Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Percepat Program Kecamatan Berdaya, Gubernur Jateng Kumpulkan 576 Camat, Bupati dan Wali Kota

A
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengumpulkan 576 camat, para bupati, dan wali kota se-Jawa Tengah di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Kamis, 16 April 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengumpulkan 576 camat, para bupati, dan wali kota se-Jawa Tengah di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Kamis, 16 April 2026

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Guna mempercepat program Kecamatan Berdaya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengumpulkan 576 camat, para bupati, dan wali kota se-Jawa Tengah di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Kamis, 16 April 2026.

“Hari ini kita kumpulkan untuk melakukan pakta integritas terkait pembentukan Kecamatan Berdaya,” kata Luthfi 

Luthfi menjelaskan, Kecamatan Berdaya akan dilinierkan ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Program itu ditujukan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis kecamatan, dengan sasaran utama kelompok rentan dan kelompok produktif di desa.

Advertisement

Program itu akan menyasar pemuda, penyandang disabilitas, serta perempuan rentan yang belum mandiri secara ekonomi. Mereka akan dijangkau lewat pelatihan dan program pemberdayaan di tingkat kecamatan.

“Salah satunya para pemuda dengan program zilenial. Kemudian yang kedua para disabilitas di wilayahnya. Lalu yang ketiga para perempuan atau janda yang belum mempunyai kemampuan ekonomi, sehingga nanti dilatih dengan program-program tertentu di kecamatan,” ujar Luthfi.

Melalui program itu, Ia berharap dapat menekan pengangguran, membuka peluang kerja, dan memperkuat kemandirian warga di tingkat bawah.

Advertisement

Percepatan program ini dimulai dari penetapan kecamatan sasaran oleh pemerintah kabupaten/kota. Setelah itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermasdesdukcapil) Jawa Tengah akan menyusun rencana aksi pelaksanaan.

“Yang pertama, para bupati akan membuat surat keputusan penunjukan kecamatan yang menjadi lokasi pelaksanaan. Setelah itu, dinas terkait akan menyusun action plan untuk kegiatannya,” ujar Luthfi.

Secara teknis, Kecamatan Berdaya merupakan bagian dari 22 program intervensi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dukungan anggaran kolaboratif untuk program itu per 11 April 2026 telah mencapai lebih dari Rp131 miliar. Program ini diarahkan untuk menjadikan kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.

Lewat skema itu, Pemprov Jateng ingin kecamatan tidak hanya berfungsi administratif, tetapi juga menjadi titik pelaksanaan pelayanan, pemberdayaan, dan perlindungan sosial yang lebih dekat dengan warga. (*)

Advertisement
Editor : Baskoro Septiadi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Resmi Jabat Kepala BPKP Jateng, Ayi Riyanto Fokus Benahi Sistem Pencegahan Korupsi

Resmi Jabat Kepala BPKP Jateng, Ayi Riyanto Fokus Benahi Sistem Pencegahan Korupsi

Ayi Riyanto resmi menjabat sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah. Ia menggantikan Buyung Wiromo Samudro yang mendapat tugas baru sebagai Kepala BPKP Banten.

Putus Rantai Kemiskinan Lewat Sekolah Kemitraan, Luthfi Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang

Putus Rantai Kemiskinan Lewat Sekolah Kemitraan, Luthfi Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang

Pendidikan menjadi salah satu jalan yang ditempuh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem. Salah satunya lewat Program Sekolah Kemitraan yang kini telah menggandeng 139 sekolah swasta.

Puncak HUT Jateng ke-81 Dipusatkan di Alun-alun Boyolali, Fokuskan Pada Investasi

Puncak HUT Jateng ke-81 Dipusatkan di Alun-alun Boyolali, Fokuskan Pada Investasi

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Tengah bakal dipusatkan di Alun-alun Boyolali pada 19 Agustus mendatang. Beragam kegiatan disiapkan untuk memeriahkan HUT Jateng.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer