusi di sana dua anaknya. Anak yang perempuan dan anak laki-lakinya yang jadi polisi,” sambungnya.

Menurut kabar dari orang kepercayaan Tukul, Rabu (22/9/2021) malam sudah dilakukan operasi batok kepala. Namun, kata dokter, harapan hidupnya sangat tipis. Meski begitu, Jamil berharap agar Tukul bisa sehat kembali. Karena Tukul pernah menolongnya untuk bekerja sebagai pelawak.

“Saya sangat sedih ketika tahu kabar itu. Karena saya menimba ilmu perkomedian dari Pak Tukul,” terangnya.

Sambil mengingat masa lalunya bersama Tukul, Jamil menceritakan jika terakhir  bertemu Tukul ketika tiga tahun lalu di salah satu acara TV swasta.

Saat itu, ia diajak Supriyadi (mantan Ketua DPRD Kota Semarang) untuk membuat vlog HUT Kota Semarang. Namun karena sibuk, terpaksa Jamil yang menggantikan Tukul.

Jamil juga membeberkan, dulu Tukul pernah hidup mengenaskan. Bahkan pernah menggadaikan sepeda untuk membayar utang di warung. Kalau utangnya belum dibayar,  dia tidak berani lewat di depan warung itu.

“Pak Tukul sudah melawak sejak kecil. Terlihat bakanya ketika umur 17-an. Waktu itu pas acara maulid di masjid. Dari situ Pak Tukul sering mengisi acara lawak di perayaan lainnya,” kenangnya.

Salah satu warga Perbalan, Umi, menjelaskan, Tukul memiliki bakat melawak sejak kecil. Ia kerap tampil saat acara pitulasan di kampung, dan acara lainnya. “Dia selalu tampil melawak di panggung dengan sangat percaya diri,” katanya.

Diakui Umi, Tukul pulang ke Semarang terakhir kali sebelum pandemi silam. Yakni, saat acara halal bihalal. Tukul selalu bagi-bagi uang, dan melawak di depan warga. “Warga sangat sedih mendengar Mas Tukul sakit seperti itu. Semoga cepat sembuh,” doanya. (den/cr8/cr6/aro)

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya