PELAJARI DATA BERSAMA PROGRAM STUDI AKUNTANSI UII

137

RADARSEMARANG.ID, SAAT ini Indonesia telah menapaki era industri 4.0 yang ditandai dengan serba digitalisasi dan otomatisasi. Revolusi industri telah memasuki era baru yang lebih canggih, lebih milenial. Semua perubahan itu mendorong manusia beradaptasi. Karena pada akhirnya akan mengubah perilaku, cara bekerja hingga tuntutan keterampilan. Jika tidak, maka bukan tidak mungkin segala otomatisasi ini akan menggerus tenaga manusia.

Universitas Islam Indonesia (UII) memiliki fokus dan komitmen dalam mewujudkan visi yang memadukan antara agama dan ilmu pengetahuan sebagai generasi rahmatan lil ‘alamin. Komitmen yang dilaksanakan sangat memperhatikan kondisi global yang sangat dipegaruhi oleh revolusi industri yang dipicu oleh teknologi dan informasi. Era digitalisasi menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk mencapai kesejahteraan bersama dan
negara.

Program Studi (Prodi) Akuntansi UII melalui ERP Competence Center melaksanakan program Young Thinkers dengan mengunjungi SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) di Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu 2 November 2019. Program ini berlangsung dalam bentuk pelatihan Data Analytics ‘Olympics Dashboard’. Direktur ERP Competens Center Prodi Akuntansi UII Dra. Isti Rahayu, M.Si., Ak. mengatakan pada era industri 4.0 data merupakan hal yang sangat penting untuk dimengerti dan dipelajari.

Pada era sekarang ini teknologi digital hampir merambah semua kegiatan masyarakat. “Berdasarkan data dapat dijelaskan peristiwa yang sedang terjadi, mengapa suatu peristiwa terjadi, apa yang akan terjadi,” jelasnya.

Dalam hal ini, anak-anak muda sebagai generasi penerus menjadi kunci yang sangat penting untuk menjaga eksistensi dan perkembangan ekonomi di masa mendatang. Anak-anak muda saat ini memiliki kecenderungan yang besar dalam mengikuti segala perubahan teknologi. Namun, tetap dibutuhkan strategi agar anakanak muda ini dapat bergerak lebih terarah dan menjadi cikal bakal sumber daya yang mumpuni dalam menghadapi perubahan-perubahan di masa depan.

Isti Rahayu menjelaskan, program Young Thinkers ini ditujukan bagi anak usia 6-18
tahun, untuk mengedukasi agar lebih siap menghadapi masa depan. Program ini terlaksana
sebagai bentuk kepedulian Prodi Akuntansi UII kepada generasi milenial berkaitan dengan
perkembangan teknologi yang sangat pesat.

“Program Young Thinkers pada Program Studi Akuntansi UII ditujukan untuk siswa SD berupa
pelatihan junior coding. Sementara pada siswa SMP dalam bentuk data analytics dashboard, dan program business games bagi siswa SMA/K,” paparnya.

Program Young Thinkers di SMP Mutual Magelang diawali dengan pengenalan data
analitis dilanjutkan dengan Olympic Dashboard Games untuk mempraktikan pemanfaatan data analytics. Para siswa tampak antusias mengikuti program ini, yang disampaikan dengan cara interaktif menggunakan game. Lebih lanjut disampaikan Isti Rahayu, pelatihan program
Young Thinkers dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi UII yang telah terlatih,
dengan menggunakan materi yang disediakan oleh SAP Next Gen. Melalui program Young
Thinkers untuk siswa SMP ini diharapkan di satu sisi akan mengedukasi para siswa terkait
penggunakaan teknologi untuk analisis data.

“Di sisi lain juga akan mengasah kemampuan mahasiswa Prodi Akuntansi UII sehingga mampu menjadi lulusan yang kompetitif dan terampil, terutama dalam aspek data literacy, technological literacy dan human literacy,” imbuhnya.

Dalam rangka menyongsong revolusi industri, UII melaui Prodi Akuntansi juga menyiapkan
satu kegiatan lain yang bernama Business & Accounting Competition (BAC) 2019 yang akan
diselenggarakan pada 19-21 November 2019.

BAC merupakan rangkaian acara yang terdiri dari Business Vlog Competition, Mobile PhotoContest, Business Plan Competition, Business Simulation Game, dan Talk Show. Mengambil tema “Prepare Young Entrepreneurs for Digital Revolutions”, Kegiatan ini mengharapkan agar pelajar SMA dan sederajat dapat berkontribusi dengan cara berkompetisi dalam menyambut revoulusi industri.

Proses penyisihan komptetisi-kompetisi tersebut telah dilaksanakan dari bulan Oktober hingga bulan ini dengan menghasilkan nama-nama tim nalis dari berbagai penjuru Indonesia. Berikut nama tim nalis untuk masing-masing kompetisi: