alexametrics

Setiap Jumat, Depo Air Minum Santri Gayeng Lakukan Ini

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Setelah berhasil mendirikann Toko Santri Gayeng,  Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, menggagas berdirinya depo air minum Santri Gayeng. Tujuannya, menumbuhkembangkan ekonomi pesantren yang modern dan sustainable.
“Kenapa air minum? Kita tau bahwa ini adalah kebutuhan utama selama pandemi Covid19, industri air minum tidak mengalami kendala apapun juga, karena adanya kebutuhan yang berlangsung setiap hari,” kata General Manager Depo Air Minum Santri Gayeng, Marinaningsih SH.
Dikatakan, biaya pembuatan depo air minum sebesar Rp  100 juta, sudah termasuk lemari pencucian dan pengisian. Juga mesin depo air minum, pompa air yang food grade dan 1 tangki hasil produksi air minum. Depo Air Minum Santri Gayeng hadir di Jalan Setiabudi, Banyumanik.
“Kami memiliki program khusus hingga 12 November 2021 pemberian secara gratis isi ulang air minum, dengan menunjukkan KTP berlaku untuk semua orang, di mana 1 KTP berhak mendapatkan 1 galon secara gratis. Jika ada kebutuhan membeli lebih dari satu galon, dapat membayar dengan harga promo Rp 5.000/isi ulang galon,” kata Marinaningsih.
Khusus pada Jumat ketiga, 19 November 2021,  akan ada pemberian sedekah air setiap Jumat, pukul 07.00 – 12.00 sebelum salat  Jumat.
Ketua Umum Komite Pengusaha Depo Air Minum Nasional Reynald Gouw mengungkapkan, perkembangan dan pertumbuhan depo air minum di Kota Semarang cukup pesat. Ada sekitar 800 depo air minum. (*/isk)
Baca juga:  Pengundian Selesai, Pasar Johar Tengah, Utara dan Kanjengan Sudah Bisa Ditempati

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya