alexametrics

Semula Pasarku Semarang, Kini Jadi Pasarku Indonesia

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Pandemi Covid-19 membawa dampak perekonomian bagi banyak pihak. Tak terkecuali bisnis makanan seblak milik Prasetyo Bayu Aji yang sudah membuka banyak cabang. Namun dibalik kejadian itu Ia justru terpikirkan ide brilian untuk membuka jasa belanja di pasar tradisional.

“Saya kan sudah 7 tahun menggeluti food and beverage. Jadi paham bahan yang bagus dan akrab sama pedagang pasar,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Bayu ingat dengan jelas April 2020 lalu saat PSBB diberlakukan pertama kali, usahanya sepi. Begitupun pedagang pasar juga kehilangan banyak pelanggan. Semua orang membatasi kegiatan di luar rumah. Meski makanan termasuk kebutuhan pokok, nyatanya sempat mengalami drop juga.

Ia terpikirkan untuk menjembatani pembeli dan pedagang pasar. Awalnya ia mencoba membuka jasa titip belanja bahan makanan ke pasar melalui whatsapp. Respon baik terus berdatangan. Permintaan perlahan meningkat. Pengguna jasa yang ingin membeli berbelanja ke pasar mendapat bahan yang diinginkan tanpa harus ke luar rumah.

Baca juga:  Menko Airlangga Buka Pendaftaraan Kartu Prakerja Gelombang 23, Tersedia Kuota 500 Ribu Orang

Karena produk yang dibelanjakan dipilih dengan super hati-hati dan terjamin kualitasnya, para pengguna jasa ketagihan lalu menjadi pelanggan setia. Pelaku UKM dan catering juga ikut menggunakan jasanya. Bayu dan timnya mulai membuat aplikasi yang lebih tersistem di play store “Pasarku”.

Hingga kini, Pasarku diunduh lebih dari seribu pengguna internet. Ulasannya mendapak poin 4,7 yang tergolong baik sekali. Hanya saja, beberapa pengguna luar daerah kecewa karena aplikasi masih beroperasi di wilayah Semarang. Banyak masukan untuk membuka cabang di luar kota.

“Kami sepakat sih soal itu. Makanya 6 bulan terakhir kami rebranding dari Pasarku Semarang jadi Pasarku Indonesia,” imbuh alumni Undip angkatan 2009 itu.

Saat ini, Bayu dan tim fokus memperluas cakupan pengguna jasa di Semarang. Di samping itu, mempersiapkan untuk peluncuran di luar kota 2022 mendatang. Sejauh ini persiapan masih sekitar 30 persen. Sedangkan tim IT sudah siap.

Baca juga:  Dua Pasar di Semarang Digelontor 18 Ton Minyak Goreng

Rencanaya Pasarku akan membuka cabang di kota-kota besar terdekat seperti Solo dan Yogyakarta. Mengingat banyak sekali hal yang perlu dipersiapkan. Khususnya SDM. Kultur dari tiap daerah dan wilayah pasar pun perlu didalami.

Dari yang awalnya hanya memiliki lima tim yang mengurus pesanan belanja, shopper atau yang membelanjakan ke pasar, hingga kurir. Kini ia memiliki 10 orang tim dan beberapa kurir tambahan.

Meski begitu, Bayu masih sering ikut berbelanja untuk memastikan tak ada produk yang cacat. Karena tim shopper merupakan bagian vital dari startup yang dijalankannya.

“Kalau pedagang besar maupun kecil di pasar yang jadi mitra kami sudah 100 lebih. Paling banyak belanja di Pasar Karangayu dan Gang Baru,” jelas pendiri Pasarku Indonesia tersebut.

Setahun lebih ia melayani pelanggan yang tak terhitung. Berbagai pengalaman menarik dialami tim Bayu. Mulai dari pesanan bahan langka, hingga diajak mengobrol untuk menentukan bahan yang ingin dibeli untuk food preparation atau menu masakan seminggu ke depan.

Baca juga:  PLN Gratiskan Pasang Baru Listrik dan Instalasi 750 Persil Rumah di Kima Kabupaten di Jateng

Lebih lanjut, jasanya yang ditawarkan dari aplikasi itu juga terus bertambah. Katalog bahan kue, jajanan pasar, hingga kupon gratis ongkir. Paling banyak pesanan bahan mentah seperti sayuran, ayam dan tempe. Harganya pun ekonomis, tak jauh berbeda dengan harga sayur keliling tapi tak semahal supermarket.

Jam sibuk anggota startup ini justru di malam hari hingga pagi. Mereka tutup order pada pukul 11 malam. Lalu merekap belanjaan. Pukul 3-6 bahan dibelanjakan ke pasar. Kemudian pukul 7-10 kurir mendistribusikan pesanan. Selain lebih aman, pembeli tak perlu repot membuang waktu dan energi berkeliliing pasar untuk belanja. Karena Pasarku Indonesia dapat memnuhinya. (taf/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya