Investasi di Jateng Terkendala Penyediaan Lahan

112

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Jawa Tengah, saat ini, dapat dikatakan merupakan daerah seksi untuk investasi. Beberapa hal diantaranya karena iklim yang kondusif, ketersediaan infrastruktur dan SDM, serta kemudahan perizinan yang diiberikan pemerintah.

Hanya saja, yang masih menjadi kendala adalah penyediaan lahan. Padahal, ini menjadi yang sangat penting dan paling dibutuhkan para investor. ”Ketersediaan lahan, RTRW, harga lahan, status lahan, kesiapan lahan untuk peruntukan industri, luasan lahan, biasanya kalau tidak dalam satu hamparan sulit karena kita harus membebaskan,” uja Gubernur Ganjar Pranowo.

Ketersediaan lahan ini menjadi faktor penting. Gubernur menceritakan, 12 perusahaan China masuk ke Vietnam karena mendapatkan lahan secara gratis.  ”Di kita, KIK Rp 1,3-1,6 juta per meter. Maka semua minggring-mnggring (ragu-ragu) mau masuk,” kata Ganjar.

Menurutnya, dalam menarik investor, saingan Jawa Tengah bukan lagi daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Timur. Melainkan Vietnam. ”Karena mereka banting harga. Kita masih ada unsur-unsur yang memang perlu adanya tindakan politik. Tidak bisa seperti di Vietnam itu,” ujarya.

Di Jawa Tengah, tahun ini sektor investasi yang paling diminati adalah listrik, gas dan air. Baik untuk Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah Ratna Kawuri mengatakan, ketiga sektor ini untuk PMA mencapai 87 persen, sementara PMDN 56 persen.

”Sebaran lokasi investasi, untuk PMA ada di Jepara, Batang, Kota Semarang, Brebes dan Kabupaten Semarang. Sementara lima kabupaten/kota terbesar untuk PMDN, secara berurutan ada di Cilacap, Kota Semarang, Sukoharjo, Kabupaten Semarang dan Boyolali,” jelasnya.

Ratna optimistis investasi yang masuk ke Jawa Tengah dapat ditingkatkan. Mengingat segala hal yang dimiliki provinsi ini. Mulai infrastruktur, tenaga kerja mumpuni, serta komitmen untuk memberikan kemudahan kepada para investor. (sga/zal)