Tiga Balon Bidik Kursi Ketua REI Jateng

Bakal Calon Ketua DPD REI Jateng Nur Widi Wijatmoko (kedua kiri), yang diusung Komisariat REI Semarang mendaftarkan diri ke Tim Penjaringan Ketua DPD REI Jateng, Jumat (5/3/2020). (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Bursa pencalonan Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jateng periode 2020-2023 semakin ramai. Kali ini, sudah ada tiga bakal calon (Balon) resmi yang mendaftarkan diri. Meski pemilihannya baru akan dilaksanakan pada April mendatang.

Ketua Tim Penjaringan DPD REI Jateng Periode 2020-2023 Masyhuri mengatakan, masa pendaftaran balon Ketua DPD REI Jateng masih dibuka hingga 10 Maret 2020. “Nanti akan dilakukan verifikasi data untuk calon yang akan maju. Waktunya bertepatan dengan Musda REI Jateng. Hingga saat ini, baru tiga yang menyerahkan berkas pendaftaran, yakni dari Komisariat Banyumas (Hartono), Komisariat Solo (Antoni), dan dari Komisariat Semarang (Nur Widi),” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang. Jumat (6/3/2020).

Lebih lanjut, mekanisme pencalonan tahun ini memiliki beberapa persyaratan. Salah satunya, harus mendapat dukungan minimal dari sepuluh anggota REI atau dukungan dari komisariat. Di Jateng sendiri, sudah terdaftar sekitar 235 anggota aktif yang tersebar di tujuh komisariat.

Salah seorang Balon Ketua DPD REI Jateng Nur Widi Wijatmoko menuturkan, pihaknya resmi mendaftarkan diri dengan diusung oleh Komisariat REI Semarang Raya. “Sejauh ini berkas yang diserahkan sudah dinyatakan lengkap. Tahun ini saya membawa aspirasi para anggota REI di wilayah Komisariat Semarang Raya,” katanya.

Disinggung mengenai program yang ingin diusung, Widi akan menerapkan tiga hal pokok. Pertama, membawa REI Jateng bisa menjadi mitra strategis dan aktif untuk para stakeholder. Baik pemerintah, perbankan, maupun instansi dan organisasi yang terlibat dalam pembangunan rumah.

Kedua, pihaknya, siap mendorong seluruh anggota REI di Jateng untuk membangun kawasan perumahan berbasis ramah lingkungan. Ketiga, dari segi sumber daya manusia, pengurus REI nantinya harus unggul dan profesional. “Seiring tantangan membangun perumahan ke depan tidak mudah. Saya tak menampik dengan maraknya isu lingkungan seperti banjir dan tanah longsor,” katanya.

Dengan dibekali pengelolaan lingkungan perumahan melalui diklat, ia sangat berharap ketiga program tersebut bisa berjalan. “Jika diberi amanah untuk menjadi ketua, saya dorong DPD REI Jateng bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pemerintahan di Jateng. Dengan lingkungan dan tenaga kerja yang baik, maka produk yang dihasilkan pun akan baik,” tandasnya. (avi/ida/bas)

Tinggalkan Balasan