alexametrics

Inisiasi Pelatihan Leveling Diserbu Ribuan Pendaftar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang-Balai Latihan Koperasi (Balatkop) UKM Jateng memulai inisiasi pelatihan koperasi dengan system leveling pada 2021. Sebanyak 2.264 pendaftar menyerbu program ini. Namun kuota hanya dibuka untuk 160 peserta.
Inisiatif tersebut awalnya muncul dari mentor dan sebagian peserta. Dalam satu angkatan, sering kali peserta sekelas memiliki kemampuan yang terpaut berbeda. Sehingga satu sama lain terkadang kesulitan menyesuaikan kemampuan teman kelasnya.
“Kan satu kelas ibaratnya ada yang ilmunya masih tingkat SD atau masih pemula, ada pula yang sudah lulus SMA. Nah, ini nggak bisa kita samakan,” ujar Kepala Balatkop Hatta Hatnansya Yunus kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Pihaknya mencoba membagi program pelatihan tersebut ke dalam 3 level. Peserta yang lolos seleksi akan ditempatkan sesuai kemampuan atau tingkat kemahirannya. Saat ini level 1 dan 2 sudah terlaksana. Sedangkan level 3 masih direncanakan. “Nanti setelah level 3 selesai, masih ada pendampingan oleh tenaga khusus, jadi Kami pantau terus perkembangan usahanya,” imbuhnya.
Pelatihan levelling diadakan sebagai terobosan baru agar UMKM mampu mengikuti perkembangan usaha dan perekonomian saat ini. Sehingga lebih efektif dan dapat bersaing di dunia usaha.
Hatta juga terbuka soal kritik dan saran dari para peserta. Topik pelatihan yang dipilih untuk levelling ditentukan berdasarkan permintaan dan kebutuhan peserta. Akhirnya dipilih 3 topik utama yang menjadi tonggak sukses UKM. Yakni Manajemen Pemasaran, Operasional dan SDM, Usaha dan Keuangan.
“Orang-orang kit aini kan sering kesulitan membedakan uang pribadi dan bisnis. Makanya manajemen keuangan ini jadi penting,” tandasnya.
Selain itu pelaku UKM terkadang enggan merekrut karyawan karena takut tak bisa menggaji. Padahal justru bisa menjadi dorongan bagi pengusaha untuk memperbesar skala bisnis dan memperbanyak pendapatan.
Lebih lanjut, masing-masing topik di pelatihan leveling menampung 5 angkatan yang dibagi ke dalam 3 level. Setiap angkatan memiliki 25 peserta. Pelatihan biasanya digelar 4-5 hari di berbagai kota atau kabupaten di Jateng. Hatta melihat antusiasme pada program yang terbilang baru ini sebagai angin segar.
Ke depannya ia berencana menambah kuota peserta, agar lebih banyak pendaftar dari pelaku UKM terbantu dengan program tersebut. Terbukti, hingga saat ini para alumni yang masih konsisten berprogres dapat memperbesar skala bisnis. Bahkan meraup omset ratusan juta dalam sebulan. (taf/ida)

Baca juga:  Gelontor Rp 29 Triliun untuk Maksimalkan Padat Karya Tunai

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya