alexametrics

Perbaikan Ekonomi, Tingkatkan Konsumsi Domestik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya meningkatkan perbaikan ekonomi dengan meningkatkan konsumsi domestik. Termasuk melakukan perluasan ruang pertumbuhan ekonomi baru seiring mobilitas warga yang semakin tinggi.

“Kami akan mendorong peningkatan konsumsi, industri, dan investasi di Jateng,” kata Kepala OJK Regional Jateng-DIY Aman Santoso dalam workshop media beberapa waktu lalu.

Di antaranya dengan mengupayakan peningkatan konsumsi domestik dengan mempertahankan kebijakan stimulus properti dan kendaraan bermotor yang memperingan nasabah. Kemudian mendorong percepatan belanja anggaran pemerintah melalui APBN dan APBD. Termasuk pembiayaan di pasar modal.

“Selama pandemi Covid-19, sebagian masyarakat tidak boleh keluar rumah akhirnya memilih bermain internet. Termasuk mahasiswa. Akhirnya mereka melakukan investasi ke pasar saham,” jelasnya.

Baca juga:  Disiplin Prokes, Okupansi Hotel mulai Normal

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jateng memang hanya 2,56 persen. Namun pertumbuhan ekonomi perbankan tumbuh 8 persen, kredit tumbuh 4,03 persen, aset tumbuh 2 persen, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 4,41 persen.

“Artinya perbankan Jateng masih tetap aktif beroperasi. Indeks harga konsumen akan hidup kembali tak lagi mencapai titik nadhir seperti saat resesi ekonomi tahun 1997-1998,” jelasnya.

Bahkan, tahun 2021 ini Jateng tertinggi menyerap Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp 31 triliun. Ini tertinggi di banding provinsi lain di Indonesia. Ini menunjukkan akses keuangan di Jateng cukup baik.

Ke depan OJK berupaya mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi ini dengan mendorong transformasi digital di berbagai aspek.

Baca juga:  Setiap Jumat, Depo Air Minum Santri Gayeng Lakukan Ini

“Kami akan mendorong digitalisasi di lembaga perbankan maupun BPR atau Perbarindo. Ini akan menjadi kenyamanan baru,” tuturnya. (ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya